Connect with us

ERA NEWS

Plt Wako Hendri Septa Imbau Warga Kota Padang Patuhi Perda AKB

Published

on

Eranusantara, Padang – Pemerintah Kota Padang menyambut baik seiring diberlakukannya penerapan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) No.6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di wilayah provinsi tersebut termasuk di Kota Padang.

Sebagaimana diketahui, adaptasi kebiasaan baru adalah penyelenggaraan aktifitas kehidupan sehari-hari mencakup dari aspek keagamaan, sosial, budaya dan ekonomi masyarakat dalam mendukung masyarakat produktif dan aman Covid-19.

“Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Kota Padang, kita menyambut baik pemberlakuan Perda AKB ini. Perda tersebut telah disahkan dan disetujui Mendagri, dan resmi diberlakukan terhitung mulai 10 Oktober 2020 ini,” sebut Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Padang Hendri Septa sewaktu mendampingi jajaran Pemprov Sumbar beserta unsur Forkopimda Sumbar dan unsur terkait lainnya saat melakukan sosialisasi sekaligus membagi-bagikan masker ke sejumlah pedagang di Pasar Raya Padang, Kamis (8/10/2020).

“Jadi pada hari ini kita di jajaran Pemerintah Kota Padang ikut mendampingi jajaran Pemprov Sumbar dan unsur Forkopimda Sumbar yang membantu kita di Kota Padang untuk menekankan kepada masyarakat betapa pentingnya upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19. Terutama ke depan untuk mematuhi Perda AKB tersebut,” imbuhnya menambahkan.

Hendri melanjutkan, dengan demikian bagi warga masyarakat yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker akan menghadapi sanksi dan paling berat bisa dikenakan kurungan maksimal selama 2 hari atau membayar denda Rp250 ribu.

“Untuk itu kami meminta kepada seluruh warga masyarakat khususnya di Kota Padang, mari kita selalu menyadari akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hal ini dikarenakan setiap hari jumlah warga Kota Padang yang terpapar Covid-19 itu selalu bertambah. Memang banyak juga yang sembuh, tetapi kita tentu ingin bagaimana cepat keluar dari pandemi ini,” ujarnya.

Plt Wako lanjut menekankan kepada semua warga Kota Padang untuk senantiasa mematuhi Perda Provinsi Sumbar No.6 Tahun 2020. Sebagaimana diketahui, sesuai aturan dalam Perda tersebut bagi pelanggar protokol kesehatan akan dikenakan sanksi secara bertingkat. Di awali dengan sanksi teguran, sanksi administrasi dan terakhir sanksi pidana. Hal ini agar menimbulkan efek jera bagi yang masih mengabaikan protokol kesehatan Covid-19.

“Seperti yang kedapatan tidak memakai masker akan dikenakan sanksi sosial sebagai sanksi awal. Jika kembali didapati melakukan pelanggaran yang sama nantinya, maka akan dilanjutkan pemberian sanksi administratif berupa membayar denda maksimal Rp250 ribu atau sanksi pidana kurungan selama 2 hari,” jelasnya.

Hendri pun mengaku optimis dengan bersama semua pihak dan seluruh warga Kota Padang pandemi Covid-19 bisa segera dilalui dengan baik.

“Mudah-mudahan, dengan diberlakukannya Perda tersebut, setiap masyarakat menjadi patuh terhadap aturan protokol kesehatan ke depan. Sehingga dengan itu jumlah warga kita yang terpapar bisa menurun dari hari ke hari. Dan dalam waktu yang tidak begitu lama kita keluar dari zona merah dan kembali ke zona hijau (aman-red),” cetus dia.

“Manfaatnya untuk kita juga, jika Kota Padang ini kembali ke zona hijau maka aktifitas kita yang sempat terganggu bahkan terhenti selama pandemi bisa dimulai kembali. Seperti contohnya anak-anak generasi muda kita sempat terhenti belajar secara tatap muka, belum lagi dari sektor perekonomian masyarakat dan sektor lainnya,” pungkas Hendri Septa mengakhiri.

