Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Limbah Kedelai Kunci Hidup Usaha Tahu

    06-10-2026 - 08.35

    Perajin Tahu Terjepit Impor Meski Harga Melambung

    06-10-2026 - 08.06

    Makan Gratis Ala Jepang di Sekolah Indonesia

    06-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Limbah Kedelai Kunci Hidup Usaha Tahu
    • Perajin Tahu Terjepit Impor Meski Harga Melambung
    • Makan Gratis Ala Jepang di Sekolah Indonesia
    • Nasib Dapur Makan Bergizi Gratis
    • Kejutan di Istana Airlangga Pamer Maung Limousine
    • Nasib Ratusan Dapur Gizi Gratis di Ujung Tanduk
    • Teka Teki Tunggakan Dana Mitra Gizi
    • Teka Teki Harga Cabai dan Nasib Peternak Ayam
    • KRL Bekas Jepang: Menhub Belum Putuskan Bos Danantara Buka Suara
    • DPR Ketok Palu Dua Anggota BPK Baru Periode 2026
    Selasa, 6 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Limbah Kedelai Kunci Hidup Usaha Tahu

      06-10-2026 - 08.35

      Perajin Tahu Terjepit Impor Meski Harga Melambung

      06-10-2026 - 08.06

      Makan Gratis Ala Jepang di Sekolah Indonesia

      06-10-2026 - 07.35

      Nasib Dapur Makan Bergizi Gratis

      06-10-2026 - 07.20

      Kejutan di Istana Airlangga Pamer Maung Limousine

      06-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Patuhi Syarat

    Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Patuhi Syarat

    Ekonomi 05-10-2026 - 07.203 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Patuhi Syarat

    Eranusantara.co – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memuncak menyusul pernyataan keras dari Teheran terkait status jalur perdagangan paling krusial di dunia. Pemerintah Iran secara resmi menegaskan bahwa mereka tidak akan membuka kembali akses di Selat Hormuz sebelum Amerika Serikat (AS) memenuhi tujuh syarat utama yang telah disepakati sebelumnya.

    Keputusan tegas ini mencuat setelah adanya pembahasan dalam sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Iran menekankan bahwa pembukaan kembali jalur maritim internasional ini sangat bergantung pada kepatuhan Washington terhadap poin-poin yang tertuang dalam perjanjian sementara yang telah disusun pada Juni lalu.

    Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Patuhi Syarat
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, memberikan pernyataan yang sangat lugas mengenai posisi negara tersebut. Menurutnya, posisi Republik Islam Iran sudah sangat jelas dan tidak dapat ditawar. Ia menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga ketujuh syarat yang tercantum dalam Nota Kesepahaman Islamabad dipenuhi sepenuhnya oleh pihak Amerika Serikat.

    "Posisi kami sepenuhnya jelas dan tegas. Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai tujuh syarat kami, berdasarkan Nota Kesepahaman Islamabad, dipenuhi," ujar Qalibaf sebagaimana dikutip dari laporan Reuters, Senin (5/10/2026).

    Menariknya, Iran memberikan jaminan bahwa jika seluruh persyaratan tersebut telah dipenuhi oleh Washington, mereka berkomitmen untuk memulihkan lalu lintas maritim di selat tersebut secara normal dalam waktu tujuh hari saja. Hal ini menunjukkan bahwa Teheran sebenarnya memiliki kemauan untuk berdamai, asalkan ada kepastian hukum dan komitmen nyata dari pihak Amerika Serikat.

    Namun, Iran juga memberikan peringatan keras agar Amerika Serikat tidak mencoba mendikte jalannya negosiasi dengan tuntutan sepihak. Qalibaf meminta agar Washington tidak terburu-buru dalam mengukur waktu proses negosiasi, melainkan fokus pada pemenuhan poin-poin kesepakatan yang ada.

    Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan posisi umum tersebut melalui mediator. Meskipun ada kemajuan, Baghaei menyebutkan masih terdapat sejumlah poin tambahan yang harus disampaikan kepada Washington untuk memperjelas posisi Iran.

    Ia menjelaskan bahwa usulan yang diajukan Amerika Serikat sejauh ini masih sejalan dengan posisi mereka sebelumnya, terutama terkait isu nuklir. Namun, Iran menegaskan bahwa fokus utama pada tahap ini adalah mengenai status Selat Hormuz. Menurut Baghaei, pemulihan keamanan di jalur air strategis tersebut memerlukan langkah-langkah konkret dan nyata dari pihak Amerika Serikat.

    Iran juga membantah isu yang menyebutkan bahwa mereka menawarkan inspeksi fasilitas nuklir kepada badan pengawas nuklir PBB sebagai alat tukar untuk pencabutan sanksi. Baghaei menegaskan bahwa hingga saat ini, Iran belum melakukan pembahasan langsung mengenai isu nuklir dengan Washington.

    Konflik ini sebenarnya berakar pada perbedaan persepsi mengenai urutan langkah dalam kesepakatan damai. Dokumen menunjukkan bahwa kedua belah pihak sebenarnya tidak memiliki perbedaan pandangan yang fundamental mengenai isi rencana perdamaian, namun mereka terjebak dalam perdebatan mengenai urutan langkah mana yang harus didahulukan untuk membangun kepercayaan antar kedua negara.

    Sumber: eranusantara.co

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Limbah Kedelai Kunci Hidup Usaha Tahu

    Ekonomi 06-10-2026 - 08.35

    Perajin Tahu Terjepit Impor Meski Harga Melambung

    Ekonomi 06-10-2026 - 08.06

    Makan Gratis Ala Jepang di Sekolah Indonesia

    Ekonomi 06-10-2026 - 07.35

    Nasib Dapur Makan Bergizi Gratis

    Ekonomi 06-10-2026 - 07.20

    Kejutan di Istana Airlangga Pamer Maung Limousine

    Ekonomi 06-10-2026 - 05.35

    Nasib Ratusan Dapur Gizi Gratis di Ujung Tanduk

    Ekonomi 06-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.