Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Dilema Neraka Bisnis Kecil AS: Perang Timur Tengah Picu Krisis Harga, Tapi Konsumen Menolak Bayar Lebih! Apa Solusi Mereka?

    22-03-2026 - 19.06

    Terkauk! Menkeu Purbaya Tolak Mentah-mentah Suntik Modal Negara ke Agrinas Pangan, Ini Strategi Rp 240 Triliun untuk Selamatkan APBN dari Jebakan Risiko!

    22-03-2026 - 05.06

    Terungkap! Trik Belanja Cerdas di Transmart Full Day Sale: AC Polytron Diskon Rp 1,3 Juta, Begini Cara Maksimalkan Keuntungan Anda!

    21-03-2026 - 19.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Dilema Neraka Bisnis Kecil AS: Perang Timur Tengah Picu Krisis Harga, Tapi Konsumen Menolak Bayar Lebih! Apa Solusi Mereka?
    • Terkauk! Menkeu Purbaya Tolak Mentah-mentah Suntik Modal Negara ke Agrinas Pangan, Ini Strategi Rp 240 Triliun untuk Selamatkan APBN dari Jebakan Risiko!
    • Terungkap! Trik Belanja Cerdas di Transmart Full Day Sale: AC Polytron Diskon Rp 1,3 Juta, Begini Cara Maksimalkan Keuntungan Anda!
    • Rahasia di Balik Ladang Jagung Ohio: AS Siap Lahirkan Drone Tempur ‘FURY’ yang Bakal Mengubah Taktik Perang Modern!
    • Terbongkar! Rahasia Dapur Super Hemat dari Pertamina: Jangan Kaget Kalau Tagihan LPG Anjlok Drastis!
    • Revolusi Gizi Nasional: Kepala BGN Tantang Koki dan Ahli Gizi Ciptakan Menu Bintang 5 Hanya dengan Rp 10.000! Mungkinkah?
    • Mudik Lebaran Anti-Stres! BRI Bongkar Jurus Ampuh Hindari Antrean Tol Panjang yang Bikin Frustrasi, Siap-siap Terkejut dengan Kemudahannya!
    • Timur Tengah Memanas, Ekonomi Global Terancam Krisis! Wamen RI Ungkap Strategi Kunci ASEAN Jaga Stabilitas dan Ketahanan Kawasan
    • Mudik 2026 Pecahkan Rekor! Jutaan Orang ‘Serbu’ Angkutan Umum Lebih Awal, Kemenhub Ungkap Alasan di Balik Lonjakan Fantastis dan Peringatan Penting untuk Perjalanan Anda!
    • Geger Isu Penerbangan Internasional Lumpuh Akibat Konflik Timur Tengah! Kemenhub Akhirnya Buka Suara, Fakta di Baliknya Bikin Lega?
    Senin, 23 Maret 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Dilema Neraka Bisnis Kecil AS: Perang Timur Tengah Picu Krisis Harga, Tapi Konsumen Menolak Bayar Lebih! Apa Solusi Mereka?

      22-03-2026 - 19.06

      Terkauk! Menkeu Purbaya Tolak Mentah-mentah Suntik Modal Negara ke Agrinas Pangan, Ini Strategi Rp 240 Triliun untuk Selamatkan APBN dari Jebakan Risiko!

      22-03-2026 - 05.06

      Terungkap! Trik Belanja Cerdas di Transmart Full Day Sale: AC Polytron Diskon Rp 1,3 Juta, Begini Cara Maksimalkan Keuntungan Anda!

      21-03-2026 - 19.06

      Rahasia di Balik Ladang Jagung Ohio: AS Siap Lahirkan Drone Tempur ‘FURY’ yang Bakal Mengubah Taktik Perang Modern!

      21-03-2026 - 05.06

      Terbongkar! Rahasia Dapur Super Hemat dari Pertamina: Jangan Kaget Kalau Tagihan LPG Anjlok Drastis!

      20-03-2026 - 19.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Timur Tengah Memanas, Ekonomi Global Terancam Krisis! Wamen RI Ungkap Strategi Kunci ASEAN Jaga Stabilitas dan Ketahanan Kawasan

    Timur Tengah Memanas, Ekonomi Global Terancam Krisis! Wamen RI Ungkap Strategi Kunci ASEAN Jaga Stabilitas dan Ketahanan Kawasan

    Ekonomi 19-03-2026 - 05.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Timur Tengah Memanas, Ekonomi Global Terancam Krisis! Wamen RI Ungkap Strategi Kunci ASEAN Jaga Stabilitas dan Ketahanan Kawasan

    EraNusantara – Ketegangan geopolitik yang kian memanas di Timur Tengah telah memicu kekhawatiran serius akan stabilitas perdagangan global. Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, menegaskan bahwa situasi ini berpotensi besar mengganggu jalur-jalur perdagangan strategis, termasuk ancaman penutupan Selat Hormuz yang vital bagi distribusi energi dunia. Kondisi tersebut, menurut Roro, dapat merembet pada disrupsi rantai pasok dan fluktuasi nilai perdagangan internasional. Pernyataan ini disampaikan dalam rangkaian pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) Retreat and Related Meetings 2026 yang berlangsung di Manila, Filipina, pada 11-13 Maret 2026.

