Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Terkuak! Hampir 200 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek dalam Sehari Jelang Libur Panjang, Destinasi Ini Paling Diburu!

    28-05-2026 - 05.06

    Geger! Kereta Cepat Whoosh ‘Meledak’ Saat Libur Idul Adha: Puluhan Ribu Tiket Ludes Terjual Habis, KCIC Ungkap Strategi Jitu Atasi Lonjakan Penumpang!

    27-05-2026 - 19.06

    Terbongkar! Skandal Manipulasi Harga Ekspor Sawit Libatkan 10 Raksasa, Mendag dan Menkeu Angkat Bicara: Nama Besar Mulai Terkuak, Ada Wilmar dan Musim Mas!

    27-05-2026 - 05.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Terkuak! Hampir 200 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek dalam Sehari Jelang Libur Panjang, Destinasi Ini Paling Diburu!
    • Geger! Kereta Cepat Whoosh ‘Meledak’ Saat Libur Idul Adha: Puluhan Ribu Tiket Ludes Terjual Habis, KCIC Ungkap Strategi Jitu Atasi Lonjakan Penumpang!
    • Terbongkar! Skandal Manipulasi Harga Ekspor Sawit Libatkan 10 Raksasa, Mendag dan Menkeu Angkat Bicara: Nama Besar Mulai Terkuak, Ada Wilmar dan Musim Mas!
    • Mendag ‘Turun Gunung’: Terbongkar! Keluhan Pedagang Online Soal Biaya ‘Siluman’ dan Retur Produk yang Bikin E-commerce Bergejolak, Apa Langkah Pemerintah Selanjutnya?
    • Terkuak! Luhut Buka-bukaan Desak Reformasi Bea Cukai Total: ‘Orang ke Orang’ Bikin Bobrok, AI Jadi Kunci Selamatkan Penerimaan Negara!
    • Terkuak! Strategi Ganda BCA Mengguncang Panggung Ekonomi 2026: Ribuan UMKM Lokal Siap Mendunia Lewat Kolaborasi Spektakuler!
    • Fenomena WFH Mengubah Takdir! Dari Meja Kerja ke Dapur Sukses, Pria Ini Bangun Gurita Bisnis Kuliner Binaan BRI yang Bikin Geleng-geleng Kepala
    • Terkuak! Di Balik Perpanjangan Bansos Beras dan Minyak Goreng hingga Juni: Strategi Jitu Pemerintah Redam Gejolak Harga dan Amankan Dapur Anda!
    • Terungkap! Cara Cerdas Bawa Pulang AC Polytron 1 PK dengan Diskon Rp 1,6 Juta di Transmart Full Day Sale: Cek Tanggal dan Syaratnya Sekarang!
    Kamis, 28 Mei 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Terkuak! Hampir 200 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek dalam Sehari Jelang Libur Panjang, Destinasi Ini Paling Diburu!

      28-05-2026 - 05.06

      Geger! Kereta Cepat Whoosh ‘Meledak’ Saat Libur Idul Adha: Puluhan Ribu Tiket Ludes Terjual Habis, KCIC Ungkap Strategi Jitu Atasi Lonjakan Penumpang!

      27-05-2026 - 19.06

      Terbongkar! Skandal Manipulasi Harga Ekspor Sawit Libatkan 10 Raksasa, Mendag dan Menkeu Angkat Bicara: Nama Besar Mulai Terkuak, Ada Wilmar dan Musim Mas!

      27-05-2026 - 05.06

      Mendag ‘Turun Gunung’: Terbongkar! Keluhan Pedagang Online Soal Biaya ‘Siluman’ dan Retur Produk yang Bikin E-commerce Bergejolak, Apa Langkah Pemerintah Selanjutnya?

      26-05-2026 - 19.06

      Terkuak! Luhut Buka-bukaan Desak Reformasi Bea Cukai Total: ‘Orang ke Orang’ Bikin Bobrok, AI Jadi Kunci Selamatkan Penerimaan Negara!

      26-05-2026 - 05.07
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Paradoks Emas: Mengapa ‘Harta Karun’ Dunia Terjun Bebas Saat Gejolak Global Memanas? Analisis Mengejutkan Para Ekonom!

    Paradoks Emas: Mengapa ‘Harta Karun’ Dunia Terjun Bebas Saat Gejolak Global Memanas? Analisis Mengejutkan Para Ekonom!

    Ekonomi 24-03-2026 - 19.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Paradoks Emas: Mengapa 'Harta Karun' Dunia Terjun Bebas Saat Gejolak Global Memanas? Analisis Mengejutkan Para Ekonom!

    EraNusantara – Harga emas dunia, yang secara tradisional dianggap sebagai pelindung nilai di kala krisis, justru menunjukkan penurunan drastis di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Fenomena ini memicu pertanyaan besar di kalangan investor dan analis ekonomi, mengingat pola historis emas sebagai aset safe haven.

    Dalam sepekan terakhir, harga komoditas logam mulia ini anjlok hingga 11%, menjadikannya penurunan terdalam sejak tahun 1983. Bahkan, jika ditarik sejak awal eskalasi konflik AS-Iran, penurunan kumulatif harga emas telah melampaui 14%. Angka ini jelas berlawanan dengan ekspektasi umum yang memprediksi penguatan emas di tengah ketidakpastian geopolitik.

