EraNusantara – Kabar gembira bagi para pencari pengalaman kerja dan talenta muda di seluruh Indonesia! Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersiap kembali meluncurkan program pemagangan nasional unggulannya, MagangHub, untuk batch 3 angkatan II. Inisiatif strategis ini diharapkan mampu menjaring lebih banyak talenta, dengan pendaftaran seleksi peserta yang dijadwalkan akan dimulai pada bulan Oktober mendatang.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, dalam pernyataannya, menargetkan peningkatan signifikan pada total kuota peserta magang nasional untuk angkatan II ini, mencapai angka ambisius 150.000 orang. Angka ini merupakan akumulasi dari capaian sebelumnya; pada batch 2 angkatan II yang sedang berjalan, tercatat 40.962 individu berhasil lolos sebagai peserta. Sementara itu, batch I telah sukses menerima 46.160 peserta. Dengan demikian, untuk batch 3 yang akan datang, Kemnaker berencana membuka sekitar 62.000 kuota baru, melengkapi target keseluruhan.

"Jadi 41 ribu ditambah batch pertama 46 ribu, nanti di batch ketiga insyaallah kita akan bulatkan menjadi 150 ribu," ungkap Yassierli dalam konferensi pers Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2 yang digelar baru-baru ini di Gedung Vokasi, Jakarta Selatan. Ia menambahkan bahwa pihaknya saat ini tengah memanfaatkan jeda waktu untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap pelaksanaan program magang nasional yang sedang berjalan, memastikan efektivitas dan peningkatan kualitas di masa mendatang.
Meskipun demikian, Menaker Yassierli optimis bahwa proses pendaftaran dan kick-off untuk batch ketiga dapat dijadwalkan kembali sekitar satu setengah bulan ke depan, atau tepatnya pada awal November mendatang. "Nanti mungkin dalam satu setengah bulan ke depan, sekitar awal November kita akan insyaallah kick off lagi untuk batch yang ketiga," jelasnya, memberikan gambaran jelas mengenai timeline yang akan datang.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, membeberkan pembaruan skema yang cukup signifikan untuk pelaksanaan batch ketiga mendatang. Berbeda dari angkatan sebelumnya, pada batch ketiga ini, penempatan peserta magang akan difokuskan sepenuhnya pada sektor perusahaan swasta, tanpa melibatkan kementerian atau lembaga pemerintah. "Dan untuk batch 3 itu semuanya pure perusahaan. Jadi enggak ada kementerian/lembaga nanti ya untuk batch 3," tegas Darmawansyah, menggarisbawahi perubahan fokus ini.
Darmawansyah merinci lini masa persiapan batch ketiga akan dimulai sejak bulan September ini, dengan pembukaan pendaftaran bagi perusahaan yang berminat menjadi penyelenggara program. Selanjutnya, pada bulan Oktober, proses pendaftaran serta seleksi bagi para calon peserta akan dilanjutkan. Puncak dari rangkaian ini adalah kick-off resmi program yang dijadwalkan pada bulan November. "November kita akan kick-off lagi, tapi kita mulai pendaftarannya mulai dari bulan September ini, kita mulai daftar untuk penyelenggara. Kemudian Oktober nanti daftar untuk peserta, seleksi, kick-off lagi di November," paparnya, memberikan panduan lengkap bagi pihak yang berkepentingan.
Menariknya, meskipun ada perubahan skema penempatan, Kemnaker memastikan bahwa uang saku bagi seluruh peserta magang tetap akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. "Enggak, enggak. Uang saku murni dari pemerintah," bebernya, menepis kekhawatiran terkait pembiayaan bagi peserta.
(acd/acd) Artikel ini telah tayang di eranusantara.co.
Editor: Rockdisc