    Dalam forum penting tersebut, Roro secara tegas menyerukan agar negara-negara anggota ASEAN mempererat kerja sama perdagangan dan memupuk solidaritas kawasan. Langkah ini krusial untuk membentengi stabilitas ekonomi regional dan memastikan keberlanjutan integrasi ekonomi. Ia menyoroti posisi strategis ASEAN yang memungkinkannya menjadi penjaga keterbukungan sistem perdagangan dan benteng ketahanan ekonomi di tengah gejolak global.

    Timur Tengah Memanas, Ekonomi Global Terancam Krisis! Wamen RI Ungkap Strategi Kunci ASEAN Jaga Stabilitas dan Ketahanan Kawasan
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Di tengah dinamika geopolitik dan fragmentasi geoekonomi global, ASEAN harus tetap bersatu dan memperkuat kolaborasi. Pendekatan yang mengedepankan keterbukaan, integrasi ekonomi, serta kerja sama regional adalah kunci untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan," ujar Roro, seperti dikutip eranusantara.co pada Rabu (18/3/2026).

    Roro juga menggarisbawahi dukungannya terhadap konsep "resilience without retreat", sebuah upaya untuk memperkuat ketahanan ekonomi kawasan tanpa mengorbankan komitmen terhadap keterbukaan perdagangan dan integrasi ekonomi. Pendekatan ini dinilai esensial agar ASEAN tetap menjadi kawasan yang kompetitif, inklusif, dan adaptif dalam menghadapi disrupsi global. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya mengarahkan kerja sama antarnegara ASEAN pada penguatan sektor-sektor strategis, seperti ketahanan pangan dan energi, teknologi digital, serta semikonduktor.

    "Alih-alih bersaing dalam memberikan insentif, ASEAN justru perlu memperkuat pembagian peran dan kolaborasi regional dalam mengembangkan sektor-sektor strategis tersebut. Dengan begitu, kita dapat membangun rantai pasok kawasan yang lebih kuat dan berdaya saing," jelasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Roro turut memaparkan komitmen Indonesia di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatian besar terhadap penguatan ketahanan pangan dan energi sebagai bagian integral dari strategi menghadapi dinamika global. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini mengalami surplus produksi beras, sebuah kondisi yang membuka peluang besar untuk memperkuat kontribusi terhadap stabilitas pangan kawasan. Pemerintah Indonesia bahkan tengah menjajaki potensi ekspor beras ke sejumlah negara mitra di ASEAN.

    "Indonesia saat ini memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan kawasan. Kami sedang menjajaki peluang ekspor beras ke beberapa negara di ASEAN," tegas Roro.

    Selain itu, di tengah ketidakpastian geopolitik global yang berpotensi mengganggu pasokan energi dunia, Indonesia juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi bagian dari solusi dalam menjaga ketahanan energi kawasan. "Di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu, negara-negara ASEAN tentu perlu memastikan dari mana pasokan energi dapat diperoleh secara stabil. Indonesia memiliki sumber daya yang dapat berkontribusi untuk mendukung ketahanan energi kawasan," tambahnya, menggarisbawahi peran strategis Indonesia.

    Roro juga mendorong negara-negara ASEAN untuk memperluas kemitraan ekonomi dengan berbagai mitra global. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko konsentrasi pasar dan memperkuat posisi kawasan dalam sistem perdagangan internasional. Ia menekankan peran penting ASEAN sebagai jangkar stabilitas ekonomi di kawasan Indo-Pasifik. Oleh karena itu, menjaga persatuan dan koordinasi kebijakan antarnegara anggota menjadi faktor kunci untuk menghadapi ketidakpastian global.

    "Negara-negara di ASEAN harus terus menunjukkan bahwa kerja sama regional adalah kekuatan utama kita. Dengan tetap bersatu, ASEAN dapat menghadapi tantangan global sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi yang ada," pungkas Roro, menutup paparannya dengan pesan persatuan.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Dilema Neraka Bisnis Kecil AS: Perang Timur Tengah Picu Krisis Harga, Tapi Konsumen Menolak Bayar Lebih! Apa Solusi Mereka?

    Ekonomi 22-03-2026 - 19.06

    Terkauk! Menkeu Purbaya Tolak Mentah-mentah Suntik Modal Negara ke Agrinas Pangan, Ini Strategi Rp 240 Triliun untuk Selamatkan APBN dari Jebakan Risiko!

    Ekonomi 22-03-2026 - 05.06

    Terungkap! Trik Belanja Cerdas di Transmart Full Day Sale: AC Polytron Diskon Rp 1,3 Juta, Begini Cara Maksimalkan Keuntungan Anda!

    Ekonomi 21-03-2026 - 19.06

    Rahasia di Balik Ladang Jagung Ohio: AS Siap Lahirkan Drone Tempur ‘FURY’ yang Bakal Mengubah Taktik Perang Modern!

    Ekonomi 21-03-2026 - 05.06

    Terbongkar! Rahasia Dapur Super Hemat dari Pertamina: Jangan Kaget Kalau Tagihan LPG Anjlok Drastis!

    Ekonomi 20-03-2026 - 19.06

    Revolusi Gizi Nasional: Kepala BGN Tantang Koki dan Ahli Gizi Ciptakan Menu Bintang 5 Hanya dengan Rp 10.000! Mungkinkah?

    Ekonomi 20-03-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0616 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0610 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4410 Views
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.