    Paradoks Emas: Mengapa 'Harta Karun' Dunia Terjun Bebas Saat Gejolak Global Memanas? Analisis Mengejutkan Para Ekonom!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, menjelaskan bahwa emas kini kalah pamor dibandingkan aset lain seperti dolar AS, yen Jepang, dan franc Swiss sebagai pilihan safe haven. Menurut Bhima, harga emas yang sudah melambung tinggi dalam dua tahun terakhir telah mendorong banyak pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung. "Emas sudah terlalu mahal, jadi banyak trader yang profit taking karena sudah menumpuk emas dua tahun terakhir," ujarnya saat dihubungi eranusantara.co.

    Bhima menambahkan, kebutuhan akan likuiditas juga membuat investor lebih memilih memegang uang tunai. Dalam kondisi ini, dolar AS muncul sebagai pemenang dalam perebutan status aset paling aman. "Sekarang cash is the king, artinya dolar AS adalah raja. Setelah ramai soal dedolarisasi, kini dolar AS memenangkan pertarungan sebagai aset yang paling aman di tengah krisis," tegasnya. Ia memproyeksikan harga emas masih akan terkoreksi, berpotensi mencapai level Rp 1,9-2 juta per gram.

    Senada, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menilai anjloknya harga emas di tengah konflik adalah hal yang tidak biasa. Ini mengindikasikan bahwa pasar lebih dipengaruhi oleh faktor finansial ketimbang geopolitik. Yusuf menyoroti ekspektasi suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama oleh Federal Reserve, membuat instrumen seperti obligasi pemerintah menjadi lebih menarik. "Dalam beberapa waktu terakhir, ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menahan suku bunga tinggi lebih lama membuat instrumen seperti obligasi menjadi lebih menarik. Emas yang tidak memberikan imbal hasil akhirnya ditinggalkan sementara oleh investor, sehingga harganya tertekan," jelas Yusuf.

    Penguatan dolar AS juga memperparah tekanan pada harga emas. Karena emas dihargakan dalam dolar, penguatan mata uang Paman Sam membuat emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor global, yang pada gilirannya melemahkan permintaan. Yusuf berpendapat, pasar tampaknya belum melihat konflik antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel sebagai ancaman serius yang mengganggu stabilitas ekonomi global secara fundamental, sehingga dorongan ke aset safe haven seperti emas belum terlalu kuat.

    Yusuf juga mencatat pergeseran pola di mana aset safe haven tidak lagi terpusat pada emas. Kini, sebagian investor justru beralih ke dolar AS dan obligasi pemerintah AS, membuat permintaan terhadap emas menjadi lebih tersegmentasi. "Menariknya, saat ini aset safe haven juga tidak hanya emas. Sebagian investor justru lebih memilih dolar AS dan obligasi pemerintah AS, sehingga permintaan terhadap emas menjadi lebih terfragmentasi. Ini berbeda dengan pola klasik di mana emas biasanya menjadi tujuan utama saat risiko global meningkat," katanya lagi.

    Ke depan, arah harga emas akan sangat ditentukan oleh dinamika suku bunga dan eskalasi geopolitik. Jika inflasi mereda dan suku bunga turun, emas berpotensi menguat kembali. Namun, di sisi lain, jika konflik global berkembang lebih luas dan mulai berdampak ke sektor riil seperti energi atau perdagangan, maka permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai juga bisa meningkat.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Terkuak! Hampir 200 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek dalam Sehari Jelang Libur Panjang, Destinasi Ini Paling Diburu!

    Ekonomi 28-05-2026 - 05.06

    Geger! Kereta Cepat Whoosh ‘Meledak’ Saat Libur Idul Adha: Puluhan Ribu Tiket Ludes Terjual Habis, KCIC Ungkap Strategi Jitu Atasi Lonjakan Penumpang!

    Ekonomi 27-05-2026 - 19.06

    Terbongkar! Skandal Manipulasi Harga Ekspor Sawit Libatkan 10 Raksasa, Mendag dan Menkeu Angkat Bicara: Nama Besar Mulai Terkuak, Ada Wilmar dan Musim Mas!

    Ekonomi 27-05-2026 - 05.06

    Mendag ‘Turun Gunung’: Terbongkar! Keluhan Pedagang Online Soal Biaya ‘Siluman’ dan Retur Produk yang Bikin E-commerce Bergejolak, Apa Langkah Pemerintah Selanjutnya?

    Ekonomi 26-05-2026 - 19.06

    Terkuak! Luhut Buka-bukaan Desak Reformasi Bea Cukai Total: ‘Orang ke Orang’ Bikin Bobrok, AI Jadi Kunci Selamatkan Penerimaan Negara!

    Ekonomi 26-05-2026 - 05.07

    Terkuak! Strategi Ganda BCA Mengguncang Panggung Ekonomi 2026: Ribuan UMKM Lokal Siap Mendunia Lewat Kolaborasi Spektakuler!

    Ekonomi 25-05-2026 - 19.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0616 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4411 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.