EraNusantara – PT Graha Sarana Duta (TelkomProperty), entitas pengelola aset strategis di bawah naungan TelkomGroup, secara aktif melanjutkan langkah transformatif dalam optimalisasi dan pemanfaatan aset. Inisiatif ini bertujuan untuk mendongkrak produktivitas, mengukir efisiensi operasional, serta memastikan kontribusi yang lebih signifikan dari setiap anak perusahaan. Di tengah geliat strategi ini, sorotan tertuju pada Gedung Graha Merah Putih (GMP) yang kabarnya tengah menjadi objek negosiasi serius dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
Didit Sulistyo, Direktur Utama TelkomProperty, mengungkapkan bahwa perusahaannya kini tengah menggarap strategi pemanfaatan terhadap 3.010 aset yang tersebar di berbagai lokasi. Sebuah capaian membanggakan, sekitar 50% dari total aset tersebut telah berhasil dioptimalisasi. Didit menegaskan komitmen TelkomProperty untuk terbuka terhadap berbagai peluang pemanfaatan aset oleh pihak eksternal, termasuk calon mitra, melalui skema bisnis yang transparan dan proporsional (Business to Business/B2B), dengan tetap menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan regulasi yang berlaku.

Sejalan dengan visi besar tersebut, PT Telkom Landmark Tower (TLT), sebagai anak usaha TelkomProperty yang secara spesifik mengelola Gedung Graha Merah Putih (GMP), turut aktif mendorong upaya leveraging aset. TLT membuka lebar pintu peluang bagi mitra eksternal yang berminat untuk menyewa ruang di salah satu aset properti unggulan milik TelkomGroup ini.
Suratman, Direktur Utama TLT, menjelaskan bahwa optimalisasi aset merupakan bagian integral dari proses bisnis perusahaannya sebagai entitas pengelola properti. "Kami senantiasa berupaya memastikan produktivitas aset dapat melayani kebutuhan internal TelkomGroup maupun mitra serta tenan eksternal lainnya secara maksimal," ujarnya. Terkait rumor pemanfaatan dan penyewaan ruang di Graha Merah Putih oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Suratman mengklarifikasi bahwa proses tersebut masih dalam tahap negosiasi dan pembahasan lebih lanjut, serta dikoordinasikan secara intensif dengan pihak-pihak terkait. Ia juga menegaskan komitmen TLT untuk menjaga kepastian dan keberlangsungan operasional para tenant yang telah ada di gedung tersebut, memastikan setiap proses dilakukan secara tertib dan terukur.
Langkah strategis TelkomProperty dan TLT dalam mengoptimalkan aset ini diharapkan tidak hanya menciptakan nilai tambah bagi perusahaan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa depan. Perkembangan lebih lanjut mengenai negosiasi ini dapat diikuti melalui eranusantara.co.
Editor: Rockdisc