Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Stok Beras Bulog Pecahkan Rekor Sejarah

    09-10-2026 - 11.35

    Suntikan Dana Jumbo untuk BPJS Kesehatan

    09-10-2026 - 11.20

    Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN

    09-10-2026 - 08.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Stok Beras Bulog Pecahkan Rekor Sejarah
    • Suntikan Dana Jumbo untuk BPJS Kesehatan
    • Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN
    • Tarif Ojol Kurir Resmi Diatur Dua Kementerian
    • Seniman Indonesia Borong Gelar di Asia Tenggara
    • Aturan Baru Tarif Ojol Resmi Berlaku
    • Harga Cabai Melonjak Mendag Ungkap Biang Kerok
    • Geger Seruan Boikot Produk RI di Malaysia Mendag Tenang
    • Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Industri
    • Investasi RI Tembus Rp 1010 Triliun
    Jumat, 9 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Stok Beras Bulog Pecahkan Rekor Sejarah

      09-10-2026 - 11.35

      Suntikan Dana Jumbo untuk BPJS Kesehatan

      09-10-2026 - 11.20

      Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN

      09-10-2026 - 08.35

      Tarif Ojol Kurir Resmi Diatur Dua Kementerian

      09-10-2026 - 08.06

      Seniman Indonesia Borong Gelar di Asia Tenggara

      09-10-2026 - 07.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Menkeu Purbaya Ungkap Ketegangan Ekstrem! Angka Krusial Ini Nyaris Bikin APBN 2025 ‘Jebol’ Batas Psikologis, Apa yang Terjadi?

    Menkeu Purbaya Ungkap Ketegangan Ekstrem! Angka Krusial Ini Nyaris Bikin APBN 2025 ‘Jebol’ Batas Psikologis, Apa yang Terjadi?

    Ekonomi 28-01-2026 - 19.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Menkeu Purbaya Ungkap Ketegangan Ekstrem! Angka Krusial Ini Nyaris Bikin APBN 2025 'Jebol' Batas Psikologis, Apa yang Terjadi?

    EraNusantara – Jakarta – Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru-baru ini membuka tirai di balik momen-momen paling menegangkan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Ia mengungkapkan kekhawatiran mendalam akan potensi defisit yang nyaris menembus ambang batas psikologis 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB), sebuah skenario yang berpotensi memicu gejolak serius pada stabilitas fiskal negara. Pengakuan ini disampaikan Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/1/2026).

    Menurut Purbaya, peningkatan defisit APBN 2025 ini tak lepas dari realisasi pendapatan negara, baik dari sektor pajak maupun bea cukai, yang meleset dari proyeksi awal. Di sisi lain, komitmen pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui belanja negara yang ekspansif guna mendukung program-program prioritas tetap harus dijalankan. Alhasil, defisit APBN 2025 melonjak menjadi 2,92% dari PDB, jauh di atas target awal yang ditetapkan sebesar 2,53% dari PDB.

    Menkeu Purbaya Ungkap Ketegangan Ekstrem! Angka Krusial Ini Nyaris Bikin APBN 2025 'Jebol' Batas Psikologis, Apa yang Terjadi?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Situasi ini, lanjut Purbaya, menciptakan tekanan luar biasa. "Defisitnya nyendul-nyendul ke atas mendekati 3%," ujarnya, menggambarkan bagaimana angka-angka tersebut terus bergerak naik. Momen penetapan angka defisit menjadi sangat krusial, mengingat ruang fiskal negara yang kian menyempit. Beruntung, skenario terburuk berhasil dihindari, dengan defisit APBN 2025 akhirnya tercatat sebesar 2,92% dari PDB, atau setara dengan Rp 695,1 triliun.

    Ketegangan ini tidak hanya dirasakan oleh Menteri Purbaya seorang. Ia menceritakan bagaimana seluruh jajaran pimpinan di Kementerian Keuangan turut merasakan beban tersebut. "Akibatnya Pak Prima (Direktur Jenderal Perbendaharaan) nggak bisa tidur tuh, Pak Luky (Direktur Jenderal Anggaran) juga sampai jam 12 malam, Pak Bimo (Direktur Jenderal Pajak), semua lah, pak Wamen juga," imbuhnya, menggambarkan suasana kerja keras dan penuh tekanan hingga larut malam demi memastikan angka-angka APBN tetap terkendali.

    Purbaya menegaskan bahwa ketegangan kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. "Saya pikir tahun lalu nggak begitu ya? Sama, tetapi nggak tegang lewat 3% apa enggak. Kalau ini beda karena fiskal space kita semakin kecil," jelasnya, menggarisbawahi tantangan unik yang dihadapi pemerintah dalam mengelola keuangan negara di tengah keterbatasan ruang gerak fiskal.

    Menatap ke depan, Purbaya memastikan bahwa prioritas utama pemerintah adalah mendorong pertumbuhan pendapatan negara secara lebih agresif dan signifikan. Di samping itu, pengelolaan ruang fiskal yang semakin terbatas akan dilakukan dengan ekstra hati-hati dan cermat.

    Ia menekankan pentingnya optimalisasi seluruh potensi penerimaan negara, termasuk dari sektor cukai dan pajak, agar dapat terkumpul secara maksimal. "Uang fiskal kita terbatas dan harus dikelola dengan hati-hati. Salah langkah sedikit, dampaknya langsung terasa," pungkas Purbaya, memberikan peringatan keras akan konsekuensi dari kebijakan fiskal yang kurang cermat. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk menjaga keberlanjutan fiskal di tengah dinamika ekonomi global dan domestik, seperti dilansir eranusantara.co.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Stok Beras Bulog Pecahkan Rekor Sejarah

    Ekonomi 09-10-2026 - 11.35

    Suntikan Dana Jumbo untuk BPJS Kesehatan

    Ekonomi 09-10-2026 - 11.20

    Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN

    Ekonomi 09-10-2026 - 08.35

    Tarif Ojol Kurir Resmi Diatur Dua Kementerian

    Ekonomi 09-10-2026 - 08.06

    Seniman Indonesia Borong Gelar di Asia Tenggara

    Ekonomi 09-10-2026 - 07.35

    Aturan Baru Tarif Ojol Resmi Berlaku

    Ekonomi 09-10-2026 - 07.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.