Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    TERBONGKAR! Pelita Air Beri Kejutan Tak Terduga di Ketinggian: Tiket MotoGP Mandalika 2026 Gratis Menanti Penumpang Beruntung! Begini Cara Mendapatkannya!

    18-09-2026 - 16.35

    Terkuak! Skandal ‘Nama Ajaib’ Guncang Kemenkeu: Dirjen Pajak dan Bea Cukai Desak Pembatalan Rotasi Purbaya, Suahasil Beri Sinyal Ini!

    18-09-2026 - 16.06

    Anggaran Negara Terkuras! Subsidi BBM-Listrik Meroket 52%, Menkeu Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Pembengkakan Rp 331 Triliun Ini!

    18-09-2026 - 12.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • TERBONGKAR! Pelita Air Beri Kejutan Tak Terduga di Ketinggian: Tiket MotoGP Mandalika 2026 Gratis Menanti Penumpang Beruntung! Begini Cara Mendapatkannya!
    • Terkuak! Skandal ‘Nama Ajaib’ Guncang Kemenkeu: Dirjen Pajak dan Bea Cukai Desak Pembatalan Rotasi Purbaya, Suahasil Beri Sinyal Ini!
    • Anggaran Negara Terkuras! Subsidi BBM-Listrik Meroket 52%, Menkeu Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Pembengkakan Rp 331 Triliun Ini!
    • Terkuak! Skema ‘Anti-APBN’ Selamatkan Utang Kereta Cepat Whoosh Pasca Perubahan Pucuk Pimpinan Kemenkeu, Apa Itu?
    • Geger! Bisnis Waralaba Indonesia Tembus Rp 143 Triliun, Terungkap Sektor Penopang Utama dan Kunci Suksesnya untuk Calon Investor!
    • Waktu Kritis! RUU Ketenagakerjaan: Jika Tak Direvisi, Jakarta Terancam Banjir Puluhan Ribu Buruh. Akankah Kisah UU Cipta Kerja Jilid II Terulang?
    • Fenomena Bank Emas: Bagaimana Pegadaian Mengubah Wajah Investasi dan Ekonomi Indonesia dengan Triliunan Rupiah Emas? Simak Peran Krusialnya dalam Mengelola Harta Karun Nasional!
    • Bukan Sekadar Debit dan Kredit! Terungkap, Kunci Menguasai Akuntansi Tingkat Lanjut yang Bikin Karir Melesat, Jangan Sampai Ketinggalan Batch Ini!
    • Mengapa Presiden Prabowo Puji Habis Pegadaian? Intip Transformasi Digital yang Mengguncang Sektor Keuangan!
    • Terungkap! Rahasia di Balik Lonjakan Laba Fantastis Pegadaian 84,4%: Transformasi Digital dan Bank Emas Guncang Pasar Keuangan!
    Jumat, 18 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      TERBONGKAR! Pelita Air Beri Kejutan Tak Terduga di Ketinggian: Tiket MotoGP Mandalika 2026 Gratis Menanti Penumpang Beruntung! Begini Cara Mendapatkannya!

      18-09-2026 - 16.35

      Terkuak! Skandal ‘Nama Ajaib’ Guncang Kemenkeu: Dirjen Pajak dan Bea Cukai Desak Pembatalan Rotasi Purbaya, Suahasil Beri Sinyal Ini!

      18-09-2026 - 16.06

      Anggaran Negara Terkuras! Subsidi BBM-Listrik Meroket 52%, Menkeu Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Pembengkakan Rp 331 Triliun Ini!

      18-09-2026 - 12.35

      Terkuak! Skema ‘Anti-APBN’ Selamatkan Utang Kereta Cepat Whoosh Pasca Perubahan Pucuk Pimpinan Kemenkeu, Apa Itu?

      18-09-2026 - 12.06

      Geger! Bisnis Waralaba Indonesia Tembus Rp 143 Triliun, Terungkap Sektor Penopang Utama dan Kunci Suksesnya untuk Calon Investor!

      18-09-2026 - 08.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Fenomena Bank Emas: Bagaimana Pegadaian Mengubah Wajah Investasi dan Ekonomi Indonesia dengan Triliunan Rupiah Emas? Simak Peran Krusialnya dalam Mengelola Harta Karun Nasional!

