Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Terkuak! Menkeu Purbaya Bongkar ‘Kode Rahasia’ Bank Indonesia di Balik Penarikan Dana Ratusan Triliun dari Bank BUMN: Indikator Likuiditas Perbankan Nasional Dipertanyakan?

    15-07-2026 - 19.07

    MIRIS! Gaji Rp 76 Ribu Pengelola Koperasi Desa Viral, Kemenkop & Agrinas Buka Suara: Ada Apa Sebenarnya di Balik Janji Manis Kesejahteraan?

    15-07-2026 - 16.06

    Bukan Kaleng-kaleng! 33 Juta Keluarga Bakal Kebanjiran Beras Gratis 30 Kg Sekaligus, Kapan Cairnya dan Apa Dampaknya bagi Ekonomi?

    15-07-2026 - 12.07
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Terkuak! Menkeu Purbaya Bongkar ‘Kode Rahasia’ Bank Indonesia di Balik Penarikan Dana Ratusan Triliun dari Bank BUMN: Indikator Likuiditas Perbankan Nasional Dipertanyakan?
    • MIRIS! Gaji Rp 76 Ribu Pengelola Koperasi Desa Viral, Kemenkop & Agrinas Buka Suara: Ada Apa Sebenarnya di Balik Janji Manis Kesejahteraan?
    • Bukan Kaleng-kaleng! 33 Juta Keluarga Bakal Kebanjiran Beras Gratis 30 Kg Sekaligus, Kapan Cairnya dan Apa Dampaknya bagi Ekonomi?
    • GEGER! Trump Patok Tarif 20% untuk Lintasi Selat Hormuz: Ancaman Baru Ekonomi Global atau Solusi Keamanan? Para Ahli Angkat Bicara!
    • Terungkap! Jurus Jitu Menko Airlangga Redam Inflasi: Bukan Hanya Plastik, Insentif Pajak Ini Juga Siap Guncang Perekonomian! Apa Saja Kebijakan Krusial yang Bakal Segera Berlaku?
    • Geger! Anggaran Mobil Pikap untuk Kopdes Merah Putih Diduga Di-Mark Up Triliunan Rupiah, Menkeu Purbaya Beri Sinyal Audit Ketat!
    • Geger Hambalang! Prabowo Kumpulkan Para Ekonom Papan Atas, Ada Apa dengan Perekonomian RI?
    • Geger di Puncak PT Pos! Dirut Mundur Mendadak, Sosok Berlatar Belakang Telkom Ini Ambil Alih Kemudi: Mampukah Bawa BUMN Logistik ke Era Baru?
    • Bukan Sekadar Wacana! Transformasi Digital dan AI Diproyeksikan Jadi ‘Doping’ Ekonomi RI, Siap Suntik Pertumbuhan Hingga 1% Lewat Strategi Ini!
    Rabu, 15 Juli 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Terkuak! Menkeu Purbaya Bongkar ‘Kode Rahasia’ Bank Indonesia di Balik Penarikan Dana Ratusan Triliun dari Bank BUMN: Indikator Likuiditas Perbankan Nasional Dipertanyakan?

      15-07-2026 - 19.07

      MIRIS! Gaji Rp 76 Ribu Pengelola Koperasi Desa Viral, Kemenkop & Agrinas Buka Suara: Ada Apa Sebenarnya di Balik Janji Manis Kesejahteraan?

      15-07-2026 - 16.06

      Bukan Kaleng-kaleng! 33 Juta Keluarga Bakal Kebanjiran Beras Gratis 30 Kg Sekaligus, Kapan Cairnya dan Apa Dampaknya bagi Ekonomi?

      15-07-2026 - 12.07

      GEGER! Trump Patok Tarif 20% untuk Lintasi Selat Hormuz: Ancaman Baru Ekonomi Global atau Solusi Keamanan? Para Ahli Angkat Bicara!

      15-07-2026 - 05.07

      Terungkap! Jurus Jitu Menko Airlangga Redam Inflasi: Bukan Hanya Plastik, Insentif Pajak Ini Juga Siap Guncang Perekonomian! Apa Saja Kebijakan Krusial yang Bakal Segera Berlaku?

      15-07-2026 - 02.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Terkuak! Menkeu Purbaya Bongkar ‘Kode Rahasia’ Bank Indonesia di Balik Penarikan Dana Ratusan Triliun dari Bank BUMN: Indikator Likuiditas Perbankan Nasional Dipertanyakan?

    Terkuak! Menkeu Purbaya Bongkar ‘Kode Rahasia’ Bank Indonesia di Balik Penarikan Dana Ratusan Triliun dari Bank BUMN: Indikator Likuiditas Perbankan Nasional Dipertanyakan?

    Ekonomi 15-07-2026 - 19.073 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Terkuak! Menkeu Purbaya Bongkar 'Kode Rahasia' Bank Indonesia di Balik Penarikan Dana Ratusan Triliun dari Bank BUMN: Indikator Likuiditas Perbankan Nasional Dipertanyakan?

    EraNusantara – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya membuka tabir di balik keputusan kontroversial penarikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang sempat ditempatkan di bank-bank milik negara atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Bukan tanpa alasan, langkah ini ternyata dipicu oleh ‘kode’ khusus dari Bank Indonesia (BI) yang mengisyaratkan agar Bendahara Negara tidak mengintervensi kebijakan moneter.

