EraNusantara – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) kembali mencetak prestasi gemilang di kancah global, kali ini bukan di ranah operasional pertambangan, melainkan melalui terobosan inovatif dalam manajemen keuangan korporasi. Tim SS Solutiva ANTAM sukses meraih dua penghargaan bergengsi, yakni Excellence Award dan Best Presentation, dalam ajang International Quality & Productivity Convention (IQPC) 2026 yang berlangsung di Berkeley Hotel Bangkok, Thailand, pada 14-16 September 2026. Inovasi yang mereka usung berjudul "Transforming ANTAM Group’s Liquidity Management: Achieving 100% Liquidity Synergy, From 0 to 9 Entities through CMSysNP (Cash Management System Notional Pooling)".
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ANTAM, Arini Kasmira, menegaskan bahwa transformasi adalah keniscayaan, baik dari sisi bisnis maupun pengelolaan pendanaan perusahaan. "CMSysNP kami kembangkan bukan sekadar untuk mengoptimalkan posisi kas, melainkan untuk merevolusi cara ANTAM mengelola kebutuhan modal kerja. Dengan menyatukan surplus likuiditas dan kebutuhan pendanaan di dalam Grup, kami dapat memaksimalkan sumber daya yang sudah tersedia dan membangun ekosistem pendanaan internal yang lebih terintegrasi. Inilah wujud nyata bagaimana fungsi keuangan dapat menjadi pendorong strategis bagi keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis ANTAM," papar Arini dalam siaran pers yang diterima eranusantara.co, Selasa (22/9/2026).

Inovasi CMSysNP ini menghadirkan pendekatan baru yang cerdas dalam manajemen likuiditas ANTAM Group. Melalui penerapan skema Notional Pooling, posisi saldo kas ANTAM dan entitas-entitas anak perusahaan dapat dikonsolidasikan secara virtual. Artinya, pengelolaan likuiditas seluruh Grup dapat dilakukan secara lebih terintegrasi tanpa perlu adanya perpindahan dana secara fisik antar-entitas. Mekanisme ini memungkinkan optimalisasi likuiditas yang tersedia di dalam Grup untuk mendukung kebutuhan pendanaan modal kerja secara lebih efisien dan terukur.
Pengembangan inovasi CMSysNP merupakan buah kolaborasi strategis dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Tim SS Solutiva yang berada di balik kesuksesan ini terdiri dari Zakiyah Kamila Fitri sebagai Team Leader, Siti Khodijah sebagai Technical Coordinator, dan Tiara Putri Novianto sebagai Facilitator. Tim ini beroperasi di bawah lingkup Corporate Finance dan didukung penuh oleh Funding Management Bureau dalam implementasi inovasi CMSysNP.
Lebih dari sekadar efisiensi finansial, implementasi CMSysNP turut memperkuat visibilitas dan tata kelola kas ANTAM Group. Pengelolaan likuiditas kini didukung oleh mekanisme pengendalian yang ketat dan Standard Operating Procedure (SOP) yang jelas, memastikan implementasinya dilakukan secara terukur dan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Prestasi di Bangkok ini melanjutkan rentetan pengakuan yang telah diraih CMSysNP sebelumnya. Inovasi ini telah sukses meraih Juara 2 dan Best Presentation pada KMI ANTAM tingkat kantor pusat tahun 2025, Juara 2 pada KMA ANTAM tahun 2025, serta Diamond Award pada Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional XXIX 2025. Pencapaian Excellence Award dan Best Presentation pada IQPC 2026 sekaligus menegaskan komitmen ANTAM untuk terus mendorong budaya inovasi di seluruh fungsi perusahaan. Bagi ANTAM, inovasi tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi proses bisnis, tetapi juga untuk memperkuat tata kelola, mengoptimalkan sinergi di dalam Grup, dan mendukung pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.
Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, menekankan bahwa inovasi merupakan bagian integral dari upaya perusahaan dalam membangun proses bisnis yang semakin adaptif, efisien, dan mampu memberikan nilai tambah secara berkelanjutan. "Melalui SS Solutiva, ANTAM menunjukkan bahwa inovasi tidak hanya lahir dari sisi operasional pertambangan, tetapi juga dari pengelolaan keuangan. CMSysNP mengubah likuiditas yang tadinya tersebar di berbagai entitas menjadi kekuatan finansial kolektif, sehingga pengelolaan kebutuhan pendanaan dapat dilakukan secara lebih efisien, terukur, dan tetap didukung tata kelola yang baik," ujarnya.
Kondisi ini membuka peluang emas bagi ANTAM untuk membangun ekosistem pendanaan internal yang kokoh, mengoptimalkan sumber daya keuangan yang telah tersedia di dalam Grup, dan memperkuat sinergi finansial antar-entitas dalam ANTAM Group.
Editor: Rockdisc