Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    15-09-2026 - 08.35

    Misteri di Balik Pergantian Menkeu: Suahasil Nazara Ambil Alih Kemudi, Apa Rencana Besar untuk APBN dan Ekonomi Indonesia?

    15-09-2026 - 08.06

    Nakhoda Baru Keuangan Negara Dilantik: Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa Bakal Dirombak Total, Atau Justru Dilanjutkan? Suahasil Nazara Beri Sinyal Mengejutkan!

    15-09-2026 - 05.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Misteri di Balik Pergantian Menkeu: Suahasil Nazara Ambil Alih Kemudi, Apa Rencana Besar untuk APBN dan Ekonomi Indonesia?
    • Nakhoda Baru Keuangan Negara Dilantik: Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa Bakal Dirombak Total, Atau Justru Dilanjutkan? Suahasil Nazara Beri Sinyal Mengejutkan!
    • Gebrakan Baru Kemenkeu! Menkeu Suahasil Beri Perintah Tegas ke Bea Cukai: ‘Jangan Kendor, Sikat Habis Aktivitas Ilegal!’
    • Bukan Sekadar Pergantian! Gibran Ungkap Alasan Krusial Suahasil Nazara Jadi Nakhoda Baru Keuangan Negara, Apa Dampaknya bagi APBN dan Ekonomi Indonesia?
    • Resmi Dilantik Prabowo, Menkeu Suahasil Langsung Beri Janji ‘Baja’: Defisit APBN Dijamin Aman di Bawah Angka Krusial Ini! Apa Artinya Bagi Ekonomi RI?
    • Ekonomi Desa Bergelora! Kemenkop Tancap Gas Koperasi Merah Putih, Ini Dia Tiga Langkah Krusial yang Dikebut!
    • Bukan Sekadar Reshuffle Kabinet! Putra Mantan Menkeu Purbaya Buka-bukaan: ‘Ayah Kini Bisa Tidur Nyenyak, Kembali ke Dunia yang Lebih Menjanjikan?’
    • TERBONGKAR! Suahasil Nazara Blak-blakan Nasib Ratusan Pejabat Kemenkeu Pasca-Perombakan Heboh Era Purbaya: Akankah Ada Pembatalan Kebijakan Kontroversial?
    • Badai di Balik Layar Kemenkeu: Suahasil Nazara Akhirnya Buka Suara Soal Isu Internal Panas dan Nasib Rombakan Purbaya yang Bikin Geger!
    Selasa, 15 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      15-09-2026 - 08.35

      Misteri di Balik Pergantian Menkeu: Suahasil Nazara Ambil Alih Kemudi, Apa Rencana Besar untuk APBN dan Ekonomi Indonesia?

      15-09-2026 - 08.06

      Nakhoda Baru Keuangan Negara Dilantik: Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa Bakal Dirombak Total, Atau Justru Dilanjutkan? Suahasil Nazara Beri Sinyal Mengejutkan!

      15-09-2026 - 05.35

      Gebrakan Baru Kemenkeu! Menkeu Suahasil Beri Perintah Tegas ke Bea Cukai: ‘Jangan Kendor, Sikat Habis Aktivitas Ilegal!’

      15-09-2026 - 05.06

      Bukan Sekadar Pergantian! Gibran Ungkap Alasan Krusial Suahasil Nazara Jadi Nakhoda Baru Keuangan Negara, Apa Dampaknya bagi APBN dan Ekonomi Indonesia?

      15-09-2026 - 02.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Bukan Sekadar Inflasi! Petani Ungkap ‘Musuh Tak Terlihat’ di Balik Harga Cabai Meroket Tembus Rp 90 Ribu, Stok Nasional Terancam?

    Bukan Sekadar Inflasi! Petani Ungkap ‘Musuh Tak Terlihat’ di Balik Harga Cabai Meroket Tembus Rp 90 Ribu, Stok Nasional Terancam?

    Ekonomi 13-09-2026 - 19.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Bukan Sekadar Inflasi! Petani Ungkap 'Musuh Tak Terlihat' di Balik Harga Cabai Meroket Tembus Rp 90 Ribu, Stok Nasional Terancam?

    EraNusantara – Konsumen di berbagai penjuru negeri kembali dibuat terperangah dengan lonjakan harga komoditas cabai, khususnya cabai rawit merah, yang kini melambung tinggi hingga menyentuh angka Rp 90.000 per kilogram. Fenomena ini bukan tanpa sebab; para petani dan pakar agribisnis sepakat menunjuk satu biang keladi utama: gangguan produksi masif akibat cuaca ekstrem dan krisis air yang berkepanjangan.

    Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia, Tunov Mondro Atmojo, mengungkapkan bahwa tren kenaikan harga ini sebenarnya sudah mulai terasa di tingkat petani sejak pertengahan Agustus lalu. Menurutnya, faktor fundamental di balik meroketnya harga adalah krisis ketersediaan air, imbas langsung dari cuaca sangat panas dan dampak fenomena El Nino.

    Bukan Sekadar Inflasi! Petani Ungkap 'Musuh Tak Terlihat' di Balik Harga Cabai Meroket Tembus Rp 90 Ribu, Stok Nasional Terancam?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Kenaikan ini murni dipicu oleh faktor cuaca yang mengakibatkan ketersediaan air menipis drastis. Akibatnya, tanaman cabai yang sudah kami tanam kini hanya bisa mengandalkan produksi dari tanaman eksisting yang masih bertahan," jelas Tunov kepada eranusantara.co pada Minggu (13/9/2026). Ia menambahkan, kondisi panas ekstrem tanpa pasokan air memadai menyebabkan pohon cabai mengalami gagal bunga, menghentikan pembentukan bunga baru. Petani pun hanya bisa merawat sisa cabai yang masih ada di pohon.

    Tunov bahkan menyoroti ancaman serius terhadap penurunan produksi. Upaya petani untuk menanam kembali kerap menemui kegagalan karena bibit tidak mampu bertahan hidup tanpa pasokan air yang cukup. "Keadaan cuaca seperti ini sangat mengkhawatirkan dan berpotensi mengurangi stok nasional secara signifikan dalam tiga bulan ke depan," imbuhnya.

    Meskipun demikian, ia mengakui bahwa pemerintah telah mulai menyalurkan bantuan, seperti pembangunan sumur bor dan instalasi pipanisasi di wilayah-wilayah sentra produksi. "Bantuan pemerintah sudah mulai turun, meskipun diakui agak terlambat, berupa sumur bor dan pipanisasi yang ditujukan untuk tanaman cabai di berbagai sentra," kata Tunov. Pihaknya juga telah mengambil langkah antisipasi dengan memaksimalkan cadangan air lahan untuk penanaman baru.

    Senada dengan Tunov, Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI), Abdul Hamid, menegaskan bahwa lonjakan harga cabai ini murni disebabkan oleh gangguan produksi di daerah-daerah penghasil utama. Meskipun beberapa wilayah di Jawa Timur, seperti Jombang, Kediri, dan Blitar, masih mampu menghasilkan panen, volumenya dilaporkan sangat minim.

    "Gangguan produksi akibat cuaca ini diperkirakan akan terus mempengaruhi volume panen hingga bulan Oktober. Namun, kami memprediksi pasokan akan mulai kembali mencukupi pada November," terang Abdul kepada eranusantara.co.

    Abdul Hamid juga merinci dinamika harga cabai dari hulu ke hilir. Di tingkat petani, harga saat ini berkisar antara Rp 53.000 hingga Rp 65.000 per kilogram. Saat tiba di pasar induk, harga tersebut melonjak menjadi Rp 70.000 hingga Rp 75.000 per kilogram. Puncaknya, konsumen akhir harus merogoh kocek Rp 90.000 hingga Rp 95.000 per kilogram untuk mendapatkan cabai di pasar.

    Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia (BI) turut mengkonfirmasi tren kenaikan ini. Cabai merah keriting tercatat melesat hingga 9% menjadi Rp 62.950/kg, sementara cabai rawit merah melonjak 7,2% mencapai level Rp 90.050/kg.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Ekonomi 15-09-2026 - 08.35

    Misteri di Balik Pergantian Menkeu: Suahasil Nazara Ambil Alih Kemudi, Apa Rencana Besar untuk APBN dan Ekonomi Indonesia?

    Ekonomi 15-09-2026 - 08.06

    Nakhoda Baru Keuangan Negara Dilantik: Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa Bakal Dirombak Total, Atau Justru Dilanjutkan? Suahasil Nazara Beri Sinyal Mengejutkan!

    Ekonomi 15-09-2026 - 05.35

    Gebrakan Baru Kemenkeu! Menkeu Suahasil Beri Perintah Tegas ke Bea Cukai: ‘Jangan Kendor, Sikat Habis Aktivitas Ilegal!’

    Ekonomi 15-09-2026 - 05.06

    Bukan Sekadar Pergantian! Gibran Ungkap Alasan Krusial Suahasil Nazara Jadi Nakhoda Baru Keuangan Negara, Apa Dampaknya bagi APBN dan Ekonomi Indonesia?

    Ekonomi 15-09-2026 - 02.35

    Resmi Dilantik Prabowo, Menkeu Suahasil Langsung Beri Janji ‘Baja’: Defisit APBN Dijamin Aman di Bawah Angka Krusial Ini! Apa Artinya Bagi Ekonomi RI?

    Ekonomi 15-09-2026 - 02.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0617 Views

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0612 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.