Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Bukan Sekadar Bansos! Pemerintah Ubah Jutaan Penerima PKH Jadi Pemilik Bisnis & Raih Keuntungan Melalui Koperasi Desa Merah Putih – Apa Rahasianya?

    11-03-2026 - 05.06

    Purbaya Bongkar Rahasia Perubahan Hati Prabowo: Bea Cukai Selamat dari ‘Hukuman’ SGS, Kinerja Gemilang Jadi Kunci!

    10-03-2026 - 19.06

    Siap Hadapi Badai Ekonomi? Bekali Diri dengan Sertifikasi Risiko Paling Dicari Ini & Amankan Masa Depan Karier Anda!

    10-03-2026 - 05.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Bukan Sekadar Bansos! Pemerintah Ubah Jutaan Penerima PKH Jadi Pemilik Bisnis & Raih Keuntungan Melalui Koperasi Desa Merah Putih – Apa Rahasianya?
    • Purbaya Bongkar Rahasia Perubahan Hati Prabowo: Bea Cukai Selamat dari ‘Hukuman’ SGS, Kinerja Gemilang Jadi Kunci!
    • Siap Hadapi Badai Ekonomi? Bekali Diri dengan Sertifikasi Risiko Paling Dicari Ini & Amankan Masa Depan Karier Anda!
    • Terungkap! Di Tengah Badai Krisis Global, Prabowo Bocorkan ‘Kekuatan Tersembunyi’ Indonesia: Bukan Hanya Swasembada Pangan, Tapi Ada Kekayaan Baru yang Mengejutkan!
    • Indonesia Aman! Cadangan Beras Nasional Capai Angka Fantastis, Cukup untuk 324 Hari ke Depan. Bagaimana Pemerintah Menjamin Stabilitas Harga?
    • Geger Solo Raya! BGN Bongkar 78 Dapur Gizi Nasional ‘Bermasalah’, Soroti Tata Kelola dan Kualitas Program Vital Masyarakat – Apa yang Sebenarnya Terjadi?
    • Cikini Gold Center: Bukan Sekadar Jual Beli, Ini Rahasia Pedagang Emas Raup Cuan Melimpah di Tengah Gejolak Pasar!
    • Harga TV 75 Inch UHD Smart Bikin Melongo! Transmart Full Day Sale Tawarkan Diskon Gila-gilaan, Cuma Sehari! Intip Strategi Hematnya di Sini!
    • Defisit APBN Februari Tembus Rp 135 Triliun: Sinyal Merah atau Justru Pertanda Baik? Menkeu Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan!
    • Alarm Ekonomi Berbunyi? APBN RI Februari 2026 Defisit Fantastis Rp 135,7 Triliun! Apa Implikasinya bagi Kantong Rakyat?
    Rabu, 11 Maret 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Bukan Sekadar Bansos! Pemerintah Ubah Jutaan Penerima PKH Jadi Pemilik Bisnis & Raih Keuntungan Melalui Koperasi Desa Merah Putih – Apa Rahasianya?

      11-03-2026 - 05.06

      Purbaya Bongkar Rahasia Perubahan Hati Prabowo: Bea Cukai Selamat dari ‘Hukuman’ SGS, Kinerja Gemilang Jadi Kunci!

      10-03-2026 - 19.06

      Siap Hadapi Badai Ekonomi? Bekali Diri dengan Sertifikasi Risiko Paling Dicari Ini & Amankan Masa Depan Karier Anda!

      10-03-2026 - 05.06

      Terungkap! Di Tengah Badai Krisis Global, Prabowo Bocorkan ‘Kekuatan Tersembunyi’ Indonesia: Bukan Hanya Swasembada Pangan, Tapi Ada Kekayaan Baru yang Mengejutkan!

      09-03-2026 - 19.06

      Indonesia Aman! Cadangan Beras Nasional Capai Angka Fantastis, Cukup untuk 324 Hari ke Depan. Bagaimana Pemerintah Menjamin Stabilitas Harga?

      09-03-2026 - 05.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Terbongkar! Modus ‘Selimut Basah’ Gagal Total di Soetta, Nyaris 100 Ribu Baby Lobster Gagal Diselundupkan! Ancaman Kerugian Ekonomi Nasional Milyaran Rupiah Terhindar.

    Terbongkar! Modus ‘Selimut Basah’ Gagal Total di Soetta, Nyaris 100 Ribu Baby Lobster Gagal Diselundupkan! Ancaman Kerugian Ekonomi Nasional Milyaran Rupiah Terhindar.

    Ekonomi 09-01-2026 - 19.064 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Terbongkar! Modus 'Selimut Basah' Gagal Total di Soetta, Nyaris 100 Ribu Baby Lobster Gagal Diselundupkan! Ancaman Kerugian Ekonomi Nasional Milyaran Rupiah Terhindar.

    EraNusantara – Upaya penyelundupan benih bening lobster (BBL) atau yang akrab disebut baby lobster kembali berhasil digagalkan di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Dalam serangkaian penindakan yang berlangsung intensif, total hampir 100 ribu ekor baby lobster berhasil diamankan, mencegah kerugian ekonomi yang signifikan bagi negara. Modus operandi yang digunakan para pelaku, yakni menyembunyikan komoditas bernilai tinggi ini dalam "selimut basah", terbukti tidak mampu mengelabui kewaspadaan petugas gabungan.

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, bersinergi dengan Aviation Security (AVSEC) Bandara Soetta, mencatat tiga kali penggagalan penyelundupan dalam rentang waktu yang berdekatan, yaitu pada tanggal 20 dan 27 Desember 2025, serta 8 Januari 2026. Penindakan ini berhasil mengamankan empat penumpang berinisial FE, DR, UH, dan FD yang berencana terbang menuju Kamboja dan Singapura menggunakan penerbangan berbeda.

