Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Misteri Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Badai

    30-09-2026 - 02.35

    Bulog Jamin Pasokan Beras Kopdes Tak Terbatas

    30-09-2026 - 02.06

    Solusi Cerdas Kelola Keuangan Bisnis

    30-09-2026 - 01.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Misteri Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Badai
    • Bulog Jamin Pasokan Beras Kopdes Tak Terbatas
    • Solusi Cerdas Kelola Keuangan Bisnis
    • Skill Wajib Lulusan Baru di Bidang Keuangan
    • Manajer Kopdes Jauh Domisili: Zulhas Punya Kunci
    • Anggaran Jumbo Rp4106 Triliun untuk 2027
    • Kuasai Data Science Tanpa Harus Jadi Programmer
    • Beras Premium Gantikan Fortifikasi untuk Makan Gratis
    • Polemik Utang Koperasi Merah Putih
    • Rencana Besar Merger KAI dan INKA
    Rabu, 30 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Misteri Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Badai

      30-09-2026 - 02.35

      Bulog Jamin Pasokan Beras Kopdes Tak Terbatas

      30-09-2026 - 02.06

      Solusi Cerdas Kelola Keuangan Bisnis

      30-09-2026 - 01.35

      Skill Wajib Lulusan Baru di Bidang Keuangan

      30-09-2026 - 01.20

      Manajer Kopdes Jauh Domisili: Zulhas Punya Kunci

      29-09-2026 - 22.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Bulog Jamin Pasokan Beras Kopdes Tak Terbatas

    Bulog Jamin Pasokan Beras Kopdes Tak Terbatas

    Ekonomi 30-09-2026 - 02.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Bulog Jamin Pasokan Beras Kopdes Tak Terbatas

    Eranusantara.co – Perum Bulog menegaskan kesiapannya untuk memasok BerasKita Medium ke seluruh jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tanpa batasan kuota pemesanan. Kebijakan revolusioner ini diambil sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program strategis pemerintah yang dikenal luas sebagai Kopdes, bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan pokok bagi masyarakat di berbagai pelosok wilayah. Langkah ini menandai era baru dalam distribusi beras subsidi, menjamin pasokan yang stabil dan berkelanjutan bagi koperasi-koperasi di tingkat desa.

    Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa tidak adanya batasan kuota merupakan instruksi langsung dari pimpinan tertinggi. "Kami siapkan sebanyak yang diminta. Jadi kami tidak batasi," tegas Rizal saat ditemui di kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, pada Selasa (29/9). Ia menekankan bahwa dukungan maksimal ini adalah amanat dari Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony Oskaria, sebagai bentuk implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

    Bulog Jamin Pasokan Beras Kopdes Tak Terbatas
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Rizal lebih lanjut menjelaskan perbedaan signifikan antara skema pasokan untuk KDKMP dan pengecer biasa. "Karena ini program strategisnya Bapak Presiden, perintahnya tadi dari Bapak Kepala BUMN, Pak Dony Oskaria, harus mendukung semaksimal mungkin. Jadi tidak ada batasan kuota," ujarnya. Berbeda dengan pengecer yang dibatasi maksimal 2 ton per pesanan sesuai aturan Badan Pangan Nasional (Bapanas), KDKMP yang memesan melalui Agrinas Pangan akan mendapatkan pasokan sesuai dengan kebutuhan yang diajukan. Proses pemesanan ini akan dilakukan secara digital melalui aplikasi Sistem Informasi Harga Pangan (SPHP), menjamin efisiensi dan transparansi.

    Sebagai langkah awal implementasi, pemerintah menargetkan setidaknya 100 titik KDKMP akan menerima pasokan beras Bulog sebagai proyek percontohan (pilot project). Target ini diharapkan dapat terealisasi sebelum pertengahan Oktober mendatang. "Alhamdulillah tadi sudah diputuskan oleh Pak Menko, dipimpin oleh Pak Menko, dalam waktu dekat ini, sebelum tanggal 20 Oktober, harus minimal ada 100 KDKMP yang bisa dijadikan pilot project untuk dimasukkan dulu, yang lengkap. Nah ini harapannya seperti itu," terang Rizal.

    Bulog kini tengah berkoordinasi intensif dengan Kemenko Pangan untuk menentukan lokasi-lokasi KDKMP yang akan menjadi bagian dari proyek percontohan ini. Rizal menyatakan optimisme bahwa jumlah titik yang menerima pasokan bisa lebih dari 100. "Nah kami sekarang akan segera berkoordinasi dengan Kemenko Pangan. Mungkin nanti titik-titiknya di mana saja kita akan dorong semaksimal mungkin, dan bahkan kalau menurut kami kalau bisa lebih dari 100, lebih banyak lebih bagus. Mungkin demikian," tambahnya, menunjukkan komitmen Bulog untuk memperluas jangkauan program ini.

    Mengenai spesifikasi produk yang akan disalurkan ke jaringan Kopdes Merah Putih, Bulog memastikan bahwa beras yang dialokasikan adalah beras kualitas medium. Pemilihan jenis beras ini bukan tanpa alasan, melainkan karena tergolong dalam barang subsidi pemerintah. "Kalau KDKMP, medium. Karena semua adalah barang subsidi pemerintah," tutur Rizal. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjamin ketersediaan tetapi juga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat melalui koperasi-koperasi di tingkat desa dan kelurahan, memperkuat fondasi ketahanan pangan dari hulu ke hilir.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Misteri Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Badai

    Ekonomi 30-09-2026 - 02.35

    Solusi Cerdas Kelola Keuangan Bisnis

    Ekonomi 30-09-2026 - 01.35

    Skill Wajib Lulusan Baru di Bidang Keuangan

    Ekonomi 30-09-2026 - 01.20

    Manajer Kopdes Jauh Domisili: Zulhas Punya Kunci

    Ekonomi 29-09-2026 - 22.35

    Anggaran Jumbo Rp4106 Triliun untuk 2027

    Ekonomi 29-09-2026 - 22.35

    Kuasai Data Science Tanpa Harus Jadi Programmer

    Ekonomi 29-09-2026 - 22.21
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.