Connect with us

ERA EKONOMI

Program Sejuta Rumah Tahun 2020 Tidak Mencapai Target, Total Hanya 900 Unit

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Eranusantara.co, Tangerang – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membeberkan realisasi Program Sejuta Rumah sepanjang tahun lalu dinilai gagal mencapai target.

Pembangunan rumah di Indonesia termasuk dalam Program Sejuta Rumah mencapai 965.217 unit rumah. Hal tersebut masuk dalam catatan kementrian PUPR tahun 2020.

“Meskipun hasil capaian pembangunan perumahan tahun 2020 belum mencapai target yang maksimal yakni satu juta unit per tahun, hal tersebut membuat pemerintah harus tetap berupaya mendorong pembangunan perumahan untuk masyarakat diseluruh wilayah Indonesia,” ujar Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid.

Dirinya menyebutkan, program sejuta rumah tersebut terbagi menjadi dua yakni pembangunan rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 772.324 unit dan rumah untuk non-MBR sebanyak 192.893 unit.

“Pembangunan rumah untuk MBR yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR tercatat 289.983 unit, kementerian lain 51.136 unit, dan pemerintah daerah (Pemda) sebanyak 33.925 unit, untuk rumah non-MBR dilaksanakan oleh pengembang perumahan sebanyak 178.885 unit dan masyarakat sendiri 14.038 unit.”

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ERA EKONOMI

Minh Tien Group Persembahkan Model Ekonomi Sirkular di World Expo 2020 Dubai

“Sejak 1 Oktober 2021, Minh Tien Group, anggota Vietnam Coffee – Cocoa Association, telah mempresentasikan Circular Economy Model di World Expo 2020, yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab”

Published

on


HANOI, VIETNAM – Media OutReach – World Expos, rangkaian pameran non-komersial dengan sejarah lebih dari satu abad, diselenggarakan setiap lima tahun. Expo didedikasikan untuk mendukung budaya nasional, mendorong bi-partisanship, menegaskan reputasi, dan inovasi yang mengubah dunia.

Tahun ini, Expo akan diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab dari 1 Oktober 2021 hingga 31 Maret 2022. Dengan tema sentral “Connecting mind, Creating the future”, Expo membuka peluang untuk bipartisanship yang akan mengarah ke masa depan yang lebih baik bagi masyarakat dunia.

Expo akan dibagi menjadi tiga distrik utama: Mobilitas – Keberlanjutan – Peluang. Paviliun Vietnam terletak di Distrik Peluang dengan tema: “Menyuling masa lalu, Membentuk masa depan”.

Minh Tien Group dengan bangga mempersembahkan Circular Economy Model yang berkisar seputar pohon kopi termasuk biji kopi hijau; Cofilia; Teh Ha Chuc Cascara; Namigo bio-packaging, dan pupuk organik. Pada dasarnya, hasil sampingan dari suatu tahap produksi akan menjadi bahan masukan untuk produksi selanjutnya.

Minh Tien Group berkeinginan untuk mempromosikan model tersebut, untuk mewujudkan peluang memasuki pasar Teluk Arab; yang paling penting, untuk menyajikan kepada dunia perspektif yang berbeda tentang pertanian modern dan berkelanjutan Vietnam.

Madam Nguyen Thi Hong Minh, Chairwoman Minh Tien Group, mengatakan: “Datang ke Expo tahun ini, kami bertujuan untuk mengumumkan dan menegaskan prinsip bisnis kami dalam penerapan Circular Economy Model di ekosistem perusahaan kami, yang telah sepenuhnya mengeksplorasi ” nilai klasik” dari siklus hidup produk kami dan meminimalkan jejak karbon kami. Untuk mewujudkan visi pertanian berkelanjutan, Minh Tien Group berkomitmen untuk menjadi kontribusi yang sukses bagi Vietnam Pavilion.”

Minh Tien Group adalah perusahaan kopi terkemuka dengan lebih dari 20 tahun sejarah. Tekad untuk menghargai nilai biji kopi Vietnam, investasi berkelanjutan dalam penelitian dan pengembangan, dan permintaan keahlian dari berbagai lahan pertanian di seluruh dunia adalah prinsip yang menjadikan perusahaan pemasok kopi tepercaya bagi mitra internasional.

