EraNusantara – Euforia mudik Lebaran, momen sakral bagi jutaan masyarakat Indonesia untuk bersua sanak keluarga di kampung halaman, tak pernah lepas dari tantangan klasik: kepadatan lalu lintas, terutama di gerbang tol. Menyadari krusialnya kelancaran perjalanan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengambil langkah proaktif. Bank pelat merah ini secara tegas mengimbau para pemudik untuk memastikan kecukupan saldo pada kartu uang elektronik BRIZZI mereka, sebuah strategi sederhana namun berdampak besar.
Dhanny, Corporate Secretary BRI, menegaskan bahwa persiapan saldo yang memadai bukanlah sekadar anjuran, melainkan kunci utama untuk memangkas waktu tunggu di gerbang tol. "Kami di BRI sangat menganjurkan para pemudik yang menggunakan jalur tol untuk memastikan saldo BRIZZI mereka telah terisi penuh sebelum berangkat. Langkah antisipatif ini esensial demi mempercepat proses transaksi, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih nyaman, efisien, dan bebas hambatan," ungkap Dhanny dalam keterangan resminya yang diterima eranusantara.co.

Lebih dari sekadar mempercepat, penggunaan uang elektronik seperti BRIZZI juga merupakan bagian tak terpisahkan dari visi BRI untuk mendorong ekosistem transaksi non-tunai. Inisiatif ini menawarkan kepraktisan, keamanan, dan efisiensi yang tak tertandingi, khususnya di tengah lonjakan mobilitas tinggi selama periode mudik.
Kemudahan pengisian saldo BRIZZI kini semakin dipermudah melalui aplikasi perbankan digital BRImo. Dengan fitur Near Field Communication (NFC), pengguna hanya perlu menempelkan kartu BRIZZI pada ponsel pintar mereka yang mendukung fitur tersebut. Dalam hitungan detik, saldo dapat diisi ulang atau diperbarui, menghilangkan kebutuhan untuk mencari ATM atau loket khusus.
Bagi mereka yang mungkin tidak memiliki ponsel ber-NFC atau lebih memilih opsi lain, BRI menyediakan jaringan BRILink Agen yang sangat luas. Tercatat, hingga akhir tahun 2025, lebih dari 1,2 juta BRILink Agen telah tersebar di lebih dari 66 ribu desa, memastikan aksesibilitas transaksi perbankan secara real time dan online hingga ke pelosok negeri. Tak hanya itu, pengisian saldo BRIZZI juga dapat dilakukan melalui berbagai mitra strategis seperti Indomaret, Alfamart, platform DANA, hingga e-commerce Blibli, memberikan fleksibilitas pilihan bagi masyarakat.
Sebagai kartu uang elektronik berbasis chip, BRIZZI dirancang untuk transaksi cepat hanya dengan metode tap. Keunggulannya adalah sifatnya yang unregistered, artinya tidak perlu terhubung langsung dengan rekening bank, menjadikannya sangat praktis untuk berbagai kalangan. Multifungsi, BRIZZI dapat digunakan untuk pembayaran tol, tiket transportasi publik (KRL, MRT, LRT, bus), parkir, hingga transaksi di ribuan merchant yang telah menjalin kerja sama.
Tren transaksi cashless yang terus menanjak turut mendorong pertumbuhan signifikan penggunaan BRIZZI. Sepanjang tahun 2025 saja, jumlah kartu BRIZZI yang beredar bertambah sekitar 1,51 juta, menggenapi totalnya menjadi 25,22 juta kartu di tangan masyarakat. Dengan batas saldo maksimum hingga Rp2 juta dan akumulasi top-up bulanan mencapai Rp20 juta, BRIZZI siap memenuhi kebutuhan transaksi harian maupun perjalanan jauh.
Komitmen BRI terhadap kenyamanan pemudik tidak berhenti pada BRIZZI. Bank ini juga secara aktif memperkuat jaringan layanan dengan menempatkan pos-pos layanan di berbagai titik strategis jalur mudik, termasuk di rest area jalan tol. Kehadiran ini memastikan masyarakat tetap dapat mengakses berbagai layanan perbankan esensial, mulai dari penarikan tunai hingga konsultasi, sepanjang perjalanan mereka menuju kampung halaman.
Dengan persiapan yang matang dan pemanfaatan teknologi pembayaran yang efisien seperti BRIZZI, diharapkan setiap perjalanan mudik Lebaran dapat berjalan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan, tanpa terhambat oleh antrean panjang yang membuang waktu berharga.
Editor: Rockdisc