Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Transformasi Pajak Indonesia: Tanpa Sertifikasi Ini, Bisnis Anda Berisiko Tinggi! Mengapa CCP CoreTaxify Jadi Kunci Sukses?

    22-07-2026 - 02.06

    Geger PHK Massal Samwon Busana: Kemenperin Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Penutupan Unit Jepara, Nasib Ratusan Pekerja Terkuak!

    21-07-2026 - 22.06

    TERKUAK! DJP Kini Punya ‘Mata Elang’ ke Rekening Bank dan Kripto Orang Superkaya: Jangan Panik Jika Sudah Patuh, Tapi Siapa yang Harus Waspada? Ini Penjelasan Lengkapnya!

    21-07-2026 - 19.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Transformasi Pajak Indonesia: Tanpa Sertifikasi Ini, Bisnis Anda Berisiko Tinggi! Mengapa CCP CoreTaxify Jadi Kunci Sukses?
    • Geger PHK Massal Samwon Busana: Kemenperin Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Penutupan Unit Jepara, Nasib Ratusan Pekerja Terkuak!
    • TERKUAK! DJP Kini Punya ‘Mata Elang’ ke Rekening Bank dan Kripto Orang Superkaya: Jangan Panik Jika Sudah Patuh, Tapi Siapa yang Harus Waspada? Ini Penjelasan Lengkapnya!
    • Geger! Indonesia ‘Berburu’ Rp 50 Ribu Triliun Dana Konglomerat Global: Akankah Bali Jadi Jantung Keuangan Dunia Baru?
    • TERBONGKAR! Fakta Mengejutkan Bansos: Rakyat Miskin Dipaksa Bayar Rp150 Ribu Demi Haknya! Prabowo Murka, Siapkan Revolusi Digital dan Integrasi Data Nasional untuk Indonesia Tanpa Kemiskinan Ekstrem!
    • Sinyal Kuat dari Kemenkeu: Anggaran Pertahanan RI Aman dari Gunting Penghematan? Purbaya Ungkap Alasan Mengejutkan di Tengah Misi Anti-Kemiskinan Prabowo!
    • Heboh! US$10,5 Miliar Devisa Ekspor BUMN Jadi Sorotan, Rosan Roeslani Buka-bukaan Soal ‘Gap’ Harga yang Bikin Penasaran!
    • Geger! Purbaya Bongkar ‘Permainan’ Lembaga Rating: Ekonomi RI Tak Seburuk Itu, Ada Agenda Tersembunyi?
    • Geger! Prabowo Ungkap Upaya Penjegalan Peringkat RI, Namun S&P Justru Beri Kejutan Tak Terduga: Ini Penjelasannya!
    • Revolusi Pengawasan Pajak: TNI-Polri Kini Turut Serta! Siapkah Anda Diawasi Babinsa dan Bhabinkamtibmas? Strategi Baru DJP Ungkap Data Ekonomi Wajib Pajak.
    Rabu, 22 Juli 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Transformasi Pajak Indonesia: Tanpa Sertifikasi Ini, Bisnis Anda Berisiko Tinggi! Mengapa CCP CoreTaxify Jadi Kunci Sukses?

      22-07-2026 - 02.06

      Geger PHK Massal Samwon Busana: Kemenperin Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Penutupan Unit Jepara, Nasib Ratusan Pekerja Terkuak!

      21-07-2026 - 22.06

      TERKUAK! DJP Kini Punya ‘Mata Elang’ ke Rekening Bank dan Kripto Orang Superkaya: Jangan Panik Jika Sudah Patuh, Tapi Siapa yang Harus Waspada? Ini Penjelasan Lengkapnya!

      21-07-2026 - 19.06

      Geger! Indonesia ‘Berburu’ Rp 50 Ribu Triliun Dana Konglomerat Global: Akankah Bali Jadi Jantung Keuangan Dunia Baru?

      21-07-2026 - 16.06

      TERBONGKAR! Fakta Mengejutkan Bansos: Rakyat Miskin Dipaksa Bayar Rp150 Ribu Demi Haknya! Prabowo Murka, Siapkan Revolusi Digital dan Integrasi Data Nasional untuk Indonesia Tanpa Kemiskinan Ekstrem!

      21-07-2026 - 12.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Geger! Indonesia ‘Berburu’ Rp 50 Ribu Triliun Dana Konglomerat Global: Akankah Bali Jadi Jantung Keuangan Dunia Baru?

    Geger! Indonesia ‘Berburu’ Rp 50 Ribu Triliun Dana Konglomerat Global: Akankah Bali Jadi Jantung Keuangan Dunia Baru?

    Ekonomi 21-07-2026 - 16.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Geger! Indonesia 'Berburu' Rp 50 Ribu Triliun Dana Konglomerat Global: Akankah Bali Jadi Jantung Keuangan Dunia Baru?

    EraNusantara – Indonesia secara ambisius melangkah maju dengan pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII), sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk menarik gelombang investasi global. Langkah ini menyusul pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) PFII menjadi Undang-Undang, menandai babak baru dalam upaya Indonesia menjadi pemain kunci di panggung keuangan dunia.

    Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal, mengungkapkan bahwa fokus utama PFII adalah menggaet dana fantastis dari keluarga-keluarga kaya raya di seluruh penjuru dunia. Diperkirakan ada sekitar US$ 3,2 triliun, atau setara dengan lebih dari Rp 50.000 triliun (dengan asumsi kurs Rp 15.600 per dolar AS), yang saat ini tersebar di berbagai pusat keuangan internasional. Dari jumlah kolosal tersebut, sekitar 65% di antaranya sedang aktif mencari "rumah" baru untuk penempatan aset mereka.

    Geger! Indonesia 'Berburu' Rp 50 Ribu Triliun Dana Konglomerat Global: Akankah Bali Jadi Jantung Keuangan Dunia Baru?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Ini adalah peluang emas yang sedang kita incar. Diestimasi ada sekitar US$ 3,2 triliun uang dari keluarga-keluarga kaya di dunia yang ada di dalam berbagai family office di financial centers global. Nah, itu ditaksir ada sekitar 65% yang sedang mencari rumah baru. Itu yang lagi mau kita tangkap," ujar Hekal dalam sebuah wawancara di Kompleks DPR RI Senayan, seperti dilansir eranusantara.co pada Selasa (21/7/2026).

    Fenomena pencarian lokasi investasi baru ini bukan tanpa alasan. Hekal menjelaskan bahwa pusat-pusat keuangan tradisional yang selama ini menjadi primadona investasi global kini menghadapi berbagai gejolak dan ketidakpastian. Kondisi ini menciptakan celah bagi negara-negara yang menawarkan stabilitas dan prospek pertumbuhan, dan Indonesia bertekad mengisi celah tersebut melalui PFII.

    Namun, ambisi Indonesia tidak berjalan sendirian. Hekal memperingatkan bahwa persaingan untuk menarik dana-dana global ini sangat ketat. Beberapa negara lain, seperti Vietnam dan Uzbekistan, juga tengah gencar mengembangkan pusat keuangan internasional mereka sendiri. "Jika kita tidak bergerak cepat, peluang ini bisa direbut oleh negara lain. Karena di negara-negara lain banyak yang baru saja juga melahirkan financial center baru. Itu kita dengar di Uzbekistan baru melahirkan, di Vietnam malah 2 sekaligus. Jadi kita memang agak dalam proses balap-balapan," tegasnya, menyoroti urgensi pembentukan PFII.

    Pulau Bali, destinasi pariwisata ikonik Indonesia, direncanakan menjadi lokasi utama PFII. Pemilihan Bali bukan tanpa pertimbangan matang. Hekal memaparkan bahwa banyak warga negara asing sudah menjadikan Bali sebagai tempat tinggal favorit mereka. "Dan kenapa kita salah satu daerah tujuan utama adalah di Bali? Orang asing kan memang suka tinggal di Bali. Nah, tapi uangnya belum ikut. Nah, harapan itu adalah merekanya di sini, uangnya ikut, peluang investasinya pas ada di depan," jelas Hekal. Detail mengenai penetapan Bali sebagai lokasi PFII akan diatur lebih lanjut melalui Peraturan Pemerintah (PP), sementara Undang-undang PFII sendiri fokus pada landasan hukum eksistensi pusat keuangan ini.

    Dengan langkah strategis ini, Indonesia berharap dapat mengukuhkan posisinya sebagai destinasi investasi global yang menarik, sekaligus membuka keran triliunan dolar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan menciptakan peluang investasi yang lebih luas.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Transformasi Pajak Indonesia: Tanpa Sertifikasi Ini, Bisnis Anda Berisiko Tinggi! Mengapa CCP CoreTaxify Jadi Kunci Sukses?

    Ekonomi 22-07-2026 - 02.06

    Geger PHK Massal Samwon Busana: Kemenperin Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Penutupan Unit Jepara, Nasib Ratusan Pekerja Terkuak!

    Ekonomi 21-07-2026 - 22.06

    TERKUAK! DJP Kini Punya ‘Mata Elang’ ke Rekening Bank dan Kripto Orang Superkaya: Jangan Panik Jika Sudah Patuh, Tapi Siapa yang Harus Waspada? Ini Penjelasan Lengkapnya!

    Ekonomi 21-07-2026 - 19.06

    TERBONGKAR! Fakta Mengejutkan Bansos: Rakyat Miskin Dipaksa Bayar Rp150 Ribu Demi Haknya! Prabowo Murka, Siapkan Revolusi Digital dan Integrasi Data Nasional untuk Indonesia Tanpa Kemiskinan Ekstrem!

    Ekonomi 21-07-2026 - 12.06

    Sinyal Kuat dari Kemenkeu: Anggaran Pertahanan RI Aman dari Gunting Penghematan? Purbaya Ungkap Alasan Mengejutkan di Tengah Misi Anti-Kemiskinan Prabowo!

    Ekonomi 21-07-2026 - 05.06

    Heboh! US$10,5 Miliar Devisa Ekspor BUMN Jadi Sorotan, Rosan Roeslani Buka-bukaan Soal ‘Gap’ Harga yang Bikin Penasaran!

    Ekonomi 21-07-2026 - 02.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0616 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4411 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.