EraNusantara – PT Berdikari (Persero) menunjukkan komitmen serius dalam mengakselerasi pembangunan Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT), sebuah inisiatif strategis yang digadang-gadang bakal menjadi tulang punggung baru bagi industri perunggasan nasional. Percepatan ini menjadi sorotan utama menyusul kunjungan kerja Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, pada Jumat (25/9/2026), yang secara tegas mendesak agar seluruh tahapan proyek dapat diselesaikan sesuai target.
Dalam kunjungan tersebut, Mentan Amran secara lugas menyampaikan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Beliau menekankan bahwa proyek HAT harus sudah beroperasi penuh pada 1 Juli 2027. "Ini adalah salah satu penekanan utama Presiden kepada kami. Oleh karena itu, tidak boleh ada lagi hambatan, baik dari sisi birokrasi maupun teknis, yang menghambat progres pembangunan ini," tegas Amran, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis yang diterima eranusantara.co pada Jumat (25/9/2026).

Menanggapi instruksi tersebut, General Manager Corporate Secretary & Social Responsibility PT Berdikari, Hasbi Al-Islahi, menegaskan komitmen penuh perusahaan untuk mengawal penyelesaian proyek ini sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menurut Hasbi, arahan Presiden Prabowo bukan hanya sekadar target waktu, melainkan fondasi untuk mengembangkan HAT menjadi sebuah ekosistem perunggasan yang komprehensif. Ekosistem ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh rantai nilai, mulai dari penyediaan bibit unggul, pakan berkualitas, penerapan teknologi modern, hingga akses pasar yang lebih luas.
Visi utama dari proyek HAT adalah memperluas ruang tumbuh bagi peternak rakyat, menempatkan mereka sebagai mitra strategis dalam industri. Dengan demikian, industri perunggasan dan peternak lokal dapat tumbuh dalam sebuah ekosistem yang saling menguatkan, menciptakan sinergi yang pada akhirnya akan memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat. "Kami dari PT Berdikari akan memastikan program ini tuntas dan Insya Allah gunting pita pada 1 Juli 2027. Apalagi kunjungan Pak Mentan Amran tadi menegaskan tidak boleh ada lagi keterlambatan akibat hambatan birokrasi," pungkas Hasbi, mengulang penekanan Menteri.
Dukungan terhadap proyek ambisius ini juga datang dari pemerintah daerah. Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, secara eksplisit menyatakan komitmen penuh Pemkab Bone untuk mendukung penuh implementasi HAT. Beliau melihat proyek ini sebagai lokomotif penggerak ekonomi daerah yang potensial, membuka peluang pertumbuhan signifikan bagi masyarakat lokal. "Pemkab Bone siap mendukung penuh. Kami berharap HAT ini segera terealisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional, menciptakan lapangan kerja baru, serta secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bone," ujarnya, menunjukkan optimisme terhadap dampak positif proyek tersebut.
Editor: Rockdisc