EraNusantara – Kabar mengenai pencalonan tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) langsung disambut dengan dukungan solid dari tiga figur penting di sektor ekonomi nasional. Surat Presiden (Surpres) yang hanya menyodorkan satu nama ini segera menuai respons positif dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi. Ketiganya kompak mengamini pilihan Presiden, menyoroti kapabilitas dan rekam jejak Destry yang kini menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara (Pjs) BI.
Airlangga Hartarto, saat ditemui eranusantara.co di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (11/8/2026), menegaskan dukungannya. Menurutnya, Destry Damayanti memiliki rekam jejak yang tak diragukan lagi, telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI selama dua periode. "Kami mendukung Bu Destry karena beliau sudah sangat berpengalaman menjabat Deputi Gubernur Senior dan ini di periode kedua. Beliau adalah orang dalam, sehingga respons pasar pun terlihat positif," ujar Airlangga. Indikator positif tersebut, lanjutnya, terlihat dari penguatan nilai tukar rupiah dan kondisi pasar modal yang berada di zona hijau, sebuah sinyal kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi di bawah kepemimpinan yang berkesinambungan.

Senada dengan Airlangga, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi juga menyatakan dukungannya. Ia menyoroti sinergi yang telah terjalin baik antara Destry dengan OJK selama ini, sebuah kolaborasi penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. "Kami sangat mendukung Bu Destry, figur yang sudah kami kenal dengan rekam jejak yang sangat baik. Kerja sama yang terjalin dengan OJK juga selama ini sangat baik," kata Friderica. Meskipun demikian, ia menyerahkan sepenuhnya proses penetapan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), khususnya Komisi XI, yang akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan. "Kami mendoakan semoga prosesnya semua lancar," tambahnya.
Tak ketinggalan, Menteri UMKM Maman Abdurrahman juga memberikan restu penuh. Selama hampir dua tahun menjabat, Maman menilai Destry sebagai salah satu pejabat BI yang memiliki perhatian besar terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebuah segmen krusial bagi perekonomian nasional. "Ini sebuah langkah terobosan positif. Sepemahaman saya, beliau adalah salah satu sosok di BI yang sangat concern terhadap UMKM," ungkap Maman. Ia berharap Destry dapat melalui proses di Komisi XI DPR dengan lancar, seraya menyebutnya sebagai salah satu "srikandi negara kita" yang patut didukung penuh.
Pencalonan Destry Damayanti ini bermula dari Surat Presiden yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada pimpinan DPR RI pada Senin (10/8/2026). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden mengusulkan satu nama tunggal untuk posisi Gubernur BI, yakni Destry Damayanti, yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara (Pjs) BI. Selain itu, pemerintah juga menyetor nama calon Deputi Gubernur Senior dan satu calon Deputi Gubernur. "Namanya tunggal. Satu nama, yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang menjabat pejabat gubernur sementara," tegas Prasetyo di Kompleks DPR.
Dengan dukungan kuat dari berbagai lini pemerintahan dan rekam jejak yang mumpuni, Destry Damayanti kini menanti proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR untuk mengemban amanah sebagai nakhoda baru Bank Indonesia, sebuah posisi krusial dalam menjaga stabilitas moneter dan perekonomian nasional.
Editor: Rockdisc