Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali

    06-10-2026 - 20.20

    Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru

    06-10-2026 - 19.35

    Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa

    06-10-2026 - 19.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali
    • Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru
    • Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa
    • Triliunan Rupiah Kembali ke Kas Negara
    • Whoosh Tebar Diskon Besar Intip Cara Dapatnya
    • Gaji PNS Bakal Dibayar Lewat Koperasi
    • Elon Musk Mendadak Kaya Rp 1.163 T Sehari
    • Aturan Baru Outsourcing BUMN
    • Ambisi Besar Hilirisasi Indonesia
    • Ijazah Aman Perusahaan Dilarang Menahan
    Selasa, 6 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali

      06-10-2026 - 20.20

      Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru

      06-10-2026 - 19.35

      Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa

      06-10-2026 - 19.06

      Triliunan Rupiah Kembali ke Kas Negara

      06-10-2026 - 16.35

      Whoosh Tebar Diskon Besar Intip Cara Dapatnya

      06-10-2026 - 16.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Penerimaan Negara Melonjak 30% Tanpa Pajak Baru! Purbaya Ungkap Taktik Jitu Kemenkeu & Ancaman ‘Under-Invoicing’ yang Bikin Rugi Miliaran Rupiah!

    Penerimaan Negara Melonjak 30% Tanpa Pajak Baru! Purbaya Ungkap Taktik Jitu Kemenkeu & Ancaman ‘Under-Invoicing’ yang Bikin Rugi Miliaran Rupiah!

    Ekonomi 10-09-2026 - 12.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Penerimaan Negara Melonjak 30% Tanpa Pajak Baru! Purbaya Ungkap Taktik Jitu Kemenkeu & Ancaman 'Under-Invoicing' yang Bikin Rugi Miliaran Rupiah!

    EraNusantara – Pemerintah menunjukkan ambisi besar dalam menggenjot pendapatan negara untuk tahun fiskal mendatang. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, target penerimaan pajak ditetapkan melonjak menjadi Rp 2.593,4 triliun, meningkat Rp 2 triliun dari proyeksi awal di Nota Keuangan sebesar Rp 2.591,4 triliun. Tak hanya itu, penerimaan kepabeanan dan cukai juga dinaikkan, dari Rp 316,6 triliun menjadi Rp 318,6 triliun.

    Di tengah target yang menantang ini, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak terburu-buru memberlakukan kebijakan cukai atau pajak baru. Purbaya mencontohkan wacana penerapan cukai pada Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) yang hingga kini belum direalisasikan.

    Penerimaan Negara Melonjak 30% Tanpa Pajak Baru! Purbaya Ungkap Taktik Jitu Kemenkeu & Ancaman 'Under-Invoicing' yang Bikin Rugi Miliaran Rupiah!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Cukai MBDK belum. Nanti kalau Anda sudah makmur, baru saya pajakin. Jadi, kalau tumbuhnya di atas 6% ekonominya, baru kita lihat. Karena kalau lagi seperti sekarang saya pajakin, tidak ada gunanya, ekonominya akan melambat, ya turun secara keseluruhan," jelas Purbaya kepada eranusantara.co di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pemerintah akan sangat berhati-hati dalam mengambil kebijakan fiskal yang berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi.

    Alih-alih menciptakan beban baru bagi masyarakat dan pelaku usaha, Purbaya justru menekankan strategi penguatan tax collection atau pengumpulan pajak yang sudah ada. Ia berjanji akan terus memperbaiki efisiensi dan cara kerja di internal Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    "Saya akan hati-hati sekali. Tapi kalau dampaknya negatif ya buat apa saya naikkan? Kan seperti sekarang, dalam setahun terakhir tidak ada kenaikan apa-apa kan? Tapi pertumbuhannya (penerimaan pajak) bisa hampir 30%. Jadi itu cukup. Perbaikan cara kita mengumpulkan pajak bisa juga menaikkan pendapatan kita secara signifikan," bebernya.

    Purbaya memaparkan bahwa sejumlah evaluasi dan perbaikan internal telah terbukti mampu mendongkrak pertumbuhan penerimaan hingga 30%. Ia mencontohkan kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang kini jauh lebih aktif.

    "Sekarang hampir 30% pertumbuhan pajak kita. Jadi, ada perbaikan di sana yang cukup signifikan dan artinya perbaikan yang bisa dilakukan, karena itu belum sempurna. Saya akan perbaiki lagi ke depan. (Perbaikannya) sudah 50% lah," ungkap Purbaya. "Ke depan harusnya akan lebih baik lagi. Kalau Anda lihat bea cukai itu, sekarang kan lumayan aktif itu. Tiap beberapa hari sekali, ada ekspos penyelundupan emas, penyelundupan apa lagi. Ada beberapa lagi di Batam itu narkoba sekian ton. Jadi, sekarang kita lebih aktif dibanding sebelum-sebelumnya," lanjutnya, menyoroti peningkatan penindakan terhadap berbagai praktik ilegal.

    Dengan serangkaian perbaikan ini, Purbaya menduga penerimaan negara dari sektor perpajakan bisa meningkat dua kali lipat, meskipun ia mengakui potensi ini belum sepenuhnya terealisasi. Ia menyoroti praktik "under-invoicing" dalam ekspor, khususnya komoditas CPO dan batu bara, sebagai salah satu celah besar yang merugikan negara.

    "Dugaan saya bisa (terima dua kali lipat lebih besar). (Untuk penerimaan negara) tidak terlalu signifikan. Belum memasukkan kondisi yang ideal yang saya perkirakan akan terjadi. Anda pernah dengar ekspor yang membohongi kita itu, under invoicing? Itu kejadian betul di CPO maupun batu bara juga sama," ungkap Purbaya.

    Praktik under-invoicing ini tidak hanya mengurangi pemasukan pajak negara karena eksportir hanya membayar separuh harga, tetapi juga berdampak pada devisa yang diterima Indonesia, yang seringkali hanya separuh atau bahkan tidak diterima sama sekali.

    "Rupiahnya jadi tidak bisa lari ke mana-mana. Begini-begini saja. Nanti kalau dirapikan itu akan membaik sekali. Ada DSI kan Danantara Sumberdaya Indonesia itu mau memperbaiki itu. Tapi bea cukainya juga akan saya perbaiki lagi," pungkas Purbaya, menegaskan komitmen untuk terus memberantas praktik curang demi optimalisasi penerimaan negara.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali

    Ekonomi 06-10-2026 - 20.20

    Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru

    Ekonomi 06-10-2026 - 19.35

    Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa

    Ekonomi 06-10-2026 - 19.06

    Triliunan Rupiah Kembali ke Kas Negara

    Ekonomi 06-10-2026 - 16.35

    Whoosh Tebar Diskon Besar Intip Cara Dapatnya

    Ekonomi 06-10-2026 - 16.35

    Gaji PNS Bakal Dibayar Lewat Koperasi

    Ekonomi 06-10-2026 - 16.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.