Connect with us

ERA LOKAL

Surati Bupati Solok, KASN Minta SK Mantan Bupati Diberlakukan

Published

on


Eranusantara, Kab. Solok – Komisi Aparatur Sipil Negara surati Bupati Solok pada Senin, (12/7). Dalam suratnya, KASN merekomendasikan kepada Bupati Solok untuk memberlakukan kembali 4 keputusan yang dikeluarkan mantan Bupati Solok pada 9 Desember 2020 dan 28 Januari 2021 lalu tentang pemberian hukuman disiplin terhadap 3 orang ASN di lingkungan Kabupaten Solok.

Diketahui, 3 Putusan yang dikeluarkan mantan Bupati Solok pada 9 Desember lalu merupakan hukuman disiplin sedang, berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah, selama satu tahun terhadap Asisten Koordinator Bidang Pemerintahan Kab. Solok Edisar Dt. Manti Basa S.H. M.Hum, Kalaksa BPBD Kab. Solok Armen. AP dan Sekretaris BPBD Kab. Solok Asnur, S. Sos. Tak hanya itu, khusus bagi Edisar, mantan Bupati Solok juga mengeluarlan keputusan pada 28 Januari lalu untuk pemberian hukuman disiplin berat berupa pembebasan dari jabatannya.

Keempat keputusan yang dikeluarkan oleh mantan Bupati Solok ini kemudian dibatalkan oleh Bupati Solok, Epyardi Asda pada 20 Mei lalu dengan alasan keputusan PTUN Padang pada 5 dan 6 Mei 2021 lalu. Usai pembatalan ini, Epyardi Asda kemudian menunjuk dan mengangkat Edisar sebagai Plh Sekda Kab. Solok yang serah terima jabatannya dilaksanakan pada Rabu, (2/6) lalu di Guest House Arosuka. Hingga Sabtu, (17/7) siang, belum ada komentar resmi dari Bupati Solok, Epyardi Asda terkait hal ini.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ERA LOKAL

Epyardi Asda Bupati Hasil Putusan Hukum Tapi Tak Hargai Putusan Hukum

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Wandre Dp

Eranusantara, Solok – Bupati Solok Epyardi Asda menjadi sosok kontroversi ditengah masyarakat Kab. Solok saat ini. Selain dihebohkan terkait dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE terhadap Dodi Hendra, Epyardi Asda dianggap menjadi sosok yang tak patuh terhadap hukum.

Hal ini terlihat dari beberapa tindakan yang dilakukam oleh Epyardi Asda dalam melakukan eksekusi terhadap beberapa putusan PTUN pasca dilantik menjadi Bupatii Solok April lalu. Sebelumnya Bupati Solok disurati KASN untuk membatalkan SK Bupati Solok no 800/334/BKPSDM-2021, no 800/333/BKPSDM-2021, no 800/334/BKPSDM-2021 dan no 800/335/BKPSDM-202, terkait pembatalan sanksi dan penjatuhan hukuman bagi 3 ASN dilingkungan Pemkab Solok. KASN meminta kepada Bupati Solok untuk mencabut SK yang dikeluarkan dan memberlakukan kembali SK lama untuk pemberian sanksi kepada 3 ASN yang sudah di SK kan oleh mantan Bupati Solok, Gusmal Dt Rajo Lelo. Pada prakteknya, Bupati Solok hingga saat ini masih belum melaksanakan eksekusi terkait surat rekomendasi dari KASN ini.

Menanggapi surat tersebut, Bupati Epyardi Asda justru akan menyurati kembali pihak KASN. Menurutnya, persoalan sanksi tersebut tidak terlepas dari imbas Pilkada 2020 seperti dilansir dari suarasumbar.id.
Atas tindakan ini, Bupati Solok, Epyardi Asda dianggap tak patuh terhadap KASN. Tak hanya itu, Bupati Solok juga dianggap tak patuh terhadap putusan PTUN yqng merupakan produk hukum untuk mengmbalikan hak – hak dan jabatan Wali Nagari Kinari, Kec. Bukit Sundi, Kab. Solok, Yandrifa. Hal ini seperti yang disampaikan Yosprimo Putra, SH, selaku kuasa hukum Yandrifa, kepada eranusantara.co, Selasa, (14/9) malam.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

ERA LOKAL

PLT Sekwan DPRD Kab. Solok Diganti, Mulyadi Marcos Kembali Manjadi Staf Ahli Bupati

Published

on

Laporan: Wandre Dp

Eranusantara, Kab. Solok – Pasca kericuhan di ruang sidang DPRD Kab. Solok yang sempat viral beberapa waktu lalu, Pemkab Solok mengganti PLT Sekwan DPRD Kab. Solok. Pelaksana tugas Sekwan DPRD Kab. Solok Mulyadi Marcos diganti dengan Zaitul Ikhlas. Acara serah terima jabatan ini dilaksanakan Rabu, (8/9) siang, diruang sidang DPRD Kab. Solok.

Pada kesempatan ini, Pemkab Solok yang diwakili PLH Sekda Kab. Solok meminta Zaitul Ikhlas yang ditunjuk menggantikan Mulyadi Marcos dan juga menjabat sebagai Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kab Solok untuk mempelajari ketetapan dan ketentuan di lembaga dewan Kabupaten Solok.

Hal ini disampaikan oleh PLH Sekda Kabupaten Solok dalam acara sertijab yang juga dihadiri oleh PLT Ketua DPRD Kab. Solok, Lucky Efendi.