    Purbaya menjelaskan dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI bahwa penarikan dana tersebut bukanlah tindakan sembrono. Sebaliknya, ini adalah upaya untuk menyelaraskan kebijakan fiskal pemerintah dengan arah kebijakan moneter yang ditetapkan oleh BI. "Saya bukan mau ngambil uang tiba-tiba. Saya maunya nambah sebanyak-banyaknya, tetapi kan saya bukan bank sentral. Ketika bank sentral memberi kode ke saya jangan ikut campur kebijakan moneter, ya saya ikut. Mereka bilang kurangi uang kamu, kami akan ganti," ungkap Purbaya pada Rabu (15/7/2026), seperti dilansir oleh eranusantara.co.

    Terkuak! Menkeu Purbaya Bongkar 'Kode Rahasia' Bank Indonesia di Balik Penarikan Dana Ratusan Triliun dari Bank BUMN: Indikator Likuiditas Perbankan Nasional Dipertanyakan?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Ia menegaskan, keputusan tersebut diambil untuk menghindari campur tangan terhadap otoritas moneter, meskipun ia sangat memahami kebutuhan likuiditas yang sedang dihadapi perbankan saat itu. "Jadi saya nggak pernah sembrono dalam hal itu, apalagi menyangkut nasib negara. Saya ngerti betul kalau saya ambil pasti runtuh, tetapi kita nggak mau ikut campur kebijakan lembaga yang lain. Waktu itu mereka bilang mereka akan ganti uangnya, ya sudah saya tarik kalau gitu," jelasnya.

    Namun, realitas di lapangan ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Setelah penarikan dana dilakukan, Purbaya mengungkapkan bahwa sejumlah bank BUMN justru ramai-ramai mendatangi Kementerian Keuangan, mengeluhkan kekurangan likuiditas. Situasi ini kontras dengan indikator Bank Sentral yang menunjukkan likuiditas "ample" atau berlimpah. "Walaupun di indikator bank sentral ample, kenyataannya nggak ada. Waktu kemarin bank-bank komplain itu, saya tanyakan mereka gimana? Uangnya memang nggak ada katanya, loh indikatornya kan bagus semua. Berarti indikator yang mereka pakai, yang kita pakai selama ini nggak akurat. Kita menyadari itu dan kita akan perbaiki ke depan," imbuh Purbaya, menyoroti potensi ketidakakuratan data yang selama ini digunakan.

    Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah akhirnya memutuskan untuk kembali menginjeksi dana ke perbankan. Sebelumnya, Kementerian Keuangan memang sempat menarik dana secara bertahap yang ditempatkan di bank BUMN, namun keputusan itu tidak berlangsung lama dan dana tersebut segera ditempatkan kembali.

    Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (29/6/2026), menjelaskan detailnya. "Dari Rp 281 triliun kan awalnya, Rp 110 triliun ditarik, ini dikembalikan lagi Rp 110 triliun, jadi tetap Rp 281 triliun. Itu dijaga sampai Desember 2026," kata Juda.

    Saat ini, dana SAL yang ditempatkan di bank BUMN telah mencapai sekitar Rp 400 triliun. Penempatan uang negara ini diatur dengan tenor yang bervariasi: Rp 200 triliun hingga akhir tahun 2026, Rp 100 triliun untuk jangka waktu tiga bulan, dan Rp 100 triliun sisanya merupakan dana yang fleksibel, dapat keluar masuk sistem untuk menjaga kecukupan likuiditas dan stabilitas keuangan nasional.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    MIRIS! Gaji Rp 76 Ribu Pengelola Koperasi Desa Viral, Kemenkop & Agrinas Buka Suara: Ada Apa Sebenarnya di Balik Janji Manis Kesejahteraan?

    Ekonomi 15-07-2026 - 16.06

    Bukan Kaleng-kaleng! 33 Juta Keluarga Bakal Kebanjiran Beras Gratis 30 Kg Sekaligus, Kapan Cairnya dan Apa Dampaknya bagi Ekonomi?

    Ekonomi 15-07-2026 - 12.07

    GEGER! Trump Patok Tarif 20% untuk Lintasi Selat Hormuz: Ancaman Baru Ekonomi Global atau Solusi Keamanan? Para Ahli Angkat Bicara!

    Ekonomi 15-07-2026 - 05.07

    Terungkap! Jurus Jitu Menko Airlangga Redam Inflasi: Bukan Hanya Plastik, Insentif Pajak Ini Juga Siap Guncang Perekonomian! Apa Saja Kebijakan Krusial yang Bakal Segera Berlaku?

    Ekonomi 15-07-2026 - 02.06

    Geger! Anggaran Mobil Pikap untuk Kopdes Merah Putih Diduga Di-Mark Up Triliunan Rupiah, Menkeu Purbaya Beri Sinyal Audit Ketat!

    Ekonomi 14-07-2026 - 22.06

    Geger Hambalang! Prabowo Kumpulkan Para Ekonom Papan Atas, Ada Apa dengan Perekonomian RI?

    Ekonomi 14-07-2026 - 19.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0616 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4411 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.