Eranusantara.co – Memperingati Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar rutinitas seremonial belaka, melainkan sebuah momentum krusial untuk memperkuat fondasi kebangsaan. Semangat inilah yang ditekankan oleh jajaran manajemen PT Pertamina (Persero) dalam rangkaian upacara peringatan yang digelar di berbagai titik operasional perusahaan, termasuk di Kantor Pusat Jakarta dan wilayah Pertamina Geothermal Energy (PGE) Kamojang, Bandung.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan sumber kekuatan utama dalam membangun kebersamaan. Menurutnya, pengamalan nilai-nilai luhur tersebut sangat vital untuk memperjuangkan serta menegakkan kebenaran dan keadilan. Hal ini dianggap sebagai langkah fundamental dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai tantangan zaman.

"Dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Ini adalah sumber kekuatan kita untuk menggalang kebersamaan demi menjaga keutuhan bangsa," ujar Simon saat membacakan ikrar di hadapan para perwira di kawasan Kamojang, Jawa Barat.
Dalam prosesi tersebut, Simon juga menyampaikan pesan penting yang bersumber dari Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. Pesan tersebut menjadi pengingat sejarah bahwa sejak proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia tidak pernah lepas dari berbagai upaya rongrongan, baik dari pihak internal maupun eksternal, yang mencoba menggoyahkan posisi Pancasila sebagai ideologi negara. Oleh karena itu, kewaspadaan kolektif menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas nasional.
Peringatan tahun ini mengusung tema besar ‘Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur’. Tema ini bukan tanpa alasan; bagi Pertamina, implementasi Pancasila harus selaras dengan tanggung jawab besar perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, yang memimpin upacara di Kantor Pusat Jakarta, menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila adalah pengingat akan perjuangan panjang bangsa dalam mempertahankan dasar negara. Bagi insan Pertamina, semangat perjuangan tersebut harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata, yakni memastikan ketersediaan energi yang aman dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Momentum ini harus menjadi dorongan bagi seluruh perwira di lingkungan Pertamina Group untuk terus menjalankan mandat perusahaan. Kami berkomitmen menjaga ketahanan energi nasional melalui ketersediaan energi yang dapat diakses oleh masyarakat dengan harga terjangkau," tegas Oki.
Melalui peringatan ini, Pertamina mengajak seluruh karyawannya untuk menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dan pedoman dalam bekerja. Dengan semangat kebersamaan yang berlandaskan nilai Pancasila, perusahaan optimis dapat terus memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendukung terwujudnya kedaulatan energi di Indonesia. Melansir laporan dari eranusantara.co, komitmen ini diharapkan mampu memperkuat peran perusahaan dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan.