Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Modus Baru Pungli Ancam Program Gizi Gratis

    02-10-2026 - 22.35

    Pastikan Dapur MBG Higienis dan Disiplin

    02-10-2026 - 22.35

    Strategi Besar Pemerintah Kejar Swasembada Susu

    02-10-2026 - 22.20
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Modus Baru Pungli Ancam Program Gizi Gratis
    • Pastikan Dapur MBG Higienis dan Disiplin
    • Strategi Besar Pemerintah Kejar Swasembada Susu
    • Transformasi Pelindo: Lonjakan Produktivitas 70 Persen
    • Perluasan Dapur Umum BGN di Wilayah 3T
    • Impor KRL Bekas Jepang Segera Tiba
    • Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Capai 8 Juta Lebih
    • KRL Jepang Segera Tiba KAI Commuter Siap Dana Mandiri
    • Ekonomi Indonesia Tangguh Hadapi Gejolak Global
    • Rahasia Bisnis: Pelanggan Pergi? Deteksi Dini Lewat Data
    Jumat, 2 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Modus Baru Pungli Ancam Program Gizi Gratis

      02-10-2026 - 22.35

      Pastikan Dapur MBG Higienis dan Disiplin

      02-10-2026 - 22.35

      Strategi Besar Pemerintah Kejar Swasembada Susu

      02-10-2026 - 22.20

      Transformasi Pelindo: Lonjakan Produktivitas 70 Persen

      02-10-2026 - 22.06

      Perluasan Dapur Umum BGN di Wilayah 3T

      02-10-2026 - 20.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Transformasi Pelindo: Lonjakan Produktivitas 70 Persen

    Transformasi Pelindo: Lonjakan Produktivitas 70 Persen

    Ekonomi 02-10-2026 - 22.064 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Transformasi Pelindo: Lonjakan Produktivitas 70 Persen

    Eranusantara.co – Lima tahun setelah konsolidasi besar-besaran, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo berhasil mencatatkan peningkatan produktivitas terminal peti kemas yang signifikan, mencapai lebih dari 70 persen. Transformasi menyeluruh yang meliputi standardisasi layanan, efisiensi operasional, serta penguatan kapasitas dan kualitas pelayanan ini telah membawa dampak positif yang nyata bagi ekosistem logistik nasional, memangkas waktu singgah kapal dan barang di pelabuhan.

    Widyaswendra, Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, mengungkapkan bahwa pencapaian luar biasa ini merupakan buah dari upaya berkelanjutan sejak merger pada tahun 2021. "Alhamdulillah, produktivitas meningkat lebih dari 70 persen. Dengan lonjakan produktivitas ini, pelanggan merasakan nilai yang lebih baik. Waktu singgah kapal (port stay) juga jauh berkurang, membuat operasional mereka menjadi lebih efisien," jelas Widyaswendra dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

    Transformasi Pelindo: Lonjakan Produktivitas 70 Persen
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Ia menambahkan, perbaikan ini tidak hanya terbatas pada satu atau dua lokasi, melainkan hampir di seluruh 32 terminal peti kemas yang dikelola Pelindo. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui standardisasi pengetahuan dan keterampilan menjadi salah satu pilar utama keberhasilan ini. Selain itu, optimalisasi penggunaan peralatan juga memegang peranan penting. Melalui merger, Pelindo dapat merelokasi peralatan dari terminal yang memiliki kelebihan ke terminal lain yang lebih membutuhkan, memastikan pemanfaatan aset yang lebih merata dan efektif.

    Dampak positif dari peningkatan produktivitas ini tidak hanya dirasakan dalam efisiensi operasional, tetapi juga membuka gerbang bagi peluang bisnis baru. Widyaswendra menyebutkan, tingginya produktivitas masing-masing terminal telah menarik minat untuk pengembangan kerja sama antar korporasi serta pembukaan rute atau layanan pelayaran baru. "Banyak rute baru yang diperoleh karena produktivitas masing-masing terminal sudah tinggi," imbuhnya. Fokus utama pembenahan tata kelola terminal peti kemas ini adalah memperkuat ekosistem maritim nasional, yang pada akhirnya diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan biaya logistik serta peningkatan konektivitas.

