EraNusantara – PT Pegadaian kembali mencetak sejarah dengan kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi, menarik perhatian langsung Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam laporan keuangan per 30 Juni 2026, perusahaan BUMN ini menunjukkan lonjakan laba bersih yang signifikan, menjadi bukti nyata keberhasilan strategi transformasi yang diusung.
Presiden Prabowo, dalam beberapa kesempatan, secara eksplisit menyoroti peningkatan laba bersih berbagai BUMN, termasuk Pegadaian. "Pembenahan BUMN kita lakukan secara besar-besaran. Di 6 bulan pertama tahun 2026 ini, untung bersih PT Semen Indonesia naik 408,9%. Untung bersih PT Pupuk Indonesia naik 252,8%. Untung bersih PT Pertamina naik 86%. Untung bersih Pegadaian naik 84,4%," ungkap Prabowo. Beliau menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari manajemen yang berintegritas dan berorientasi pada akal sehat, memungkinkan pertumbuhan pesat dalam waktu singkat.

Kinerja cemerlang Pegadaian memang patut diacungi jempol. Laba bersih perusahaan melonjak drastis menjadi Rp 6,59 triliun pada paruh pertama 2026, naik 84,4% dibandingkan Rp 3,58 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Aset total juga menunjukkan pertumbuhan impresif, mencapai Rp 186,33 triliun, meningkat 53,9% dari Rp 121,1 triliun di tahun 2025. Tak hanya itu, Outstanding Loan (OSL) gross perusahaan melesat ke angka Rp 155,1 triliun, tumbuh 52,7% dari Rp 101,5 triliun. Kualitas pembiayaan pun semakin sehat, tercermin dari penurunan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang signifikan, dari 0,81% pada Juni 2025 menjadi 0,71% pada Juni 2026.
Kesuksesan ini tidak terlepas dari langkah strategis Pegadaian di bawah payung transformasi Danantara. Perusahaan gencar berinovasi menghadirkan layanan yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan finansial masyarakat, mulai dari produk gadai konvensional hingga solusi investasi berbasis emas.
Salah satu pilar utama transformasi ini adalah peluncuran aplikasi Tring! pada 8 Oktober 2025 di Jakarta. Tring! merupakan hasil rebranding dari Pegadaian Digital, yang kini tampil dengan antarmuka lebih modern, fitur yang semakin komprehensif, serta sistem keamanan yang ditingkatkan. Aplikasi ini dirancang sebagai platform tunggal untuk berbagai transaksi keuangan, menawarkan fitur investasi emas seperti Tabungan Emas, Deposito Emas, dan Cicil Emas. Lebih dari itu, Tring! juga memungkinkan pengguna menjadikan saldo Tabungan Emas sebagai agunan melalui fitur Gadai, serta menyediakan beragam opsi pembiayaan seperti Cicil Emas, Pembiayaan Multiguna, Cicil Kendaraan, hingga Pembiayaan Usaha, bahkan untuk Wisata & Religi serta Porsi Haji.
Melengkapi inovasi digital, Pegadaian turut memperkenalkan Layanan Bank Emas (Bullion Services) yang diklaim sebagai portofolio terlengkap di tanah air. Penawaran ini meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas. Keunggulan Pegadaian dalam mengoperasikan sistem Bank Emas ini terletak pada infrastruktur yang sangat matang. Dengan fakta bahwa mayoritas, sekitar 90%, agunan gadai di Pegadaian adalah emas, serta didukung oleh jaringan ruang penyimpanan (vault) berstandar keamanan internasional terbaik di Indonesia, perusahaan ini siap menjadi pemain kunci di pasar bullion.
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. "Alhamdulillah, Pegadaian terus membukukan pertumbuhan kinerja di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik saat ini. Terima kasih kepada Nasabah dan seluruh masyarakat Indonesia, atas kepercayaan terhadap produk dan layanan Pegadaian. Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian terus meningkatkan peran dan kontribusi dalam pembangunan ekonomi, untuk MengEMASkan Indonesia," ujarnya.
Damar menambahkan bahwa komitmen Pegadaian adalah terus berinovasi dan menghadirkan produk serta layanan yang relevan. "Pencapaian ini juga merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh Insan Pegadaian. Kami berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan yang relevan bagi masyarakat. Dengan hadirnya Layanan Bank Emas, serta aplikasi Tring!, harapannya mampu mempermudah masyarakat dalam berinvestasi bersama Pegadaian," tambahnya. Ia optimis bahwa emas, sebagai aset aman (safe haven) yang diminati, akan semakin berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional melalui layanan Bank Emas yang terintegrasi dengan Tring!, sejalan dengan misi jangka panjang "MengEMASkan Indonesia" bersama Danantara.
Editor: Rockdisc