EraNusantara – PT Danareksa (Persero), holding BUMN yang menaungi beragam sektor strategis, baru-baru ini mengumumkan perombakan signifikan pada struktur kepemimpinan puncaknya. Informasi yang dihimpun eranusantara.co dari unggahan resmi akun Instagram Danareksa (@danareksa.id) menunjukkan bahwa tongkat estafet Direktur Utama (Dirut) kini beralih ke tangan Ngurah Wirawan, menggantikan Yadi Jaya Ruchandi yang sebelumnya memimpin perusahaan pelat merah ini.
Yadi Jaya Ruchandi sendiri telah menjabat sebagai Dirut pada periode sebelumnya, dan kini Ngurah Wirawan siap memimpin Danareksa dengan visi baru. Penunjukan ini menandai babak baru bagi perusahaan investasi milik negara tersebut, yang diharapkan dapat membawa angin segar dalam pengelolaan aset dan portofolio bisnisnya.

Selain posisi Dirut, beberapa direksi lain juga mengalami penyegaran untuk memperkuat tim manajemen. Susunan Direksi Danareksa terbaru adalah sebagai berikut:
- Direktur Utama: Ngurah Wirawan
- Direktur Bisnis: Chris Soemijantoro
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Ahmad Fauzie Nur
- Direktur Operasi: Ardian Cholid
- Direktur SDM dan Hukum: Andi Seto Gadhista Asapa
Dalam pernyataannya, Danareksa menegaskan komitmennya untuk melanjutkan langkah transformasi. "Dengan semangat kepemimpinan baru, Danareksa melanjutkan langkah transformasi, memperkuat sinergi, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan perusahaan dan Indonesia," demikian kutipan dari akun Instagram Danareksa yang diakses eranusantara.co pada Jumat lalu. Pernyataan ini mengindikasikan fokus pada penguatan internal dan peran strategis Danareksa dalam perekonomian nasional melalui sinergi antar anak perusahaan.
Sebagai informasi tambahan, PT Danareksa (Persero) merupakan salah satu holding BUMN terbesar yang membawahi 14 perusahaan di berbagai sektor vital. Cakupan bisnisnya meliputi kawasan industri, jasa konstruksi, jasa keuangan, hingga media dan teknologi. Peran Danareksa sangat krusial dalam mendukung ekosistem BUMN dan pembangunan ekonomi Indonesia, menjadikannya pemain kunci dalam peta investasi dan pengembangan infrastruktur nasional. Perubahan kepemimpinan ini tentu akan menjadi sorotan para pelaku pasar dan pengamat ekonomi.
Editor: Rockdisc