Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    12-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan
    • Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat
    • Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi
    • Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN
    • Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui
    • SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari
    • Misteri Defisit APBN Capai Rp 319 Triliun
    • Strategi Baru Suahasil Kelola Kemenkeu
    • Mentan Siapkan Solusi Abadi Peternakan Nasional
    • Lombok Berdenyut Sambut Pesta Balap Dunia 2026
    Selasa, 13 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

      12-10-2026 - 08.35

      Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

      12-10-2026 - 08.06

      Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

      12-10-2026 - 07.35

      Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

      12-10-2026 - 07.20

      Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

      12-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Peringatan Keras dari Beijing! China Siapkan ‘Tembok Tarif’ 55% untuk Daging Sapi Impor, Daftar Negara Ini Terancam Guncangan Ekonomi Hebat!

    Peringatan Keras dari Beijing! China Siapkan ‘Tembok Tarif’ 55% untuk Daging Sapi Impor, Daftar Negara Ini Terancam Guncangan Ekonomi Hebat!

    Ekonomi 01-01-2026 - 05.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Peringatan Keras dari Beijing! China Siapkan 'Tembok Tarif' 55% untuk Daging Sapi Impor, Daftar Negara Ini Terancam Guncangan Ekonomi Hebat!

    EraNusantara – Pemerintah China telah mengeluarkan kebijakan mengejutkan yang berpotensi mengguncang pasar daging sapi global. Mulai Januari 2026 hingga akhir 2028, Beijing akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 55% untuk impor daging sapi dari beberapa negara, termasuk Australia, Brasil, dan Amerika Serikat, jika volume impor melebihi batas kuota yang telah ditetapkan. Langkah protektif ini diambil sebagai respons terhadap kondisi pasar domestik China yang mengalami kelebihan pasokan dan penurunan harga signifikan.

    Kebijakan yang diumumkan oleh Kementerian Perdagangan China ini datang di tengah tren menurunnya harga daging sapi di pasar lokal selama beberapa tahun terakhir. Fenomena ini disebabkan oleh kombinasi kelebihan pasokan dan kurangnya permintaan dari konsumen. Ironisnya, di saat yang sama, impor daging sapi ke Negeri Tirai Bambu justru terus melonjak, memperparah tekanan pada industri peternakan dalam negeri.

    Peringatan Keras dari Beijing! China Siapkan 'Tembok Tarif' 55% untuk Daging Sapi Impor, Daftar Negara Ini Terancam Guncangan Ekonomi Hebat!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Penyelidik menemukan bahwa impor daging sapi telah merusak industri dalam negeri," demikian pernyataan Kementerian Perdagangan China, seperti dikutip eranusantara.co dari CNA pada Rabu (31/12/2025). Penyelidikan komprehensif ini mencakup berbagai jenis daging sapi, mulai dari yang segar, beku, bertulang, hingga tanpa tulang, menunjukkan keseriusan pemerintah China dalam melindungi produsen lokalnya.

    Mekanisme penerapan tarif ini cukup spesifik. Setiap negara pengekspor telah diberikan kuota tahunan. Tarif tambahan sebesar 55% hanya akan dikenakan pada volume daging sapi yang diimpor melebihi batas kuota tersebut. Menariknya, pemerintah China juga mengindikasikan bahwa besaran kuota ini akan sedikit meningkat setiap tahun, dan bea masuk tambahan akan secara bertahap dikurangi seiring waktu, menunjukkan adanya fleksibilitas dalam jangka panjang.

    Untuk tahun 2026, Brasil mendapatkan kuota impor daging sapi terbesar, yakni sebesar 1,1 juta ton. Diikuti oleh Argentina dengan kuota sekitar setengah dari jumlah tersebut. Sementara itu, Australia akan menghadapi kuota sekitar 200.000 ton, dan Amerika Serikat sebesar 164.000 ton. Angka-angka ini mencerminkan prioritas dan hubungan dagang China dengan masing-masing negara.

    Seorang juru bicara pemerintah China menegaskan bahwa "penerapan pengamanan terhadap daging sapi impor dimaksudkan untuk sementara membantu industri dalam negeri melewati kesulitan, bukan untuk membatasi perdagangan daging sapi normal." Pernyataan ini mencoba meredakan kekhawatiran akan proteksionisme berlebihan, meskipun dampaknya terhadap pasar global tak bisa diabaikan.

    Langkah ini diperkirakan akan memaksa negara-negara pengekspor utama untuk meninjau kembali strategi ekspor mereka ke pasar China yang sangat besar dan krusial. Meskipun China mengklaim ini adalah langkah sementara untuk melindungi industri domestik, dampaknya terhadap rantai pasok global dan harga daging sapi internasional patut dicermati. Ini juga menyoroti dilema yang dihadapi ekonomi besar ketika mencoba menyeimbangkan kebutuhan pasar domestik dengan komitmen perdagangan internasional, menciptakan dinamika baru dalam lanskap ekonomi global.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.35

    Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.20

    Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.35

    SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0627 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0627 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.