Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    TV 43 Inci Murah Meriah di Transmart

    03-10-2026 - 20.20

    Transmart Full Day Sale Diskon Menggila Besok

    03-10-2026 - 19.35

    Transmart Sale: Diskon Jutaan Rupiah Menanti

    03-10-2026 - 19.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • TV 43 Inci Murah Meriah di Transmart
    • Transmart Full Day Sale Diskon Menggila Besok
    • Transmart Sale: Diskon Jutaan Rupiah Menanti
    • Bahodopi: Dari Peta Usang ke Jantung Industri Nasional
    • Strategi Baru Hilirisasi Indonesia
    • Nasib Perajin Tahu Tempe di Tengah Lonjakan Harga Kedelai
    • Ukuran Tahu Tempe Susut Perajin Tercekik
    • Impor KRL Bekas Jepang Bukan Jual Beli
    • Polemik Impor KRL Bekas Usia 25 Tahun
    • Peternak Ayam Tercekik: Modal Rp23 Ribu, Jual Rp21 Ribu
    Sabtu, 3 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      TV 43 Inci Murah Meriah di Transmart

      03-10-2026 - 20.20

      Transmart Full Day Sale Diskon Menggila Besok

      03-10-2026 - 19.35

      Transmart Sale: Diskon Jutaan Rupiah Menanti

      03-10-2026 - 19.06

      Bahodopi: Dari Peta Usang ke Jantung Industri Nasional

      03-10-2026 - 16.35

      Strategi Baru Hilirisasi Indonesia

      03-10-2026 - 16.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Peternak Ayam Tercekik: Modal Rp23 Ribu, Jual Rp21 Ribu

    Peternak Ayam Tercekik: Modal Rp23 Ribu, Jual Rp21 Ribu

    Ekonomi 03-10-2026 - 12.353 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Peternak Ayam Tercekik: Modal Rp23 Ribu, Jual Rp21 Ribu

    Eranusantara.co – Industri peternakan ayam broiler di Indonesia kembali menghadapi badai. Para peternak mandiri mengeluhkan tekanan ganda berupa lonjakan biaya produksi yang signifikan, berbanding terbalik dengan anjloknya harga jual ayam hidup (live bird/LB) di tingkat kandang. Situasi ini menciptakan jurang kerugian yang dalam, di mana biaya pokok produksi (HPP) telah mencapai Rp 23.000-Rp 23.500 per kilogram, sementara harga jual hanya berkisar Rp 21.000-Rp 22.000 per kilogram.

    Kondisi pelik ini telah berlangsung sejak awal tahun 2026, menurut Asep Saepudin dari Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo). Ia mengungkapkan bahwa salah satu pemicu utama adalah kenaikan harga pakan yang tak terkendali. Harga pakan jenis starter untuk ayam berumur 7-21 hari, misalnya, kini rata-rata di atas Rp 9.400 per kilogram, jauh melampaui harga normalnya yang berkisar Rp 8.000-Rp 8.500 per kilogram. "Harga live bird sudah turun per hari ini Rp 21.000-Rp 22.000/kg di kandang ya. HPP kami sudah Rp 23.000/kg. Pusing kami," keluh Asep kepada Eranusantara.co pada Sabtu (3/10/2026).

    Peternak Ayam Tercekik: Modal Rp23 Ribu, Jual Rp21 Ribu
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kenaikan harga pakan ini, lanjut Asep, tak lepas dari meroketnya harga bahan baku utama, yakni jagung. Informasi yang diterima peternak menunjukkan bahwa harga jagung saat ini telah menembus angka di atas Rp 7.800 per kilogram, bahkan banyak yang mencapai lebih dari Rp 8.000 per kilogram. Padahal, jagung merupakan komponen vital dalam formulasi pakan ayam. Selain pakan, peternak juga harus menanggung beban biaya pembelian anak ayam umur sehari (Day Old Chick/DOC) yang juga mengalami kenaikan drastis. Harga DOC kini berada di kisaran Rp 7.500-Rp 8.500 per ekor, melonjak dari sebelumnya yang hanya Rp 6.000 per ekor.

    Meskipun daya serap pasar terhadap ayam potong relatif stabil, Asep menjelaskan bahwa kelebihan pasokan di sejumlah wilayah menjadi bumerang bagi peternak. Stok ayam yang melimpah memberikan banyak pilihan kepada pembeli atau pengepul, yang kemudian memanfaatkan situasi ini untuk menekan harga beli di tingkat kandang. Akibatnya, peternak harus pasrah menjual ayam mereka di bawah biaya produksi, yang secara langsung mengancam keberlangsungan usaha mereka.

    Menyikapi krisis ini, Permindo mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret. Beberapa tuntutan utama yang disampaikan antara lain adalah menekan harga bahan baku pakan, khususnya jagung, agar harga pakan jadi dapat kembali stabil di kisaran Rp 7.000-Rp 8.000 per kilogram seperti pada tahun 2025. Selain itu, peternak juga meminta pemerintah untuk menetapkan harga DOC pada kisaran yang lebih wajar, yakni Rp 5.500-Rp 6.000 per ekor. Poin krusial lainnya adalah permintaan untuk menaikkan Harga Acuan Penjualan (HAP) ayam hidup menjadi Rp 27.000 per kilogram, dengan mempertimbangkan tingginya biaya pakan dan DOC yang harus ditanggung peternak saat ini. Intervensi pemerintah diharapkan dapat menyelamatkan ribuan peternak mandiri dari jurang kebangkrutan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    TV 43 Inci Murah Meriah di Transmart

    Ekonomi 03-10-2026 - 20.20

    Transmart Full Day Sale Diskon Menggila Besok

    Ekonomi 03-10-2026 - 19.35

    Transmart Sale: Diskon Jutaan Rupiah Menanti

    Ekonomi 03-10-2026 - 19.06

    Bahodopi: Dari Peta Usang ke Jantung Industri Nasional

    Ekonomi 03-10-2026 - 16.35

    Strategi Baru Hilirisasi Indonesia

    Ekonomi 03-10-2026 - 16.35

    Nasib Perajin Tahu Tempe di Tengah Lonjakan Harga Kedelai

    Ekonomi 03-10-2026 - 16.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.