Dengan visi “Membentuk ekonomi hijau”, Minh Tien Group terus berupaya berinovasi menuju pembangunan berkelanjutan, dan dengan percaya diri menegaskan status kopi Vietnam di pasar internasional.

Continue Reading

ERA INVESTIGASI

BUMNag Tiku Utara Patut Dipertanyakan Dimana Rimbanya

Published

on

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan : Hari/Honest

Agam, EraNusantara – Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, kabupaten Agam, patut di pertanyakan. BUMNag yang bergerak secara langsung dalam Budi Daya ikan dan Jual Beli Gas Elpiji itu pada Tahun 2018 penyertaan Modalnya sebanyak Rp. 218.432.018, di belanjakan sebanyak Rp.188.471.936 dengan sisa saldo Rp. 25.960.082. Namun saat ini  diduga tak tau dimana rimbanya.

Sebagaimana diketahui bersama BMUMnag itu sangat Bermanfa’at dalam penopang perekonomian masyarakat, karena bentuk bidang usahanya yang bisa bersentuhan langsung dengan perekonomian masyarakat nagari. Bahkan, setiap penggunaan uang negara, wajib memberikan laporan pertanggung jawaban terhadap segala bentuk usaha, seperti halnya BUMNag (Badan usaha milik nagari).

Ketika di konfirmasi Ketua BUMNag Nagari Tiku Utara Batharudin (25/06/2021), ketika di hubungi melalui telpon celulernya Beliau, mengatakan ” kami dari kepengurusan BUMNag sedang menyiapkan pelaporan”, ucapnya

Akan tetapi berbanding terbalik dengan dengan keterangan yang disampaikan Pemerintah Nagari Tiku Utara. Wali Nagari Tiku Utara Amris menyampaikan, bahwa sebagai pemerintah Nagari sudah berupaya melakukan penyuratan bersama pengawas BUMNag, agar bisa membuat laporan pertanggung jawaban keuangan BUMNag.

” Sampai saat ini tidak ada tanggapan dari yang bersangkutan, dan persoalan BUMNag ini sendiri sudah kami laporkan juga kepada pihak inspektorat”, ungkap Walinagari Selasa (27/07/2021) melalui telpon celulernya.

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

ERA EKONOMI

Ketua DPRD Dorong Pemko Carikan Solusi Terhadap Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan : Wahyu

Ketua DPRD Kota Padangpanjang Mardiasnyah,A.Md meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol dan OPD terkait, untuk lebih mengawasi aktifitas masyarakat selama pelaksanaan PPKM Darurat.

“Bagaimana kita bisa mengawasi masyarakat untuk tetap prokes saat kondisi seperti sekarang, supaya kita bisa keluar dari PPKM Darurat. Kepada Sekretaris Daerah untuk bisa mendapatkan tambahan vaksin melalui Gubernur Sumbar. Kemudian, untuk rumah sakit segera berupaya lagi bagaimana BOR rumah sakit untuk covid BOR nya dibawah 50%, tambah dulu tempat tidur untuk sementara,” kata Mardiansyah saat menghadiri rapat Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Padangpanjang di Balaikota setempat , Sabtu (17/7).

Pada rapat evaluasi tersebut juga dihadiri
Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Kapolres AKBP Apri Wibowo,S.Ik, Dandim 0307/ TD Letkol.Inf Wisyudha Utama, Kejari Padang Padang Panjang mewakili, Sekretaris Daerah Sonny Budaya Putra, kepala OPD serta undangan lainnya.
Disebutkan Mardiansyah, pentingnya menjaga kebiasaan masyarakat untuk menaati prokes tersebut, agar Padangpanjang bisa keluar dari PPKM Darurat.

“Pemko juga harus memikirkan bagaimana memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak dari pemberlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 12 Juli lalu,” sebutnya.
Menurutnya, pemberlakukan PPKM Darurat yang dilakukan di Kota Padangpanjang, Padang dan Bukittinggi. Cukup memberikan efek kepada masyarakat, khususnya kepada pedagang yang berjualan di Pasar Padangpanjang dan pemilik warung-warung kuliner.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

Trending