    Fenomena Bank Emas: Bagaimana Pegadaian Mengubah Wajah Investasi dan Ekonomi Indonesia dengan Triliunan Rupiah Emas? Simak Peran Krusialnya dalam Mengelola Harta Karun Nasional!

    Ekonomi 18-09-2026 - 05.354 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Fenomena Bank Emas: Bagaimana Pegadaian Mengubah Wajah Investasi dan Ekonomi Indonesia dengan Triliunan Rupiah Emas? Simak Peran Krusialnya dalam Mengelola Harta Karun Nasional!

    EraNusantara – Fenomena Bank Emas di Indonesia kini menjadi sorotan utama, tak hanya di kalangan investor, tetapi juga pemerintah. PT Pegadaian, institusi keuangan yang selama ini dikenal dengan layanan gadai, kini bertransformasi menjadi pilar krusial dalam pengelolaan ekosistem emas nasional. Peran strategis ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mengoptimalkan nilai tambah komoditas emas di dalam negeri. Presiden Prabowo Subianto, dalam Sidang Tahunan MPR RI, bahkan secara khusus menyoroti capaian Bank Emas yang diinisiasi oleh Pegadaian bersama PT Bank Syariah Indonesia (BSI). Menurut Prabowo, entitas ini telah berhasil mengelola 153 ton emas, sebuah volume yang merepresentasikan nilai fantastis sekitar Rp 360 triliun, atau setara dengan US$ 20 miliar.

    Prabowo menekankan bahwa inisiatif Bank Emas ini bukan sekadar tentang penyimpanan, melainkan upaya fundamental untuk memastikan emas Indonesia tidak hanya dieksploitasi dari tambang, tetapi juga disimpan, diperdagangkan, dan diberikan nilai tambah secara maksimal di tanah air. Ini adalah langkah konkret untuk mengalirkan manfaat ekonomi emas langsung ke dalam negeri.

    Fenomena Bank Emas: Bagaimana Pegadaian Mengubah Wajah Investasi dan Ekonomi Indonesia dengan Triliunan Rupiah Emas? Simak Peran Krusialnya dalam Mengelola Harta Karun Nasional!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Pegadaian: Lebih dari Sekadar Gadai, Penggerak Utama Ekosistem Bullion

    Sebagai salah satu entitas yang mengantongi izin penyelenggaraan kegiatan usaha bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pegadaian secara resmi meluncurkan Layanan Bank Emas pada Februari 2025. Sejak saat itu, jangkauan layanan Pegadaian melampaui bisnis gadai konvensional, merambah ke berbagai aspek pengelolaan emas. Portofolio produknya kini sangat beragam, meliputi Deposito Emas bagi individu maupun korporasi yang ingin menyimpan emas fisik atau saldo emas, Pinjaman Modal Kerja Emas yang didesain khusus untuk mendukung pelaku industri emas seperti pengrajin dan pedagang perhiasan, serta Jasa Titipan Emas Korporasi sebagai gold custodian bagi institusi dengan aset emas dalam jumlah besar. Tak ketinggalan, Pegadaian juga aktif sebagai gold provider melalui layanan perdagangan emas fisik 24 karat yang dilengkapi sertifikat resmi.

    Transformasi ini tercermin jelas dari pertumbuhan impresif kelolaan emas Pegadaian. Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan bahwa hingga April 2026, total kelolaan ekosistem emas yang berada di bawah manajemen Pegadaian telah mencapai angka fantastis, sekitar 145 ton.

    Secara spesifik, Damar merinci bahwa kelolaan Tabungan Emas Pegadaian saja sudah melampaui 20 ton, dengan valuasi menembus lebih dari Rp 51 triliun. Tak hanya itu, produk Cicilan Emas juga menunjukkan performa cemerlang dengan Outstanding Loan (OSL) yang melonjak 152,79% secara Year-on-Year (YoY), mencapai Rp 13,85 triliun per 30 April. Capaian ini menggarisbawahi besarnya aktivitas dan kepercayaan masyarakat terhadap bisnis berbasis emas yang dikelola Pegadaian.

    Ekosistem emas yang komprehensif ini ditopang oleh infrastruktur Pegadaian yang solid, meliputi jaringan lebih dari 4.000 outlet yang tersebar luas, fasilitas vault berstandar internasional untuk keamanan penyimpanan, jalur distribusi emas fisik yang efisien, serta sistem pencatatan emas fisik dan digital yang menjamin rasio underlying asset 1:1.