Dalam aksi sosialiasi Perda Sumbar No.6 Tahun 2020 tersebut tampak diikuti beberapa pimpinan OPD di Pemprov Sumbar. Diantaranya Kepala Dinas Perikanan Yosmeri, Kepala Dispora Bustavidia, Kabid Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran Satpol-PP dan Damkar serta mewali Kapolda, Pengadilan Agama, Wakil Rektor II UIN IB Padang Firdaus dan unsur terkait lainnya.

Redaksi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ERA NEWS

Ketua DPRD Kab. Solok Dilaporkan, Polda Sumbar Tak Temukan Unsur Pidana

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Wandre DP

Eranusantara, Kab. Solok – Beberapa waktu lalu, Ketua DPRD Kab. Solok, Dodi Hendra dilaporkan ke Polda Sumbar melalui surat yang ditujukan kepada Irwasda Polda Sumbar atas tuduhan melakukan paksaan kepada sejumlah tenaga harian lepas dilingkungan DPRD Kab. Solok. Dodi disebut memaksa para THL untuk bergabung dalam koperasi dengan membayar iuran sebesar Rp. 500.000 dan arisan sebesar Rp. 100.000 setiap bulannya. Dalam laporan ini disebut Dodi Hendra mengancam jika tak mau bergabung maka akan diberhentikan dari pekerjaannya. Tak hanya itu, pelapor atas nama Agus Salim Saputra ini juga mengatakan bahwa koperasi ini juga belum berbadan hukum.

Menyikapi surat laporan atas nama Agus Salim Saputra, Polda sumbar langsung memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangan. Hasilnya, dari beberapa saksi yang dimintai keterangan tidak ditemukan adanya unsur pidana. Pihak Polda Sumbar mendapati fakta bahwa tidak pernah ada paksaan terhadap para THL terkait hal ini. Dodi Hendra hanya menyarankan untuk membentuk Koperasi dan mengenai legalitas akan dibantu melalui dana pokirnya nanti. Ini dilakukan demi kesejahteraan para THL sendiri.

Hal ini dibenarkan oleh Polda Sumbar melalui Kabid Humas, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Sik.

” Benar, dari hasil klarifikasi yang kami lakukan tidak ditemukan unsur pidana atas laporan ini,” ungkapnya kepada eranusantara.co Sabtu, (17/7) pagi melalui sambungan telpon.

Salah satu THL kepada eranusantara.co juga mengatakan bahwa itu informasi dan tuduhan yang ada tidak pernah terjadi.

” Lucu saja mendengarnya, setau saya itu baru saran, tapi belum terlaksana. Memang pernah ada wacana itu, salah satu tujuannya ialah untuk membantu kami juga. Misalnya nanti ada yang memiliki kredit motor, saat jatuh tempo ternyata belum gajian, kami bisa meminjam dari koperasi dulu sebagai dana talangan, kemudian jika ada keluarga atau THL sendiri yang ditimpa kemalangan, kami tak perlu repot – repot lagi untuk mengumpulkan iuran, karena sudah ada dana koperasi yang salah satu peruntukannya untuk itu. Pokoknya tujuaannya demi kepentingan kami bersama lah,” ungkap Ismail beberapa waktu lalu.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

ERA PEMERINTAHAN

Kasus Covid 19 Kabupaten Agam Masih Terus Meningkat

Published

on

Laporan : Hari

EraNusantara, Agam -Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Agam masih terus meningkat. Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan warga agar tidak lalai menjalankan protokol kesehatan (prokes).

“Virus Corona makin mengancam keselamatan kita, penyebarannya makin cepat. Jangan lalai, kita sedang berjuang demi keselamatan,” kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, Drs. Martias Wanto, MM, di Lubuk Basung, pada Minggu (11/7/2021).

