Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Geger Istana! Prabowo Beri Mandat Khusus Dirjen Bea Cukai: Laut Malaka Jadi Saksi Perang Melawan Barang Ilegal, Nasib Industri Tekstil RI di Ujung Tanduk?

    23-09-2026 - 02.35

    BADAI SANKSI HANTAM KALIMANTAN! 5 Perusahaan Pengelola Lahan Terlibat Karhutla Kehilangan Izin Operasi. Ini Dampak Ekonomi dan Pesan Tegas Pemerintah: Siapa Selanjutnya?

    23-09-2026 - 02.06

    Gebrak Meja Istana! Prabowo Desak Percepatan Perjanjian Dagang Krusial dengan Eropa, Akankah Ekspor Indonesia Melesat Tahun Depan?

    22-09-2026 - 22.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Geger Istana! Prabowo Beri Mandat Khusus Dirjen Bea Cukai: Laut Malaka Jadi Saksi Perang Melawan Barang Ilegal, Nasib Industri Tekstil RI di Ujung Tanduk?
    • BADAI SANKSI HANTAM KALIMANTAN! 5 Perusahaan Pengelola Lahan Terlibat Karhutla Kehilangan Izin Operasi. Ini Dampak Ekonomi dan Pesan Tegas Pemerintah: Siapa Selanjutnya?
    • Gebrak Meja Istana! Prabowo Desak Percepatan Perjanjian Dagang Krusial dengan Eropa, Akankah Ekspor Indonesia Melesat Tahun Depan?
    • Bukan Cuma Uang! PNM Ungkap Strategi Rahasia Bangkitkan Semangat Ratusan Korban Gempa NTT, Ada Teknik ‘Butterfly Hug’ yang Bikin Penasaran!
    • Bukan Sekadar Sidak! Mendag Ungkap Sistem Canggih Jerat Pedagang Minyakita Nakal: Izin Usaha Terancam Dicabut, Pasokan Terputus!
    • BUMN Tekstil Terkatung-katung, Bos Danantara Pecahkan Kebuntuan dengan Rencana Berani: Bukan Sekadar Wacana, Tapi Revolusi Industri!
    • Peringatan Dini dari Mendag! Harga Minyak Dunia Meroket Tajam, Akankah Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Tertekan?
    • Langit Iran Tertutup Rapat! Washington Keluarkan Ultimatum Mengerikan: Siapa Berani Bantu, Siap-siap Didepak dari Sistem Dolar Global!
    • Rahasia di Balik Gelombang Baju Bekas Ilegal yang Tak Pernah Surut: Kepala Bea Cukai Ungkap Tiga Faktor Utama, Salah Satunya Bikin Geleng-Geleng Kepala!
    Rabu, 23 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Geger Istana! Prabowo Beri Mandat Khusus Dirjen Bea Cukai: Laut Malaka Jadi Saksi Perang Melawan Barang Ilegal, Nasib Industri Tekstil RI di Ujung Tanduk?

      23-09-2026 - 02.35

      BADAI SANKSI HANTAM KALIMANTAN! 5 Perusahaan Pengelola Lahan Terlibat Karhutla Kehilangan Izin Operasi. Ini Dampak Ekonomi dan Pesan Tegas Pemerintah: Siapa Selanjutnya?

      23-09-2026 - 02.06

      Gebrak Meja Istana! Prabowo Desak Percepatan Perjanjian Dagang Krusial dengan Eropa, Akankah Ekspor Indonesia Melesat Tahun Depan?

      22-09-2026 - 22.35

      Bukan Cuma Uang! PNM Ungkap Strategi Rahasia Bangkitkan Semangat Ratusan Korban Gempa NTT, Ada Teknik ‘Butterfly Hug’ yang Bikin Penasaran!

      22-09-2026 - 22.06

      Bukan Sekadar Sidak! Mendag Ungkap Sistem Canggih Jerat Pedagang Minyakita Nakal: Izin Usaha Terancam Dicabut, Pasokan Terputus!

      22-09-2026 - 19.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Geger Istana! Prabowo Beri Mandat Khusus Dirjen Bea Cukai: Laut Malaka Jadi Saksi Perang Melawan Barang Ilegal, Nasib Industri Tekstil RI di Ujung Tanduk?

    Geger Istana! Prabowo Beri Mandat Khusus Dirjen Bea Cukai: Laut Malaka Jadi Saksi Perang Melawan Barang Ilegal, Nasib Industri Tekstil RI di Ujung Tanduk?

    Ekonomi 23-09-2026 - 02.353 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Geger Istana! Prabowo Beri Mandat Khusus Dirjen Bea Cukai: Laut Malaka Jadi Saksi Perang Melawan Barang Ilegal, Nasib Industri Tekstil RI di Ujung Tanduk?

    EraNusantara – Jakarta – Sebuah mandat penting baru saja diterima oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Setelah pertemuan strategis di Istana Kepresidenan, Djaka mengungkapkan bahwa tugas utamanya kini adalah mengencangkan sabuk pengawasan di seluruh perbatasan negara, khususnya di wilayah pesisir yang rentan, demi membendung arus penyelundupan barang-barang ilegal dan terlarang yang mengancam stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.