    Terbongkar! Modus 'Selimut Basah' Gagal Total di Soetta, Nyaris 100 Ribu Baby Lobster Gagal Diselundupkan! Ancaman Kerugian Ekonomi Nasional Milyaran Rupiah Terhindar.
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menegaskan pentingnya penindakan ini. "Setiap penyelundupan baby lobster merugikan nelayan dan menghambat keberlanjutan usaha perikanan nasional. Bea Cukai hadir untuk mencegah eksploitasi ilegal sumber daya alam yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," ujar Djaka dalam keterangan tertulis yang diterima eranusantara.co pada Jumat (9/1/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi dampak ekonomi yang luas dari aktivitas ilegal tersebut, mulai dari kerugian pendapatan negara hingga ancaman terhadap ekosistem laut dan mata pencaharian nelayan lokal yang bergantung pada sumber daya ini.

    Kronologi penindakan bermula dari kecermatan analisis dan pengawasan penumpang oleh Bea Cukai Soetta. Pada kasus pertama, Sabtu (20/12/2025), informasi dari AVSEC Terminal 2F mengarah pada koper bagasi mencurigakan milik penumpang rute Jakarta-Kamboja. Hasil pemeriksaan terhadap FE menunjukkan adanya 24.770 ekor baby lobster jenis Pasir yang disembunyikan dalam selimut basah yang terbungkus plastik.

    Seminggu kemudian, Sabtu (27/12/2025), modus serupa kembali terendus. Petugas Bea Cukai menerima informasi yang sama mengenai koper mencurigakan dengan rute tujuan Jakarta-Kamboja. Kali ini, penumpang berinisial DR kedapatan membawa 29.780 ekor baby lobster jenis Pasir. Dari hasil wawancara singkat, terungkap bahwa DR diperintah oleh UH dengan imbalan Rp 5 juta, mengindikasikan adanya jaringan terorganisir di balik upaya penyelundupan ini.

    Puncak penindakan terjadi pada Kamis (8/1/2026) pukul 10.50 WIB. Setelah UH teridentifikasi sebagai target dalam sistem, petugas mendapati bahwa ia bepergian bersama rekannya, FD, yang berangkat dengan penerbangan berbeda menuju Singapura. Penelusuran terhadap bagasi kedua penumpang tersebut mengungkap koper lain yang juga berisi baby lobster. Pemeriksaan lanjutan membuktikan adanya 43.615 ekor baby lobster jenis Pasir yang dikemas dengan metode penyamaran yang sama, yaitu dalam selimut basah berisi oksigen dan es, untuk mengelabui petugas.

    Total keseluruhan baby lobster yang berhasil diselamatkan dari ketiga kasus tersebut mencapai 98.165 ekor. Para tersangka kini telah diamankan di Kantor Bea Cukai Soetta untuk penyelidikan lebih lanjut. Mereka dijerat dengan dugaan Pasal 102A Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, dengan ancaman hukuman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar. Hukuman berat ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan ekonomi yang merugikan negara.

    Terkait barang bukti, untuk kasus 1 dan 2, baby lobster telah dilakukan pencacahan dan pemusnahan bersama Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Banten di Instalasi Karantina Hewan Bandara Soetta. Sementara itu, untuk kasus 3, baby lobster yang diselamatkan telah dilakukan pencacahan dan pelepasliaran bersama Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Banten serta PSPL di Pantai Ancol Jakarta Utara pada Jumat (9/1/2026). Langkah pelepasliaran ini menunjukkan komitmen untuk mengembalikan sumber daya alam ke habitat aslinya, mendukung keberlanjutan ekosistem.

    Djaka Budhi Utama kembali menegaskan komitmen lembaganya. "Kami akan terus memperkuat sinergi dan pengawasan untuk memastikan sumber daya alam Indonesia dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan segelintir pihak melalui praktik ilegal," pungkasnya. Penindakan ini menjadi pengingat keras bahwa upaya eksploitasi sumber daya alam secara ilegal akan terus dihadapi dengan tegas demi menjaga stabilitas ekonomi dan kelestarian lingkungan Indonesia.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Bukan Sekadar Bansos! Pemerintah Ubah Jutaan Penerima PKH Jadi Pemilik Bisnis & Raih Keuntungan Melalui Koperasi Desa Merah Putih – Apa Rahasianya?

    Ekonomi 11-03-2026 - 05.06

    Purbaya Bongkar Rahasia Perubahan Hati Prabowo: Bea Cukai Selamat dari ‘Hukuman’ SGS, Kinerja Gemilang Jadi Kunci!

    Ekonomi 10-03-2026 - 19.06

    Siap Hadapi Badai Ekonomi? Bekali Diri dengan Sertifikasi Risiko Paling Dicari Ini & Amankan Masa Depan Karier Anda!

    Ekonomi 10-03-2026 - 05.06

    Terungkap! Di Tengah Badai Krisis Global, Prabowo Bocorkan ‘Kekuatan Tersembunyi’ Indonesia: Bukan Hanya Swasembada Pangan, Tapi Ada Kekayaan Baru yang Mengejutkan!

    Ekonomi 09-03-2026 - 19.06

    Indonesia Aman! Cadangan Beras Nasional Capai Angka Fantastis, Cukup untuk 324 Hari ke Depan. Bagaimana Pemerintah Menjamin Stabilitas Harga?

    Ekonomi 09-03-2026 - 05.06

    Geger Solo Raya! BGN Bongkar 78 Dapur Gizi Nasional ‘Bermasalah’, Soroti Tata Kelola dan Kualitas Program Vital Masyarakat – Apa yang Sebenarnya Terjadi?

    Ekonomi 08-03-2026 - 19.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0616 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0610 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.449 Views
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.