“Kepada Zaitul Ikhlas berharap untuk mempelajari ketetapan dan ketentuan di lembaga dewan Kabupaten Solok,” ungkap Edisar SH, M. Hum, melalui press realis Humas Pemkab Solok.

Selain itu Edisar juga mengucapkan selamat kepada Mulyadi Marcos karena telah bergabung kembali ke sekretariat daerah Kab. Solok.

“Kepada Mulyadi Marcos selamat bergabung kembali ke Sekretariat Daerah Kab. Solok dan kepada Zaitul ikhlas dapat bekerja dengan baik dan saling berkoordinasi,” papar Edisar.

Diwaktu berbeda, saat hal ini dikonfirmasi kepada Ketua DPRD Kab. Solok, Dodihendra menganggap tidak tau atas kegiatan ini.

“Saya tidak tau dan tidak menerima laporan atas kegiatan ini, selama saya menjabat sebagai Ketua DPRD Kab. Solok, belum pernah ada pemberitahuan atas pengangkatan PLT Sekwan, termasuk pengangkatan Mulyadi Marcos sebelumnya,” ungkap Dodi kepada eranusantara.co, Kamis, (9/9) pagi, dikediamannya.

Dodi juga mengatakan, koordinasi penunjukan dan penetapan PLT Sekwan tak pernah terjadi antara Sekretariat daerah dengan dirinya selaku Ketua DPRD yang sah.

Continue Reading

ERA SULAWESI

Kerja Sama dengan Polda Gorontalo, Pemdes Molingkapoto Selatan Gelar Gebyar Vaksinasi

Published

on

Laporan: Bucok

Eranusantra, Gorontalo- Pemerintah Desa (Pemdes) Molingkapoto Selatan, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, bekerja sama dengan Polda Gorontalo dan Dinas Kesehatan Gorut melaksanakan Gebyar Vaksinasi Covid-19.

Dalam kegiatan Vaksinasi tersebut, pihak Polda Gorontalo turut memberikan paket bantuan sembako sebanyak 200 Dus yang berisi 5 Kg Beras, 1 Kg Minyak Goreng, 1 Kg Gula Pasir, 10 Bungkus Mie Instan, 1 Strip Vitcom, 5 lembar Masker kesehatan, 1 Dos Teh celup dan 5 Kaleng Ikan Sarden.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin, mengucapkan terima kasih kepada pihak Polda Gorontalo yang telah memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat Gorut yang sedang melaksanakan kegiatan Vaksinasi itu.

“Saat ini tertanggal 02 September 2021 Kabupaten Gorut baru mencapai kurang lebih 38,14 % yang sudah divaksinasi, dimana Kabupaten Gorut merupakan salah satu Kabupaten yang paling rendah dalam hal vaksinasi,” katanya. Jumat (3/9/2021).

Rendahnya vaksinasi di wilayahnya kata Ridwan, karena disebakan masih banyak masyarakat Gorut yang percaya dengan berita Hoax yang beredar di media sosial terkait dampak negatif dari Vaksin.

“Padahal itu tidak betul, malahan Vaksin itu bagus dan baik bagi tubuh kita dalam mencegah masuknya virus dalam tubuh termasuk Covid 19. Sehingga, saya selaku Bupati Gorut mengajak masyarakat agar jangan percaya dengan Hoax yg beredar dan mari kita sukseskan proses vaksinasi di wilayah Kabupaten Gorut dengan cara ikut serta mengajak keluarga untuk di vaksin. Mumpung vaksin sekarang ini masih gratis, ditambah lagi ada bantuan sembako dari pihak Polda Gorontalo,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kwandang, Iptu Fahmi Sjam, mengatakan bahwa Bantuan yang diberikan oleh pihak Polda Gorontalo merupakan bentuk rasa kepedulian Polri kepada masyarakat yang terkena dampak dari penyebaran Covid 19.

“Sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, kami pihak Polri dalam hal ini Polda Gorontalo selalu mengajak masyarakat Provinsi Gorontalo, khususnya masyarakat Kecamatan Kwandang agar selalu mematuhi Prokes Covid 19 dimana pun berada,” pintanya.

Tidak hanya itu, hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Molingkapoto Selatan, Alfian Uno, bahwa dirinya merasa bersyukur atas bantuan yang telah diberikan oleh Pihak Polda Gorontalo tersebut.

“Ucapan terima kasih kepada pihak Polda Gorontalo dan Pejabat Utama Polda Gorontalo yang tergabung dalam angkatan AKPOL 95, yang telah memberikan paket bantuan sembako kepada Masyarakat Desa Molingkapoto Selatan yang sedang melaksanakan atau ikut vaksinasi dalam rangka penanganan penyebaran Covid-19,” kata dia.

Kata Alfian, target untuk Vaksinasi di Desa Molingkapoto Selatan yakni kurang lebih 1.200 orang.

“Kami sebagai pemerintah Desa tak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu mentaati aturan kesehatan Covid-19 seperti memakai masker dan jaga jarak apabila ada di kerumunan,” tandasnya.

Sebelumnya, target Gebyar Vaksinasi yang dilaksanakan di Kantor Desa Molingkapoto Selatan tersebut yaitu 100 orang, namun dengan adanya bantuan Sembako dari pihak Polda Gorontalo, maka banyak masyarakat yang ingin melaksanakan Vaksin, sehingga jumlah masyarakat yang di vaksin hingga acara berakhir berjumlah 200 orang.

Continue Reading

Trending