Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada

    26-09-2026 - 16.35

    Polemik Aturan PIP di Maybank Akhirnya Terjawab

    26-09-2026 - 16.35

    Starbucks Tutup Ratusan Gerai di Amerika

    26-09-2026 - 16.20
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada
    • Polemik Aturan PIP di Maybank Akhirnya Terjawab
    • Starbucks Tutup Ratusan Gerai di Amerika
    • Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini
    • Gelombang PHK Masif Mengancam Pekerja
    • Mengenal Transfer Pricing dan Cara Belajarnya
    • Pucuk Pimpinan KNKT Berganti Tantangan Besar Menanti
    • Brevet A B Saja Tak Cukup Ini Level Berikutnya
    • Harga Emas Antam Melonjak Tajam Hari Ini
    • Strategi Baru Prabowo Jaga Ekonomi
    Sabtu, 26 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada

      26-09-2026 - 16.35

      Polemik Aturan PIP di Maybank Akhirnya Terjawab

      26-09-2026 - 16.35

      Starbucks Tutup Ratusan Gerai di Amerika

      26-09-2026 - 16.20

      Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini

      26-09-2026 - 16.06

      Gelombang PHK Masif Mengancam Pekerja

      26-09-2026 - 13.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Geger Industri Otomotif Jerman: Mercedes-Benz Beri Peringatan Keras, Nasib Ribuan Pekerja di Ujung Tanduk! Akankah Dua Pabrik Legendaris Ditutup?

    Geger Industri Otomotif Jerman: Mercedes-Benz Beri Peringatan Keras, Nasib Ribuan Pekerja di Ujung Tanduk! Akankah Dua Pabrik Legendaris Ditutup?

    Ekonomi 25-09-2026 - 12.062 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Geger Industri Otomotif Jerman: Mercedes-Benz Beri Peringatan Keras, Nasib Ribuan Pekerja di Ujung Tanduk! Akankah Dua Pabrik Legendaris Ditutup?

    EraNusantara – Raksasa otomotif mewah asal Jerman, Mercedes-Benz, tengah menghadapi dilema serius yang berpotensi mengguncang ribuan pekerja dan industri di tanah kelahirannya. Perusahaan secara terbuka menyatakan bahwa struktur biaya produksi kendaraan di Jerman kini jauh dari kompetitif jika dibandingkan dengan standar global, sebuah kondisi yang memicu ancaman nyata penutupan dua fasilitas produksi vital di Negeri Panzer tersebut.

    Penyebab utama dari merosotnya daya saing ini, menurut Mercedes-Benz, adalah tingginya beban upah tenaga kerja. Meski demikian, sebagai bentuk komitmen terhadap basis produksi historis dan loyalitas terhadap Jerman, perusahaan menegaskan keinginannya untuk mempertahankan seluruh lini produksi serta lapangan kerja yang ada.

    Geger Industri Otomotif Jerman: Mercedes-Benz Beri Peringatan Keras, Nasib Ribuan Pekerja di Ujung Tanduk! Akankah Dua Pabrik Legendaris Ditutup?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Perusahaan bertekad untuk mempertahankan pabrik dan lapangan kerja di Jerman. Namun, untuk mewujudkan hal itu, kami membutuhkan kerangka kerja yang mampu meningkatkan produktivitas di Jerman," demikian pernyataan resmi Mercedes-Benz yang diterima melalui email oleh Reuters, seperti dikutip pada Jumat (25/9/2026).

    Secara terpisah, Kepala Produksi Mercedes, Michael Schiebe, telah menyampaikan peringatan keras kepada seluruh karyawan yang berkumpul di pabrik Sindelfingen yang berusia 111 tahun pada Senin (21/9) lalu. Schiebe menegaskan bahwa penutupan pabrik bukanlah sekadar gertakan, melainkan konsekuensi yang tak terhindarkan jika efisiensi biaya produksi tidak segera ditingkatkan.

    "Tujuan utama kami adalah menjaga semua lokasi kami di Jerman. Ini menuntut komitmen bersama terhadap langkah-langkah penghematan biaya," ujar Schiebe. "Jika kita gagal mencapai ini, kita terpaksa harus menutup satu pabrik perakitan Jerman dan satu pabrik komponen mesin Jerman."

    Kendati demikian, hingga saat ini, Mercedes-Benz belum merinci pabrik mana saja yang terancam ditutup akibat tekanan daya saing produksi ini. Ancaman penutupan pabrik ini sontak memicu gelombang penolakan keras dari serikat buruh, yang menilai pernyataan tersebut sebagai taktik intimidasi belaka.

    "Mengancam penutupan pabrik bukanlah cara yang tepat untuk membentuk masa depan. Siapa pun yang menggunakan ancaman semacam itu harus siap menghadapi resistensi yang kuat dari kami," tegas seorang juru bicara dewan pekerja umum Mercedes, badan perwakilan karyawan pusat perusahaan.

    "Jika dewan manajemen berpikir dapat menekan karyawan dengan ultimatum ‘konsesi atau penutupan pabrik,’ jawaban kami adalah ‘itu mustahil terjadi selama kami masih memegang kendali’," tambahnya, menunjukkan keteguhan serikat pekerja dalam menghadapi tekanan dari manajemen. Situasi ini menyoroti ketegangan antara tuntutan efisiensi bisnis global dan perlindungan hak-hak pekerja di salah satu negara industri terkemuka dunia.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.35

    Polemik Aturan PIP di Maybank Akhirnya Terjawab

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.35

    Starbucks Tutup Ratusan Gerai di Amerika

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.20

    Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.06

    Gelombang PHK Masif Mengancam Pekerja

    Ekonomi 26-09-2026 - 13.35

    Mengenal Transfer Pricing dan Cara Belajarnya

    Ekonomi 26-09-2026 - 13.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0626 Views

    Mengejutkan! Daya Saing Indonesia Terjun Bebas di Kancah Global: Apakah Sinyal Bahaya Bagi Investasi dan Masa Depan Ekonomi?

    24-06-2026 - 22.0622 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0622 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.