Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Kejutan di Istana Airlangga Pamer Maung Limousine

    06-10-2026 - 05.35

    Nasib Ratusan Dapur Gizi Gratis di Ujung Tanduk

    06-10-2026 - 05.06

    Teka Teki Tunggakan Dana Mitra Gizi

    06-10-2026 - 04.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Kejutan di Istana Airlangga Pamer Maung Limousine
    • Nasib Ratusan Dapur Gizi Gratis di Ujung Tanduk
    • Teka Teki Tunggakan Dana Mitra Gizi
    • Teka Teki Harga Cabai dan Nasib Peternak Ayam
    • KRL Bekas Jepang: Menhub Belum Putuskan Bos Danantara Buka Suara
    • DPR Ketok Palu Dua Anggota BPK Baru Periode 2026
    • Banyak Kementerian Baru Anggaran Siap
    • Mobil Maung Jadi Kendaraan Menteri Baru
    • Hanya 15 BUMN Sumbang Dividen Mayoritas Negara
    • Nasib Buruh Segera Menemukan Titik Terang
    Selasa, 6 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Kejutan di Istana Airlangga Pamer Maung Limousine

      06-10-2026 - 05.35

      Nasib Ratusan Dapur Gizi Gratis di Ujung Tanduk

      06-10-2026 - 05.06

      Teka Teki Tunggakan Dana Mitra Gizi

      06-10-2026 - 04.35

      Teka Teki Harga Cabai dan Nasib Peternak Ayam

      06-10-2026 - 04.20

      KRL Bekas Jepang: Menhub Belum Putuskan Bos Danantara Buka Suara

      06-10-2026 - 02.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Nasib Ratusan Dapur Gizi Gratis di Ujung Tanduk

    Nasib Ratusan Dapur Gizi Gratis di Ujung Tanduk

    Ekonomi 06-10-2026 - 05.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Nasib Ratusan Dapur Gizi Gratis di Ujung Tanduk

    Eranusantara.co – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah menghadapi tantangan serius setelah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengungkapkan bahwa sekitar 500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang terlibat dalam program tersebut saat ini berstatus diberhentikan sementara atau disuspend. Penangguhan ini merupakan bagian dari upaya ketat BGN untuk memastikan standar keamanan dan higienitas pangan bagi masyarakat.

    Sudaryono menjelaskan bahwa penangguhan ratusan dapur ini bukan tanpa alasan kuat. Berbagai masalah fundamental ditemukan, mulai dari persoalan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang tidak memadai, adanya riwayat kasus keracunan makanan, hingga kebutuhan mendesak akan perbaikan infrastruktur dan prosedur operasional. Angka 500 dapur yang disuspend ini merupakan bagian signifikan dari sekitar 1.100 dapur yang belum mendapatkan Penetapan Penerima Manfaat Sementara (SPS) untuk program MBG.

    Nasib Ratusan Dapur Gizi Gratis di Ujung Tanduk
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Dari 1.100 dapur yang belum mendapatkan SPS, sekitar 500 di antaranya kami suspend. Alasan utamanya beragam, mulai dari masalah IPAL, pernah terjadi kasus keracunan makanan, atau memang masih memerlukan perbaikan menyeluruh," ujar Sudaryono saat ditemui di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, pada Senin (5/10/2026). Pernyataan ini menegaskan komitmen BGN untuk tidak berkompromi dengan kualitas dan keamanan pangan.

    Lebih lanjut, Sudaryono menegaskan bahwa status suspend tidak berarti dapur-dapur tersebut akan otomatis kembali beroperasi. BGN akan melakukan pemeriksaan ulang yang sangat ketat untuk memastikan setiap dapur memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan. Proses ini melibatkan audit mendalam terhadap fasilitas, praktik kebersihan, hingga sumber bahan baku.

    Ia memberikan contoh konkret mengenai ketegasan BGN. Jika dalam pemeriksaan ulang ditemukan kondisi yang sangat tidak higienis, seperti sebuah dapur yang beroperasi di bawah sarang burung walet, maka keputusan yang diambil adalah penutupan permanen. "500 dapur yang disuspend itu akan kami evaluasi satu per satu. Jika kami temukan kondisi ekstrem seperti dapur yang memasak di bawah sarang burung walet, maka tidak ada pilihan lain selain menutupnya secara permanen," tegas Sudaryono, menyoroti pentingnya lingkungan yang steril dalam pengolahan makanan.

    Standar tinggi ini diterapkan bukan tanpa alasan. Sudaryono menjelaskan bahwa makanan yang disajikan dalam program MBG adalah makanan siap saji, yang memiliki risiko kontaminasi dan pembusukan jauh lebih tinggi dibandingkan produk makanan kering seperti biskuit atau kerupuk. Makanan siap saji sangat rentan terhadap bakteri jika tidak ditangani dengan benar, mulai dari proses persiapan, pengolahan, hingga distribusi.

    "Kami ingin standar kami sangat tinggi, baik dari sisi keamanan maupun higienitas. Ini penting karena kita berbicara tentang makanan siap saji yang mudah basi, bukan makanan kemasan yang tahan lama. Penanganannya harus benar-benar presisi dan steril," pungkas Sudaryono. BGN berharap langkah tegas ini dapat memastikan bahwa setiap hidangan yang disalurkan melalui program MBG benar-benar bergizi, aman, dan layak dikonsumsi oleh para penerima manfaat, tanpa menimbulkan risiko kesehatan. Upaya ini juga diharapkan menjadi pemicu bagi seluruh penyedia layanan untuk meningkatkan kualitas dan kepatuhan terhadap standar kebersihan pangan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Kejutan di Istana Airlangga Pamer Maung Limousine

    Ekonomi 06-10-2026 - 05.35

    Teka Teki Tunggakan Dana Mitra Gizi

    Ekonomi 06-10-2026 - 04.35

    Teka Teki Harga Cabai dan Nasib Peternak Ayam

    Ekonomi 06-10-2026 - 04.20

    KRL Bekas Jepang: Menhub Belum Putuskan Bos Danantara Buka Suara

    Ekonomi 06-10-2026 - 02.35

    DPR Ketok Palu Dua Anggota BPK Baru Periode 2026

    Ekonomi 06-10-2026 - 02.06

    Banyak Kementerian Baru Anggaran Siap

    Ekonomi 06-10-2026 - 01.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.