EraNusantara – Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, dengan antusias menyambut serangkaian pertimbangan strategis yang disampaikan oleh Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) terkait Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027. Masukan ini, yang secara langsung merefleksikan aspirasi mendalam dari berbagai daerah di Indonesia, dipandang sebagai elemen krusial yang akan memperkaya dan membentuk arah pembahasan RAPBN 2027 selanjutnya antara Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI).
Momentum penyampaian pertimbangan DPD RI ini dinilai sangat tepat. Suahasil menjelaskan, proses pembahasan RAPBN 2027 antara Pemerintah dan DPR RI memang sedang berlangsung intensif. Pernyataan ini disampaikan usai Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027, yang berlangsung pada Rabu (16/9/2026). "Pertimbangan-pertimbangan dari DPD ini diberikan pada waktu yang sangat tepat, karena kita memang sedang dalam jadwal membicarakan RAPBN 2027 dengan DPR RI. Pertimbangan tersebut menjadi bahan masukan yang mencerminkan aspirasi dari daerah," ujar Suahasil dalam keterangan tertulis yang diterima eranusantara.co.

Sejumlah isu fundamental yang menjadi fokus utama DPD RI meliputi kebijakan transfer ke daerah, percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah, efektivitas pengelolaan dana desa, serta upaya penguatan kapasitas fiskal daerah. Berbagai masukan ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif dan mendalam dalam perumusan kebijakan fiskal serta alokasi anggaran dalam RAPBN 2027.
Menkeu Suahasil secara khusus mengapresiasi proses ini sebagai pilar penting dalam tata kelola ketatanegaraan yang baik. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa perspektif dan kebutuhan daerah benar-benar terintegrasi dalam penyusunan kebijakan fiskal nasional. "Saya mengucapkan terima kasih secara khusus atas nama Pemerintah bahwa kami diundang pada Sidang Paripurna kali ini. Ini adalah suatu tata bernegara yang baik, mendapatkan pertimbangan yang mencerminkan perspektif dari seluruh daerah," kata Suahasil.
Pertimbangan-pertimbangan berharga dari DPD RI ini selanjutnya akan menjadi perhatian serius Pemerintah dan akan diintegrasikan dalam pembahasan RAPBN 2027 bersama DPR RI, sesuai dengan tahapan yang telah disepakati dalam Badan Anggaran DPR. "Pertimbangan-pertimbangan yang disampaikan akan menjadi masukan yang sangat-sangat kami perhatikan dan menjadi bagian dari pembicaraan dengan DPR RI," pungkas Suahasil, menegaskan komitmen Pemerintah untuk mengakomodasi suara daerah demi APBN yang lebih inklusif dan merata.
Editor: Rockdisc