Pihaknya mengungkapkan, setiap hari pasien yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Agam terus bertambah. Hari ini saja sebanyak 29 orang dilaporkan Positif Corona.
Penambahan kasus baru Covid-19 terbilang sangat tinggi. Penyebarannya pun hampir merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Agam.

” Disaat kini virus corona sudah menjangkiti masyarakat hampir di seluruh daerah di Kabupaten Agam. Ini sangat mengancam, jika tidak kita sikapi dengan serius,” ungkapnya menerangkan.
Setidaknya 4.369 orang sudah terpapar Covid-19, 3.532 orang diantaranya sudah dinyatakan negatif Covid-19. Pihaknya mengingatkan, mereka yang sudah dinyatakan negatif juga bisa kembali mengidap Covid-19, jika abai protokol kesehatan.

Dilanjutkan oleh ketua harian Satgas Drs. Martias Wanto, MM bahwa hingga kini terus melakukan upaya dalam meminimalisir penyebaran virus ini. Katanya, vaksinasi Covid-19 di daerah itu terus dipercepat.
Oleh karenanya, Pihaknya minta masyarakat terus bersinergi dengan pemerintah dalam melawan Covid-19. Selain imunitas diri, imunitas sosial juga harus diperkuat.

” Untuk itu,mulai kini tentunya sangat diperlukan kesadaran kita bersama bahwa virus ini sangat mengancam. juga perlu kita tingkatkan, jika kita masih abai, pademi ini akan terus berlanjut, kita akan terus hidup di bawah ancaman wabah. Untuk itu mohon jaga diri dengan protokol kesehatan dan mengikuti instruksi pemerintah,” Ungkapnya.

Continue Reading

ERA PEMERINTAHAN

Wabup Irwan Fikri Ajak Masyarakat Perangi Virus Corona

Published

on

Laporan : Hari

EraNusantara, Agam – Wabup Irwan Fikri, SH Dt. Parpatiah ajak masyarakat perangi Virus Corona dengan mengikuti instruksi pemerintah dan memperketat penerapan protokol kesehatan (Protkes) Covid-19.

Wakil Bupati Agam mengatakan hal itu pada saat menutup Festival Peringatan Perang Manggopoh ke 113 tahun, di Kawasan Wisata Garuda Mas, Batu Hampar, Kanagarian Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Propinsi Sumatra Barat, pada Sabtu (10/7/2021).

“ Pada hari yang berbahagia dan penuh maknai ini kita juga merasakan berperang seperti pejuang kita dulu, hari ini kita berperang melawan musuh yang tidak kelihatan, yaitu Virus Corona,” Ungkap Irwan Fikri dihadapan masyarakat yang menghadiri acara itu.

Dengan semakin deras dan tingginya kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Agam, wakil bupati mengajak masyarakat untuk berjuang bersama-sama melawan Covid-19 dengan serius.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Agam mengajak kita semua. Ayo seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, alim ulama cadiak pandai, mari kita serius memerangi wabah ini, karena semakin hari semakin meningkat kasus penyebarannya,” ajak wabup.

Ditambahkannya lagi, “hendaknya masyarakat dapat turut berjuang bersama pemerintah melawan wabah Corona dengan cara mengikuti segala instruksi pemerintah dengan baik serta menerapkan protokol kesehatan.

Irwan Fikri mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan berita bohong mengenai Covid-19. Dikatakan, pandemi Covid-19 ini benar-benar kejadian yang mengkhawatirkan.

“Jangan termakan hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, faktanya hari ini virus corona memang mengancam kehidupan kita, bahkan membuat tenaga kesehatan kita makin kewalahan,” ujarnya menegaskan.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk sama- sama mengawal mereka yang menjalankan isolasi secara mandiri. Menurutnya, masyarakat dapat menegur orang yang isolasi mandiri yang tidak terpantau petugas.

” Mari, libatkan diri kita berjuang bersama melawan pandemi Covid-19, kalau kita lalai Corona akan mengalahkan kita,” Tutupnya.

Continue Reading

Trending