Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Prabowo Kritik Keras Aturan Bakar Lahan

    26-09-2026 - 07.35

    Kemiri NTB Siap Kuasai Pasar Dunia

    26-09-2026 - 07.20

    Gelombang PHK Meningkat Jawa Barat Terparah

    26-09-2026 - 06.05
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Prabowo Kritik Keras Aturan Bakar Lahan
    • Kemiri NTB Siap Kuasai Pasar Dunia
    • Gelombang PHK Meningkat Jawa Barat Terparah
    • Bocoran Eksklusif: Proyek Raksasa Hilirisasi Ayam Terintegrasi Berdikari Dipercepat! Ini Dia Tanggal Krusial yang Akan Mengubah Peta Ekonomi dan Kesejahteraan Peternak Nasional!
    • Alarm Bisnis Berbunyi! Terungkap, Metode Revolusioner Memprediksi Pelanggan Pergi dan Selamatkan Keuntungan Anda dari Kerugian Tak Terduga!
    • Kunci Sukses Bisnis Modern: Data Bukan Sekadar Angka, Tapi ‘Bola Kristal’ Anda! Kuasai Prediksi Risiko & Peluang, Jangan Sampai Ketinggalan!
    • Indonesia Siaga Pangan! Bulog Pecahkan Rekor Penyerapan Beras Petani, Target Terlampaui Jauh, Apa Rahasianya?
    • Terobosan Ekonomi Global: Anak Usaha Raksasa Pangan Indonesia Kirim Vaksin Unggas Miliaran Rupiah ke Afrika, Siap Dominasi Pasar Dunia?
    • Era Baru Pengelolaan Lahan: Prabowo Beri Peringatan Keras, Ini Syarat Wajib bagi Korporasi Agar Tak Terjerat Kasus Karhutla dan Sanksi Tegas Menanti!
    Sabtu, 26 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Prabowo Kritik Keras Aturan Bakar Lahan

      26-09-2026 - 07.35

      Kemiri NTB Siap Kuasai Pasar Dunia

      26-09-2026 - 07.20

      Gelombang PHK Meningkat Jawa Barat Terparah

      26-09-2026 - 06.05

      26-09-2026 - 05.35

      Bocoran Eksklusif: Proyek Raksasa Hilirisasi Ayam Terintegrasi Berdikari Dipercepat! Ini Dia Tanggal Krusial yang Akan Mengubah Peta Ekonomi dan Kesejahteraan Peternak Nasional!

      26-09-2026 - 05.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Kilau Emas Antam Meredup? Bos Ungkap Kekhawatiran Besar: Aturan Pajak Baru Bisa Picu Eksodus Konsumen ke Jalur Tak Terpantau!

    Kilau Emas Antam Meredup? Bos Ungkap Kekhawatiran Besar: Aturan Pajak Baru Bisa Picu Eksodus Konsumen ke Jalur Tak Terpantau!

    Ekonomi 16-09-2026 - 02.352 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Kilau Emas Antam Meredup? Bos Ungkap Kekhawatiran Besar: Aturan Pajak Baru Bisa Picu Eksodus Konsumen ke Jalur Tak Terpantau!

    EraNusantara – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait potensi pergeseran konsumen emas dari gerai resminya. Kecemasan ini muncul menyusul implementasi kebijakan pelaporan data transaksi kepada Direktorat Jenderal Pajak, yang dikhawatirkan mendorong pembeli beralih ke pedagang lain yang tidak memiliki kewajiban serupa.

    Regulasi tersebut, yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 8 Tahun 2026, secara eksplisit mewajibkan Antam sebagai Instansi, Lembaga, Asosiasi, dan Pihak Lain (ILAP) untuk menyetorkan data penjualan emas dan perak. Data yang wajib dilaporkan setiap bulan meliputi identitas pembeli (NPWP/NIK), berat dan jumlah emas, harga dan total transaksi, alamat pembeli, serta lokasi butik pembelian. Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, menegaskan bahwa pihaknya mendukung kebijakan ini sebagai bagian penting dari transparansi dan tata kelola industri yang baik. Namun, ia menyoroti potensi disparitas dalam implementasi kewajiban pelaporan antara Antam dengan entitas perusahaan lainnya.

    Kilau Emas Antam Meredup? Bos Ungkap Kekhawatiran Besar: Aturan Pajak Baru Bisa Picu Eksodus Konsumen ke Jalur Tak Terpantau!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dalam rapat dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Selasa (15/9/2026), Untung mengungkapkan bahwa sejumlah konsumen dilaporkan merasa keberatan, yang kemudian berujung pada pengalihan transaksi dari gerai resmi Antam ke toko atau pedagang emas lain yang tidak memiliki kewajiban pelaporan yang sama. "Saat ini tren penjualan emas Antam tengah menunjukkan grafik penurunan. Respons pasar terhadap mandat ILAP ini menjadi perhatian serius kami. Terdapat potensi konsumen yang merasa keberatan kemudian mengalihkan transaksi dari butik resmi Antam ke toko atau pedagang emas lainnya yang tidak memiliki kewajiban pelaporan yang sama," jelas Untung, seperti dikutip dari eranusantara.co.

    Dampak dari potensi pergeseran konsumen ini bukan sekadar ancaman terhadap kinerja penjualan Antam semata. Lebih jauh, kekhawatiran muncul bahwa transaksi emas akan bergeser dari kanal formal yang tercatat rapi menuju jalur perdagangan yang tingkat pengawasannya belum tentu setara, bahkan berpotensi lebih longgar. "Jika hal ini terjadi, dampaknya bukan hanya terhadap penjualan Antam, tetapi juga berpotensi menggeser transaksi dari kanal yang formal dan tercatat ke kanal yang tingkat pengawasannya belum tentu sama," imbuh Untung, menekankan urgensi penerapan yang adil dan setara bagi seluruh pelaku perdagangan emas. Antam berharap kebijakan ini dapat diterapkan secara merata, tidak hanya fokus pada Antam dan anak perusahaannya, demi menjaga iklim persaingan yang sehat dan mencegah munculnya pasar gelap yang sulit diawasi.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Prabowo Kritik Keras Aturan Bakar Lahan

    Ekonomi 26-09-2026 - 07.35

    Kemiri NTB Siap Kuasai Pasar Dunia

    Ekonomi 26-09-2026 - 07.20

    Gelombang PHK Meningkat Jawa Barat Terparah

    Ekonomi 26-09-2026 - 06.05

    Ekonomi 26-09-2026 - 05.35

    Bocoran Eksklusif: Proyek Raksasa Hilirisasi Ayam Terintegrasi Berdikari Dipercepat! Ini Dia Tanggal Krusial yang Akan Mengubah Peta Ekonomi dan Kesejahteraan Peternak Nasional!

    Ekonomi 26-09-2026 - 05.06

    Alarm Bisnis Berbunyi! Terungkap, Metode Revolusioner Memprediksi Pelanggan Pergi dan Selamatkan Keuntungan Anda dari Kerugian Tak Terduga!

    Ekonomi 26-09-2026 - 02.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0622 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0621 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.