EraNusantara – Jakarta – Kabar menenangkan datang dari Perum BULOG. Lembaga pangan negara ini secara tegas memastikan bahwa kondisi pasokan dan fluktuasi harga minyak goreng bersubsidi, ‘Minyakita’, di seluruh penjuru negeri tetap berada dalam koridor stabil dan terkendali. Masyarakat tak perlu risau, sebab ketersediaan produk esensial ini dijamin melimpah dan distribusinya telah menjangkau berbagai pelosok.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengimplementasikan serangkaian strategi komprehensif guna merespons lonjakan permintaan Minyakita. Langkah-langkah tersebut meliputi optimalisasi cadangan stok, akselerasi proses distribusi, serta penguatan sinergi dengan para produsen, distributor, hingga pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya menjaga efisiensi dan ketepatan sasaran dalam seluruh mata rantai pasok, demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara optimal.

"Kami di BULOG berkomitmen penuh untuk memastikan Minyakita tidak hanya tersedia dalam jumlah yang memadai, tetapi juga dapat diakses dengan harga yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Upaya penguatan jaringan distribusi terus kami genjot agar produk ini dapat menjangkau setiap sudut wilayah secara adil dan merata," tegas Ahmad Rizal dalam pernyataan resminya yang diterima eranusantara.co, Jumat. Ia menambahkan, "Penyebaran informasi yang keliru atau tidak berdasar hanya akan memicu kepanikan yang tidak perlu. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi."
Tak hanya itu, peran aktif BULOG juga terlihat dalam pengawasan ketat distribusi Minyakita di lapangan. Tim BULOG secara rutin turun langsung ke pasar-pasar tradisional dan modern untuk memverifikasi kondisi riil. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa alur distribusi berjalan mulus, ketersediaan stok terjaga, dan harga jual relatif stabil, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Sinergi yang erat dengan pemerintah pusat dan daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya, menjadi kunci bagi BULOG dalam menjaga ekuilibrium antara suplai dan permintaan. Pemerintah sendiri telah berulang kali menegaskan bahwa cadangan minyak goreng nasional berada dalam posisi yang sangat aman dan lebih dari cukup.
Untuk menjamin kesinambungan ketersediaan minyak goreng di pasar, masyarakat diimbau keras untuk tidak melakukan pembelian panik (panic buying) yang berlebihan. Konsumen diharapkan berbelanja secara bijak dan proporsional, hanya sesuai dengan kebutuhan riil rumah tangga. Partisipasi aktif dan kesadaran kolektif dari masyarakat merupakan elemen krusial dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan di tengah dinamika pasar.
Editor: Rockdisc