Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini

    26-09-2026 - 16.06

    Gelombang PHK Masif Mengancam Pekerja

    26-09-2026 - 13.35

    Mengenal Transfer Pricing dan Cara Belajarnya

    26-09-2026 - 13.20
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini
    • Gelombang PHK Masif Mengancam Pekerja
    • Mengenal Transfer Pricing dan Cara Belajarnya
    • Pucuk Pimpinan KNKT Berganti Tantangan Besar Menanti
    • Brevet A B Saja Tak Cukup Ini Level Berikutnya
    • Harga Emas Antam Melonjak Tajam Hari Ini
    • Strategi Baru Prabowo Jaga Ekonomi
    • Starbucks Tutup Ratusan Gerai Demi Masa Depan
    • Kargo Udara Mesin Ekonomi Baru RI
    • Prabowo Kritik Keras Aturan Bakar Lahan
    Sabtu, 26 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini

      26-09-2026 - 16.06

      Gelombang PHK Masif Mengancam Pekerja

      26-09-2026 - 13.35

      Mengenal Transfer Pricing dan Cara Belajarnya

      26-09-2026 - 13.20

      Pucuk Pimpinan KNKT Berganti Tantangan Besar Menanti

      26-09-2026 - 12.35

      Brevet A B Saja Tak Cukup Ini Level Berikutnya

      26-09-2026 - 12.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Tarif Penyeberangan Terancam Meroket? Menhub Dudy Purwagandhi Ungkap Pertimbangan Krusial di Tengah Desakan Pengusaha dan Ancaman Keselamatan Pelayaran!

    Tarif Penyeberangan Terancam Meroket? Menhub Dudy Purwagandhi Ungkap Pertimbangan Krusial di Tengah Desakan Pengusaha dan Ancaman Keselamatan Pelayaran!

    Ekonomi 12-06-2026 - 05.062 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Tarif Penyeberangan Terancam Meroket? Menhub Dudy Purwagandhi Ungkap Pertimbangan Krusial di Tengah Desakan Pengusaha dan Ancaman Keselamatan Pelayaran!

    EraNusantara – Wacana penyesuaian tarif layanan penyeberangan kembali mengemuka, memicu dilema di meja Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. Desakan kuat datang dari Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap), yang mengklaim tekanan ekonomi telah mencapai titik kritis bagi keberlangsungan operasional mereka.

    Dalam responsnya, Menteri Dudy tidak serta-merta mengamini atau menolak permintaan tersebut. Ia menekankan perlunya tinjauan komprehensif terhadap lanskap bisnis saat ini. "Kita harus melihat kondisinya ya. Kan transportasi penyeberangan di sana juga ada BBM subsidi yang dinikmati oleh pelaku industri penyeberangan ya. Kita akan lihat itu," ujar Dudy saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026), sebagaimana dilansir oleh eranusantara.co. Pernyataan ini mengindikasikan pemerintah masih menimbang berbagai faktor, termasuk fasilitas subsidi yang telah dinikmati sebagian operator.

    Tarif Penyeberangan Terancam Meroket? Menhub Dudy Purwagandhi Ungkap Pertimbangan Krusial di Tengah Desakan Pengusaha dan Ancaman Keselamatan Pelayaran!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Di sisi lain, Ketua Umum Gapasdap, Khoiri Soetomo, secara lugas memaparkan urgensi penyesuaian tarif. Menurutnya, fluktuasi nilai tukar Rupiah yang cenderung melemah berdampak langsung pada komponen biaya yang memiliki ketergantungan tinggi pada mata uang asing. Kondisi ini diperparah dengan harga minyak dunia yang masih bertengger di level tinggi, menciptakan beban ganda bagi para operator.

    Khoiri merinci, biaya operasional kapal terus mengalami eskalasi signifikan. Harga suku cadang kapal dilaporkan melonjak sekitar 30% hingga 40%, harga oli naik drastis hingga 60%, sementara biaya pengedokan kapal juga meningkat sekitar 20%. Kenaikan ini, tegas Khoiri, secara otomatis memperbesar tekanan finansial terhadap perusahaan angkutan penyeberangan.

    Lebih lanjut, Khoiri menyoroti bahwa berdasarkan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) tahun 2019, yang melibatkan Kementerian Perhubungan, YLKI, ASDP sebagai fasilitator pelabuhan, pihak asuransi, dan asosiasi angkutan penyeberangan, tarif angkutan penyeberangan saat ini masih tertinggal 31,8% dari kebutuhan biaya sebenarnya. "Saat ini, tarif yang berlaku sudah tertinggal jauh dari perhitungan Harga Pokok Produksi atau HPP," tegas Khoiri. Kesenjangan ini, menurutnya, bukan sekadar masalah profitabilitas, melainkan isu krusial yang berhubungan langsung dengan standar keselamatan pelayaran.

    Gapasdap berharap pemerintah dapat meninjau persoalan ini secara holistik. Penyesuaian tarif, menurut mereka, bukan semata-mata demi kepentingan pengusaha, melainkan untuk menjamin keberlangsungan pelayanan angkutan penyeberangan nasional serta pemenuhan standar keselamatan dan kenyamanan bagi masyarakat. Apabila kondisi ini terus berlanjut tanpa intervensi, perusahaan angkutan penyeberangan akan semakin kesulitan dalam mengoperasikan kapal secara berkelanjutan.

    Tekanan operasional yang berkelanjutan ini dikhawatirkan akan mengikis kemampuan perusahaan dalam menjaga kualitas layanan, standar keselamatan, dan kenyamanan bagi para pengguna jasa. Keputusan akhir ada di tangan pemerintah, menyeimbangkan antara keberlanjutan industri, daya beli masyarakat, dan prioritas keselamatan.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.06

    Gelombang PHK Masif Mengancam Pekerja

    Ekonomi 26-09-2026 - 13.35

    Mengenal Transfer Pricing dan Cara Belajarnya

    Ekonomi 26-09-2026 - 13.20

    Pucuk Pimpinan KNKT Berganti Tantangan Besar Menanti

    Ekonomi 26-09-2026 - 12.35

    Brevet A B Saja Tak Cukup Ini Level Berikutnya

    Ekonomi 26-09-2026 - 12.06

    Harga Emas Antam Melonjak Tajam Hari Ini

    Ekonomi 26-09-2026 - 11.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0626 Views

    Mengejutkan! Daya Saing Indonesia Terjun Bebas di Kancah Global: Apakah Sinyal Bahaya Bagi Investasi dan Masa Depan Ekonomi?

    24-06-2026 - 22.0622 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0622 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.