Connect with us

ERA PENDIDIKAN

Tandatangan MoU, Gusmal Berharap Jadi Langkah Kebangkitan STAY

Published

on

Laporan: Wandre DP

Eranusantara.co, Solok – Pemerintah Kabupaten Solok melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi, pada hari Kamis, (6/8) bertempat di salah satu ruangan Sekolah Tinggi Agama Islam Solok Nan Indah

Dalam acara penandatanganan nota kesepakatan bersama tersebut, langsung dihadiri oleh Bupati Solok H. Gusmal, SE, MM dan Ketua STAI Solok Nan Indah Drs. H. Kardinal N, MM beserta pengurus yayasan, kemudian diikuti juga oleh perwakilan Pimpinan Bank Mandiri Cabang Solok dan Kepala SKPD di lingkup Pemda Kab. Solok serta alumni STAI.

Drs. H. Kardinal, N. MM yang saat ini menjabat sebagai Ketua STAI Solok Nan Indah, pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Bupati Solok dalam melakukan kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak yayasan STAI.

Kemudian, Drs. H. Kardinal menjelaskan bahwa kondisi STAI saat ini perlu perhatian khusus dari pemerintah daerah serta stakeholder dan dari unsur-unsur terkait lainnya, dalam rangka untuk mengembalikan kejayaan atau eksistensi STAI seperti masa sebelumnya.

Untuk itu, kita berharap sangat kepada pemerintah serta terhadap lembaga-lembaga terkait lainnya kerja sama yang baik dan dapat terus berlanjut hingga masa mendatang.

Terakhir, Ketua STAI Solok Nan Indah Drs. H. Kardinal, N. MM juga mengucapakan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah demi kemajuan STAI ke depannya.

Kemudian, Bupati Solok H. Gusmal, SE, MM diawal sambutannya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan pengurus yayasan STAI Solok Nan Indah, karena sudah memiliki inisiatif, pemikiran ide dan gagasan dalam rangka memajukan perguruan tinggi yang ada di daerah Solok ini.

“Tujuan dari kegiatan ini sangat baik sekali untuk perkembangan kemajuan STAI ke depannya, dan mampu juga memperbaiki citra STAI Solok Nan Indah demi meningkatkan minat masyarakat, dalam hal melanjutkan pendidikan di kampus STAI ini,” ungkap Bupati.

Selanjutnya, H. Gusmal juga mengajak seluruh kepengurusan Yayasan STAI, agar terus membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh lembaga dan elemen masyarakat, guna memperbaiki citra perguruan tinggi STAI ini ke depannya.

Dengan terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh lembaga dan elemen masyarakat, kita berharap, mudah-mudahan ini langkah awal untuk kembalinya STAI dalam memasyarakatkan identitasnya ke tengah masyarakat, harap Bupati

“Mudah-mudahan perguruan tinggi STAI Solok Nan Indah ini kembali diminati dan digemari oleh orang tua mahasiswa dan masyarakat pada umumnya di masa yang akan datang,” tambah harapannya.

Kemudian, Bupati juga berpesan kepada pengurus dan pengelola STAI Solok Nan Indah untuk bekerja dengan ikhlas dan sabar agar tidak ada pekerjaan yang terasa berat, serta teruslah tingkatkan kualitas yayasan di mata mahasiswa dan masyarakat.

“Dalam memajukan dan mengangkat kembali nama baik STAI, perlu kita kembangkan sebuah kelompok atau kajian tentang penelitian ke berbagai masyarakat dalam rangka memodernisasi dan mengembangkan apa yang diajarkan di STAI ini, karena semakin banyak orang yang mengenal dan mengetahui apa yang ada di perguruan tinggi ini, tentu akan semakin banyak pula diminati oleh para calon mahasiswa dan masyarakat umum lainnya,” tutup Bupati Solok H. Gusmal, SE, MM.

Setalah Bupati dan Ketua Yayasan STAI Solok Nan Indah menyampaikan sambutannya, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU oleh H. Gusmal, SE, MM sebagai Bupati Solok dan Drs. H. Kardinal, N. MM sebagai Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Agama Islam Solok Nan Indah.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ERA PENDIDIKAN

Universitas Ahmad Dahlan Jogjakarta Gelar Webinar Keprotokolan dan Table Manner

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Hesan

Eranusantara, Jogjakarta – Fakultas Agama Islam Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Universitas Ahmad Dahlan, Jogjakarta, Gelar Pelatihan Keprotokolan dengan tema “Menyiapkan Protokoler yang unggul, inovatif dan Profesional” secara virtual pada Minggu, (13/2).

Acara ini diikuti ratusan mahasiswa dan mahasiswi tingkat satu hingga tingkat akhir Program Studi Bahasa dan Sastra Arab UAD Jogjakarta.

Sebagai Pembuka, Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Universitas Ahmad Dahlan, Dr. Yoyo, S.S, MA menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kak Hasan selaku pemateri pada hari ini bisa berkenan sharing dan berbagi pengalaman saat menjadi pendamping tamu luar negeri.

Beliau menambahkan, Alhamdulillah Program Studi Bahasa dan Sastra UAD Jogjakarta sudah menjalin kerjasama baik lembaga dalam negeri maupun luar negeri seperti Universitas of Malaya Malaysia dan lainya.

Untuk dalam negeri kami juga sudah menjalin kerjasama dengan Kementerian Luar Negeri RI dan berbagai lembaga lainya. Imbuhnya.

