EraNusantara – Sebuah babak baru dalam penyelesaian kasus finansial yang sempat menyita perhatian publik akhirnya tertutup. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) secara resmi mengumumkan telah menuntaskan seluruh proses pengembalian dana kepada Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara. Total dana yang dikembalikan mencapai angka fantastis, Rp 28.257.360.600, mengakhiri keresahan yang sempat melanda ribuan anggotanya.
Munadi Herlambang, Direktur Human Capital & Compliance BNI, dalam keterangan tertulis yang diterima eranusantara.co pada Rabu (22/4/2026), menegaskan bahwa seluruh kewajiban telah dipenuhi. "Total dana yang telah dikembalikan kepada CU Paroki Aek Nabara mencapai Rp 28.257.360.600. Dengan ini, seluruh proses pengembalian dinyatakan tuntas," ujarnya. Pengembalian dana ini dilakukan dalam dua tahap, di mana sebelumnya BNI telah mentransfer sebesar Rp 7.000.000.000, yang kemudian disusul dengan transfer kedua senilai Rp 21.257.360.600.

Proses penyelesaian ini bahkan direalisasikan lebih cepat dari target awal yang ditetapkan pada Jumat (24/4/2026), menunjukkan komitmen kuat BNI dalam menyelesaikan persoalan ini secara proaktif dan responsif. Kecepatan ini tentu menjadi angin segar bagi anggota CU Paroki Aek Nabara yang telah menantikan kepastian.
BNI juga tidak lupa menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada masyarakat luas, khususnya umat Katolik dan seluruh anggota CU Paroki Aek Nabara, atas keresahan dan dampak psikologis maupun finansial yang sempat ditimbulkan oleh peristiwa ini. Munadi Herlambang menekankan bahwa penyelesaian cepat ini merupakan buah dari kerja sama solid berbagai pihak, yang bahu-membahu memastikan proses berjalan lancar dan memberikan kepastian hukum serta finansial bagi nasabah yang terdampak.
"Kami melihat proses ini sebagai upaya bersama untuk menyelesaikan permasalahan secara baik. Fokus kami adalah memastikan penyelesaian berjalan dengan lancar dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak," pungkas Munadi, seraya menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan kerja sama dari semua pihak yang terlibat selama proses penyelesaian berlangsung. Insiden ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi industri perbankan dalam menjaga kepercayaan nasabah dan memperkuat sistem pengawasan internal, demi terciptanya ekosistem finansial yang lebih aman dan terpercaya.
Editor: Rockdisc