    Djaka secara spesifik menyebutkan jenis barang yang menjadi target utama: mulai dari narkotika yang merusak generasi bangsa, hingga balpres atau pakaian bekas impor ilegal yang memukul telak industri tekstil domestik. "Dipanggil, tadi disuruh memperketat perbatasan dan wilayah pesisir. Dari penyelundupan barang-barang ilegal maupun barang-barang yang dilarang," ujar Djaka kepada eranusantara.co di Kompleks Istana Kepresidenan, pada Selasa lalu.

    Geger Istana! Prabowo Beri Mandat Khusus Dirjen Bea Cukai: Laut Malaka Jadi Saksi Perang Melawan Barang Ilegal, Nasib Industri Tekstil RI di Ujung Tanduk?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Ia menegaskan, "Ya narkoba, balpres, dan sebagainya yang bentuknya terlarang ya," menggarisbawahi urgensi penanganan masalah ini yang tidak hanya berdimensi hukum, tetapi juga sosial dan ekonomi.

    Untuk merealisasikan mandat ini, Bea Cukai telah menyiapkan serangkaian strategi komprehensif. Penambahan peralatan canggih dan peningkatan jumlah personel menjadi prioritas utama. Djaka menyoroti Laut Selat Malaka sebagai salah satu titik krusial yang memerlukan penjagaan ekstra ketat. "Di sepanjang laut Selat Malaka kan kita ada pangkalan sarana operasi kan, di situ kita ada beberapa, ada sekitar hampir seratus lebih kapal ya, nanti kita akan, akan berdayakan semua. Tapi semuanya itu tergantung anggaran yang ada," jelasnya, menunjukkan kesiapan armada yang dimiliki namun tetap bergantung pada alokasi dana.

    Kabar baiknya, dukungan finansial untuk misi penting ini telah diamankan. Djaka mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendapatkan penambahan anggaran saat rapat di Badan Anggaran DPR. "Ya kita sudah dikasih penambahan anggaran kemarin pada saat rapat di badan anggaran," imbuhnya, menandakan komitmen pemerintah dan parlemen dalam mendukung penguatan Bea Cukai.

    Penugasan khusus ini tidak lepas dari upaya pemerintah dalam melindungi sektor industri dalam negeri. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, yang turut hadir dalam rapat terbatas mengenai pengembangan industri tekstil dan produk tekstil (TPT), menjelaskan bahwa Djaka memang diinstruksikan untuk segera menertibkan masuknya balpres tekstil impor ilegal. "Khusus untuk di hilir, yaitu terkait dengan garmen, di mana gangguan-gangguan melalui impor kiloan ataupun impor yang balpres, itu tadi juga diminta Pak Dirjen Bea Cukai untuk segera ditertibkan. Karena hal ini sangat mengganggu produsen-produsen garmen di dalam negeri," papar Airlangga. Pernyataan ini menegaskan betapa seriusnya dampak barang ilegal terhadap keberlangsungan usaha dan lapangan kerja di sektor tekstil.

    Dengan mandat langsung dari Presiden dan dukungan anggaran yang memadai, Bea Cukai di bawah kepemimpinan Djaka Budhi Utama siap menghadapi tantangan berat di perbatasan. Misi ini bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang menjaga kedaulatan ekonomi dan melindungi masa depan industri nasional dari ancaman barang ilegal.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    BADAI SANKSI HANTAM KALIMANTAN! 5 Perusahaan Pengelola Lahan Terlibat Karhutla Kehilangan Izin Operasi. Ini Dampak Ekonomi dan Pesan Tegas Pemerintah: Siapa Selanjutnya?

    Ekonomi 23-09-2026 - 02.06

    Gebrak Meja Istana! Prabowo Desak Percepatan Perjanjian Dagang Krusial dengan Eropa, Akankah Ekspor Indonesia Melesat Tahun Depan?

    Ekonomi 22-09-2026 - 22.35

    Bukan Cuma Uang! PNM Ungkap Strategi Rahasia Bangkitkan Semangat Ratusan Korban Gempa NTT, Ada Teknik ‘Butterfly Hug’ yang Bikin Penasaran!

    Ekonomi 22-09-2026 - 22.06

    Bukan Sekadar Sidak! Mendag Ungkap Sistem Canggih Jerat Pedagang Minyakita Nakal: Izin Usaha Terancam Dicabut, Pasokan Terputus!

    Ekonomi 22-09-2026 - 19.35

    BUMN Tekstil Terkatung-katung, Bos Danantara Pecahkan Kebuntuan dengan Rencana Berani: Bukan Sekadar Wacana, Tapi Revolusi Industri!

    Ekonomi 22-09-2026 - 19.06

    Peringatan Dini dari Mendag! Harga Minyak Dunia Meroket Tajam, Akankah Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Tertekan?

    Ekonomi 22-09-2026 - 16.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0621 Views

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0621 Views

    Mengejutkan! Daya Saing Indonesia Terjun Bebas di Kancah Global: Apakah Sinyal Bahaya Bagi Investasi dan Masa Depan Ekonomi?

    24-06-2026 - 22.0617 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.