Mohon doanya semoga mahasiswa dan mahasiswi kami setelah lulus nanti bisa berkiprah dan berbakti bagi masyarakat baik didalam negeri maupun diluar negeri. Tutupnya.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

ERA PENDIDIKAN

Presiden Jokowi Sampaikan Terima Kasih dan Apresiasi Kepada Para Guru

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Rizki A

Eranusantara, Jakarta – Memperingati Hari Guru Nasional dan HUT ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada para guru di seluruh pelosok Tanah Air.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional dan HUT ke-75 PGRI. Terima kasih kepada para guru yang pantang menyerah dan terus berjuang di tengah keterbatasan. Terima kasih telah mendidik generasi bangsa menjadi SDM unggul yang selalu mencintai Indonesia,” ujarnya sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, 28 November 2020.

Di tengah kondisi pandemi saat ini, peranan dan inovasi para guru dalam melangsungkan kegiatan belajar-mengajar amatlah vital. Para guru dituntut untuk tetap berkarya dan terus berinovasi melangsungkan kegiatan belajar-mengajar, baik secara daring maupun menemui langsung para siswa di rumah-rumah mereka.

“Guru-guru dipaksa beradaptasi dengan cepat, beralih menggunakan teknologi, mengubah metode belajar, bekerja sekuat tenaga agar anak-anak bisa tetap belajar dengan baik. Tetapi, tantangan akibat pandemi Covid-19 ini tidak boleh menurunkan kualitas pembelajaran,” ucapnya.

Menurut Presiden, keterbatasan yang dihadapi tersebut harus dapat diatasi dengan kreativitas sehingga membuat siswa dapat belajar dengan antusias dan memotivasi siswa menjadi pembelajar mandiri. Namun, untuk melakukan hal tersebut, para guru tidak dapat bekerja sendirian. Tantangan pendidikan di era pandemi ini juga harus diatasi dengan sinergi.

Kepala Negara mengatakan, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Peran orang tua sebagai pendidik utama keluarga sangatlah penting untuk mendukung keberhasilan proses belajar anak. Oleh karena itu, komunikasi dan kerja sama antara guru dengan orang tua harus terus ditingkatkan.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

ERA PENDIDIKAN

Eksistensi Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Huffadh Darul Khittoh di Era Globalisasi

Published

on

Laporan: Hesan

Eranusantara, Kendal – Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an adalah pesantren yang didedikasikan untuk membangun generasi Qur’ani yang cinta Al Qur’an hingga mengamalkannya, membentuk generasi yang berkarakter & visioner berdasarkan tuntunan agama Islam yang lurus dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Melahirkan kembali generasi penegak kejayaan Islam yang akan mengembalikan masyarakat muslim kepada masa keemasannya, kepada Al-Qur’an, kepada kemurnian ajaran Islam, kepada Aqidah yang lurus dan Akhlaqul karimah yang berlandaskan Al-Quran, dan As-Sunnah, serta berdasarkan pemahaman ulama salaf Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Salah satunya adalah Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Huffadh “Darul Khittoh” yang beralamat Desa Tlahab, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal. Di ponpes ini, para santri belajar dan dididik untuk menjadi penghafal Al Quran. Yuk, kenali lebih dekat tentang pesantren untuk penghafal Al Quran.

Pondok Pesantren Putra dan Putri Al Huffadh “Darul Khittoh: didirikan pada tahun 2007 oleh KH. Maskur, seorang kiai yang sangat dikenal keilmuannya, terutama dalam bidang al-Qur’an dan Thariqah.

Pesantren yang terletak di pesisir pantai utara jawa ini sangat kental akan khazanah islam dikarenakan tetap menjaga tradisi-tradisi keislaman ditengah modernisasi zaman.

Santri putra dan putri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Huffadh “Darul Khittoh” berasal dari berbagai kota dengan harapan bisa menjadi penghafal Al-Qur’an dan bisa mengamalkan dimasyarakat kelak.

Kegiatan harian wajib yang dilakukan oleh santri adalah ngaji sorogan Al-Qur’an yang dilaksanakan setiap selesai sholat Maghrib dan setelah sholat subuh dilanjutkan Tadarus Al-Qur’an yang dibina langsung oleh pembimbing.

Selain itu santri pada hari tertentu belajar kajian kitab kuning, adapun kitab yang dikaji dipesantren ini adalah kitab tafsir Jalalain, kitab-kitab klasik Madzab Imam Syafi’i, Pendalaman ilmu alat (Nahwu dan Shorof) dan beberapa kitab lainya.

Untuk kegiatan mingguan santri pondok pesantren darul khittoh adalah setiap hari jum’at yaitu pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Kajian kitab-kitab kuning yang diikuti oleh masyarakat umum yang dilaksanakan setiap malam rabu.

Adapun kegiatan bulanan yaitu pada hari kamis wage tepatnya setelah isya mengadakan pembacaan sholawat dalailulkhoirot dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang juga diikuti oleh masyarakat umum.

Untuk kegiatan tahunannya Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Huffadh “Darul Khittoh” yaitu melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW, santunan anak yatim dan beberapa kegiatan peringatan hari besar islam lainya yang diikuti seluruh santri dan masyarakat umum.

Ditengah perkembangan zaman Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Huffadh “Darul Khittoh” tetap menjadi lembaga pendidikan di tengah-tengah kehidupan masyarakat memberikan arti tersendiri, yaitu sebagai manifestasi nilai-nilai pengabdian dan perhatian kepada masyarakat.

Continue Reading

Trending