    Dari sisi pelaku usaha pelayaran, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (INSA), Carmelita Hartoto, mengapresiasi perbaikan layanan Pelindo pascamerger. Menurutnya, perusahaan pelayaran telah merasakan peningkatan kualitas layanan di berbagai wilayah operasional Pelindo. "Sejauh ini Pelindo selama lima tahun merger telah melakukan banyak improvement layanan secara terus-menerus dan sudah kami rasakan perbaikannya di semua area Pelindo," tutur Carmelita.

    Meski demikian, Carmelita menekankan pentingnya keberlanjutan pembenahan layanan terminal peti kemas untuk menciptakan sistem logistik yang semakin terintegrasi di seluruh Indonesia. Peningkatan kualitas layanan terminal sangat vital bagi perusahaan pelayaran karena berhubungan langsung dengan produktivitas kapal, mencakup tidak hanya bongkar muat, tetapi juga efisiensi operasional dan waktu kapal di pelabuhan. Ia berharap perbaikan dan penggantian peralatan bongkar muat dapat segera dilakukan untuk mencapai port stay yang lebih optimal dan kepastian jadwal pelayaran.

    Carmelita juga menyoroti tantangan yang dihadapi industri pelayaran akibat pelemahan nilai tukar rupiah. Biaya perawatan dan operasional kapal, termasuk suku cadang yang masih harus diimpor, turut terdampak. Kondisi ini tidak hanya membengkakkan pengeluaran rutin harian, tetapi juga memengaruhi kalkulasi rencana investasi perusahaan ke depan. Oleh karena itu, efisiensi tidak cukup hanya dilakukan oleh pengusaha; pemerintah juga perlu berperan dalam menjaga struktur biaya industri agar tetap kompetitif.

    Sementara itu, pengamat supply chain dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Raja Oloan Saut Gurning, menilai standardisasi layanan terminal peti kemas pascamerger Pelindo berada pada jalur yang tepat. Sentralisasi pengelolaan terminal, penyelarasan proses bisnis, penggunaan Terminal Operating System (TOS), hingga indikator kinerja telah terstandardisasi secara terpusat. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan standardisasi tersebut menghasilkan kualitas layanan yang konsisten di lapangan.

    Saut Gurning menjelaskan bahwa konsistensi layanan riil antar terminal belum sepenuhnya tercapai, melainkan masih bersifat segmented consistency, yaitu konsisten dalam tingkatan masing-masing tetapi belum homogen secara nasional. Hal ini disebabkan oleh karakteristik masing-masing terminal yang berbeda, seperti kondisi geografis, peralatan, jenis kapal, dan dukungan hinterland. Terminal di wilayah sungai pasang-surut, misalnya, memiliki tidal window yang membatasi konsistensi kedatangan dan keberangkatan kapal, berbeda dengan pelabuhan laut dalam.

    Ia menambahkan, penggunaan TOS yang sama tidak serta-merta menyamakan produktivitas terminal jika peralatan bongkar muat yang digunakan berbeda. Oleh karena itu, Pelindo perlu memastikan standardisasi juga diikuti dengan peningkatan ketersediaan dan keandalan peralatan (equipment availability dan mean time between failures) secara merata di seluruh terminal, terutama di luar Jawa, untuk mencapai produktivitas yang optimal dan konsisten di seluruh jaringan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Modus Baru Pungli Ancam Program Gizi Gratis

    Ekonomi 02-10-2026 - 22.35

    Pastikan Dapur MBG Higienis dan Disiplin

    Ekonomi 02-10-2026 - 22.35

    Strategi Besar Pemerintah Kejar Swasembada Susu

    Ekonomi 02-10-2026 - 22.20

    Perluasan Dapur Umum BGN di Wilayah 3T

    Ekonomi 02-10-2026 - 20.35

    Impor KRL Bekas Jepang Segera Tiba

    Ekonomi 02-10-2026 - 20.20

    Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Capai 8 Juta Lebih

    Ekonomi 02-10-2026 - 19.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.