Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Beras Aman Harga Terkendali Rakyat Tak Perlu Risau

    03-10-2026 - 08.35

    Pekerja UMP Bernapas Lega Batas PTKP Segera Direvisi

    03-10-2026 - 08.06

    Rencana Impor KRL Bekas Jepang

    03-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Beras Aman Harga Terkendali Rakyat Tak Perlu Risau
    • Pekerja UMP Bernapas Lega Batas PTKP Segera Direvisi
    • Rencana Impor KRL Bekas Jepang
    • Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak Penghasilan
    • Anggaran Insentif Motor Listrik Menggantung di ESDM
    • Tekstil Nasional Dapat Angin Segar Insentif PPN
    • Stok Beras Premium di Ritel Mulai Menipis
    • Strategi Jitu Atur Pajak Tanpa Melanggar Aturan
    • Soetta Lumpuh Total Kerugian Tembus Rp40 Miliar
    • Pasokan Beras Aman DPR Minta Warga Tenang
    Sabtu, 3 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Beras Aman Harga Terkendali Rakyat Tak Perlu Risau

      03-10-2026 - 08.35

      Pekerja UMP Bernapas Lega Batas PTKP Segera Direvisi

      03-10-2026 - 08.06

      Rencana Impor KRL Bekas Jepang

      03-10-2026 - 07.35

      Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak Penghasilan

      03-10-2026 - 07.20

      Anggaran Insentif Motor Listrik Menggantung di ESDM

      03-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Rencana Impor KRL Bekas Jepang

    Rencana Impor KRL Bekas Jepang

    Ekonomi 03-10-2026 - 07.352 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Rencana Impor KRL Bekas Jepang

    Eranusantara.co – Langkah strategis untuk mengatasi lonjakan penumpang transportasi publik di wilayah metropolitan tengah menjadi sorotan tajam. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, dijadwalkan melakukan pertemuan krusial dengan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, pada hari ini. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membedah rencana ambisius PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI yang berencana mengimpor rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) bekas dari Jepang.

    Dony mengungkapkan bahwa diskusi dengan otoritas perhubungan sangat penting untuk mematangkan rencana tersebut. Menurutnya, keputusan mengenai pengadaan armada luar negeri ini tidak bisa diambil secara gegabah tanpa kajian yang mendalam. Ia menekankan bahwa setiap langkah yang diambil harus melalui proses evaluasi yang ketat, terutama terkait efisiensi anggaran dan dampak jangka panjang bagi layanan publik.

    Rencana Impor KRL Bekas Jepang
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Kami harus melihat secara detail dari sisi cost and benefit. Kita perlu menghitung berapa keuntungan yang didapat, apa manfaat nyata yang akan dirasakan masyarakat, dan bagaimana hal ini bisa mempercepat peningkatan kualitas transportasi publik kita," ujar Dony saat ditemui di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

    Selain aspek manfaat, Dony juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melupakan komitmen terhadap industri manufaktur dalam negeri. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan mencoba mencari titik keseimbangan antara kebutuhan mendesak akan armada tambahan dengan kapasitas produksi yang dimiliki oleh PT Industri Kereta Api (INKA).

    "Kami akan mencoba menyeimbangkan antara kebutuhan lapangan dengan kapasitas produksi INKA. Jika kapasitas produksi dalam negeri belum mencukupi untuk memenuhi lonjakan kebutuhan, barulah opsi alternatif seperti impor ini akan kita pertimbangkan secara serius," tambahnya.

    Terkait potensi dukungan pendanaan dari Danantara untuk proyek pengadaan ini, Dony masih enggan memberikan jawaban pasti. Ia menyebutkan bahwa segala bentuk keterlibatan finansial harus didasarkan pada perhitungan matematis dan hasil diskusi teknis yang komprehensif antara pihak Danantara, KAI, dan Kementerian Perhubungan.

    Sebelumnya, rencana pengadaan KRL ini mencuat setelah Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan usulan langsung kepada Komisi VI DPR. KAI melaporkan adanya kebutuhan mendesak untuk menambah 23 trainset guna mengimbangi pertumbuhan jumlah penumpang KRL Jabodetabek yang terus meroket.

    Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pengguna KRL pada semester pertama tahun 2026 mengalami kenaikan signifikan sebesar 11,3% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Untuk mengatasi kepadatan ini, KAI merinci kebutuhan armada menjadi dua kategori: 7 trainset dengan formasi 12 kereta (SF12) dan 16 trainset dengan formasi 8 kereta (SF8). Penggunaan KRL bekas dari Jepang dianggap sebagai solusi cepat untuk menutup celah kekurangan armada di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Beras Aman Harga Terkendali Rakyat Tak Perlu Risau

    Ekonomi 03-10-2026 - 08.35

    Pekerja UMP Bernapas Lega Batas PTKP Segera Direvisi

    Ekonomi 03-10-2026 - 08.06

    Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak Penghasilan

    Ekonomi 03-10-2026 - 07.20

    Anggaran Insentif Motor Listrik Menggantung di ESDM

    Ekonomi 03-10-2026 - 05.35

    Tekstil Nasional Dapat Angin Segar Insentif PPN

    Ekonomi 03-10-2026 - 05.06

    Stok Beras Premium di Ritel Mulai Menipis

    Ekonomi 03-10-2026 - 04.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.