    Ekspansi ke Pasar Modal dan Kolaborasi Strategis

    Inovasi Pegadaian tak berhenti di layanan ritel dan korporasi. Ekosistem emas mereka kini merambah pasar modal. Sejak Agustus 2026, Exchange Traded Fund (ETF) Emas telah tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam skema ini, Pegadaian memegang peran vital sebagai penyedia underlying asset melalui Electronic Gold Receipt (EGR), sebuah bukti kepemilikan emas dalam bentuk elektronik yang merepresentasikan emas fisik. Penting dicatat, Pegadaian berfungsi sebagai underlying provider, bukan penerbit produk ETF itu sendiri, membuka akses investasi emas yang lebih luas bagi masyarakat melalui instrumen pasar modal.

    Tak hanya itu, penguatan ekosistem bullion juga dilakukan melalui kolaborasi strategis. Pegadaian aktif terlibat dalam pengembangan Indonesia Bullion Market Association (IBMA), sebuah platform yang bertujuan untuk memperdalam dan mengembangkan pasar bullion nasional.

    Dengan spektrum layanan yang begitu luas, jelas bahwa peran Pegadaian dalam industri emas telah berevolusi secara fundamental. Mereka bukan lagi sekadar penyedia layanan gadai, melainkan arsitek ekosistem yang menghubungkan investasi, penyimpanan, pembiayaan, perdagangan, hingga akses emas ke pasar modal. Penguatan ekosistem ini merupakan wujud nyata dari arahan pemerintah, sebagaimana ditekankan oleh Prabowo, agar emas Indonesia tidak hanya menjadi komoditas mentah yang diekstraksi, tetapi menjadi aset strategis yang disimpan, diperdagangkan, dan memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan di dalam negeri.

    Kinerja Keuangan yang Melesat di Tengah Transformasi

    Di balik ekspansi ekosistem emas ini, Pegadaian juga membukukan kinerja keuangan yang sangat solid. Laba bersih perusahaan melesat 84,4%, mencapai Rp 6,59 triliun, jauh di atas Rp 3,58 triliun pada periode

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    TERBONGKAR! Pelita Air Beri Kejutan Tak Terduga di Ketinggian: Tiket MotoGP Mandalika 2026 Gratis Menanti Penumpang Beruntung! Begini Cara Mendapatkannya!

    Ekonomi 18-09-2026 - 16.35

    Terkuak! Skandal ‘Nama Ajaib’ Guncang Kemenkeu: Dirjen Pajak dan Bea Cukai Desak Pembatalan Rotasi Purbaya, Suahasil Beri Sinyal Ini!

    Ekonomi 18-09-2026 - 16.06

    Anggaran Negara Terkuras! Subsidi BBM-Listrik Meroket 52%, Menkeu Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Pembengkakan Rp 331 Triliun Ini!

    Ekonomi 18-09-2026 - 12.35

    Terkuak! Skema ‘Anti-APBN’ Selamatkan Utang Kereta Cepat Whoosh Pasca Perubahan Pucuk Pimpinan Kemenkeu, Apa Itu?

    Ekonomi 18-09-2026 - 12.06

    Geger! Bisnis Waralaba Indonesia Tembus Rp 143 Triliun, Terungkap Sektor Penopang Utama dan Kunci Suksesnya untuk Calon Investor!

    Ekonomi 18-09-2026 - 08.35

    Waktu Kritis! RUU Ketenagakerjaan: Jika Tak Direvisi, Jakarta Terancam Banjir Puluhan Ribu Buruh. Akankah Kisah UU Cipta Kerja Jilid II Terulang?

    Ekonomi 18-09-2026 - 08.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0617 Views

    Cokelat Surabaya Tembus Malaysia! Kisah Sukses UMKM di Panggung Dunia: KRISTAInterFOOD 2026 Siap Guncang Pasar Global, Peluang Emas Ribuan Pelaku Kuliner Indonesia Terhampar!

    25-06-2026 - 02.0613 Views

    Piala Dunia 2026 Geger! Harga Tiket Perempat Final Anjlok 65% Setelah Tuan Rumah Tersingkir: Siapa Rugi, Siapa Untung? Fenomena Ekonomi Tak Terduga di Balik Pesta Bola Dunia!

    11-07-2026 - 16.0612 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.