Connect with us

ERA LOKAL

PHK Tenaga Lokal, PT.Gorontalo Listrik Perdana Ganti Dengan Pekerja Asal Tiongkok

Published

on

Eranusantara.com, Gorontalo – Belum selesai tahap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Gorontalo namun sudah menuai problematika.

PLTU milik PT.Gorontalo Listrik Perdana (GLP), saat ini diduga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap tenaga kerja lokal kemudian digantikan dengan TKA China (Tiongkok).

Bagus Lasimpala, (37) salah seorang TKL kepada sejumlah awak media menjelaskan, bahwa PT. GLP melakukan PHK kepada karyawannya secara bertahap.

“Sudah sekitar 10 orang TKL tidak dipekerjakan, dan langsung diganti dengan TKA asal China. Hal ini sangat kami sayangkan telah terjadi,” tuturnya.

Persoalan pergantian TKL ke TKA China, dibenarkan oleh kepala Desa Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Halid Tuna.

“Mereka itu diganti dengan TKA asal Cina. Hal ini terjadi karena saat ini sudah tahap pembangunan, jadi tenaga ahli dari Cina diambil untuk dipekerjakan, sehingganya para pekerja lokal ini diberhentikan,” ucap Halid.

Lanjutnya, untuk para TKL yang di PHK pihak perusahaan, dicurigai para TKL asal Gorontalo. Tapi untuk TKL yang diluar Gorontalo masi aktif bekerja, seperti TKL dari Makassar dan Jawa.

Terkait dengan hal tersebut, Humas PT.GLP Muhlis Harim, via pesan Whatshap kepada sejumlah wartawan mengatakan, bahwa tuduhan yang di tujukan itu tidak benar. Tapi sayangnya ia tidak mau menjelaskan secara detail terkait dugaan PHK yang menjadi polemik.

“Kemarin ke kantor ya.?,” sambung Muhlis dalam pesan Whatshap, tanpa menanggapi pertanyaan yang dikirimkan oleh awak media.

Sementara itu, Indra Yasin selaku Bupati Gorontalo Utara, saat ditemui di kediamannya menjelaskan bahwa pihak perusahaan harus menggandeng TKL asal Gorontalo, terutama yang ada di wilaya Gorontalo Utara. Ita berharap agar kehadiran mereka dapat menekan angka pengangguran dan juga demi meningkatkan sumber daya manusia yang berada di Gorut.

“Sudah seharusnya pihak perusahaan lebih mengutamakan mereka rakyat Gorut atau melibatkan masyarakat yang diwilaya perusahaan. Karena ini adalah rumah kita. Sehingga kesejahteraan rakyat bisa terjamin,” tegas Bupati Indra, Minggu (7/7).

Lanjut Bupati Indra, terkait pergantian TKL dengan TKA pihaknya akan terus meminta laporan kepada pihak perusahaan dan akan mengawasi apakah Tenaga Kerja Asing dari Cina tersebut memang benar – benar memiliki Paspord untuk melakukan pekerjaan.

“Apa bila ada yang tidak beres mengenai TKA, dan ditemukan pelanggaran administrasi, maka saya akan meminta pihak Imigrasi Gorontalo untuk sidak di perusahaan tersebut,”tutup Bupati Indra Yasin.

(Bucok)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ERA SUMATERA

Kababinminvetcaddam I/BB, Serahkan Tanda Jasa Veteran di Wilayah Kanminvetcad I/11 Labuhanbatu

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Wahyu

Eranusantara, Labuhanbatu – Sebagai wujud penghargaan kepada Veteran, Kepala Badan Pembinaan Administrasi Veteran dan Cadangan (Kababinminvetcaddam I/BB), Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto menyerahkan Keputusan Veteran Republik Indonesia dan Tunjangan Veteran serta Tunjangan Janda Veteran Yatim Piatu Tahun 2021, yang di wakili  Kakanminvetcad I/11 Labuhanbatu, Mayor Inf  Safriyanto. S. Sos, kepada Veteran dan Janda Veteran di wilayah Kanminvetcad  I/11 Labuhanbatu. Penyerahan ini dilakukan di Kantor Kanminvetcad  I/11 Labuhanbatu, di Jalan Urip Sumodiharjo  Labuhanbatu –  Rantauprapat, pada Kamis, (10/6) siang.

Dalam sambutannya, Kababinminvetcaddam I/BB, Kolonel Inf Arie  Tri  Hedhianto, yang di wakili  Kakanminvetcad  I/11 Labuhanbatu mengatakan, sebagai generasi penerus bangsa, kita sudah sepatutnya untuk mengingat jasa dan pengorbanan Veteran RI yang berjuang, membela dan mempertahankan Kedaulatan Negara.

“Karena itulah jasa Para Veteran memiliki andil yang sangat besar hingga kita dapat menikmati kebebasan, memberikan masa depan yang lebih baik dan memberikan kenikmatan sebagai bangsa yang besar,” pungkasnya.

Selanjutnya Kababinminvetcaddam I/BB yang di wakili Kakanminvetcad I/11 Labuhanbatu, menjelaskan, ada beberapa penggolongan veteran, diantaranya adalah Veteran Pembela Kemerdekaan RI, yaitu  yang bergabung dalam Kesatuan bersenjata resmi dan diakui oleh Pemerintah serta berperan secara aktif dalam suatu peperangan menghadapi negera lain dalam rangka membela dan mempertahankan kedaulatan NKRI. Selain itu, Veteran Pembela Kemerdekaan RI terdiri atas Veteran Pembela Dwikora, lainnya yang ditetapkan.


Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

ERA LOKAL

Ketua Perkumpulan P3A Sri Rahayu Telukambulu Bantah Ada Proyek Siluman

Published

on

Laporan : Wasim Mursalin

Eranusantara, Karawang – Dalam rangka mendukung program kedaulatan pangan sebagai upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat, kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) sebagai kegiatan Padat karya pemerintah yang dalam hal ini Kementrian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Jawa Barat, mulai dilaksanakan.

Seperti halnya yang dilaksanakan di Desa Teklukambulu, pengerjaan Turap atau Tembok penahan Tanah (TPT) di sambut baik oleh para petani. Dengan anggaran sekitar Rp. 195.000.000 (Seratus sembilan puluh lima juta rupiah) melalui anggaran APBN TA. 2021.

Sebelumya kegiatan Program P3-TGAI di beritakan di salah satu media online, bahwa pekerjaan tersebut Proyek Siluman dengan alasan tidak ada papan Proyek di lokasi pekerjaan tersebut, tetapi hal tersebut di bantah oleh Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sri Rahayu Telukambulu, Abdilah Huntara yang akrab disapa Bayu.

Menurutnya, dimana letak silumannya?,  pekerjan tersebut sudah di kerjakan sesuai dengan aturan, untuk papan proyek bukan wewenang  kami, papan proyek wewenang dari BBWS dan sudah terpasang pada tanggal 4 mei 2021 sedangkan berita muncul tanggal 6 Mei 2021, dan dalam berita tersbut di tuliskan Proyek GP3A (Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air) bahwah itu salah, bahwa yang di kerjakan adalah Proyek dari BBWS yang dinamakan  Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).Tegas Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sri Rahayu Telukambulu, Abdilah Huntara.

“Kami atas nama Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sri Rahayu Telukambulu, mengucapkan rasa syukur Alhamdulillah dan Terima kasih Kepada Kepala Desa Telukambulu (Ahmad Samsuri), seluruh stakeholder yang terlibat dalam kegiatan P3-TGAI dan para Petani, sehingga  di realisasikan untuk kelompok P3A Desa Telukambulu yang sedang berjalan.” Ungkap Ketua P3A Sri Rahayu Desa Telukambulu Abdilah Huntara Biasa di sapa Bayu, Senin, (10/5).


Menurutnya, kegiatan P3-TGAI yang meliputi kegiatan perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan peningkatan jaringan irigasi bertujuan untuk meningkatkan kinerja layanan irigasi, dan tentunya sebagai solusi peningkatan ekonomi masyarakat saat musim Pandemi Covid-19. “ Sehingga bisa membantu perekonomian yang ada di lingkungan sekitar karna tenaga kerja dalam pekerjaan di laksanakan dengan swakelola,” ujar Abdilah Huntara.

Disi lain di tempat terpisah menurut Petani pemilik sawah di sekitar, mendukung dengan adanya program P3-TGAI, pasalnya sangat membantu para petani sehingga untuk aliran air bisa maksimal ke area persawahan.

“Saya atas nama Petani mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala desa Telukambulu, BBWS dan Kelompok P3A Desa Telukambulu yang sudah berusaha untuk memperbaiki aliran irigasi persawahan dari Program P3-TGAI dengan cara di Turap atau Tembok Penahan Tanah (TPT) Sehingga air yang mengalir ke persawahan bisa maksimal,” ungkap Hidayatullah.

Disisi lain Kepala Desa Telukambulu, Ahmad Samsuri juga mengatakan, benar Desa Kami (Telukambulu_Red) mendapatkan Program P3-TGAI dari Provinsi Jawa Barat melalui dari BBWS Jatiluhur yang dimana anggaran dari pemerintah Pusat, Bahwa Program P3-TGAI di kerjakan oleh Perkumpulan Pemakai Air (P3A) Desa Telukambulu dimana tenaga kerjanya warga kami sendiri sehingga bisa membantu perekonomian yang ada di Desa kami, Pememrintah Desa hanya mengetahui, katanya.

“Saya Ucapakan Banyak terima Kasih Kepada BBWS Provinsi Jawa Barat yang sudah merealisasikan Progaram P3-TGAI untuk pembangunan TPT saluran air, sehingga petani sawah  kami bisa maksimal untuk mengaliri sawahnya,” tutupnya.

Continue Reading

ERA LOKAL

Presiden: Jadikan Peringatan Nyepi sebagai Momentum Introspeksi dan Jaga Keharmonisan

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Rizki A / Setpres

Eranusantara, Jakarta – Pada peringatan Dharma Santi Nasional Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943, Presiden Joko Widodo secara virtual menyampaikan ucapan selamat berhari raya bagi segenap umat Hindu di Tanah Air. Kepala Negara juga berterima kasih atas pelaksanaan rangkaian peringatan Hari Suci Nyepi yang tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Atas nama pemerintah dan pribadi, saya menyampaikan selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 kepada umat Hindu di seluruh Tanah Air Indonesia,” ujar Presiden dalam sambutannya yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, (27/3).

Peringatan Hari Suci Nyepi yang menjalankan protokol kesehatan tersebut menurut Presiden selaras dengan nilai-nilai Nyepi itu sendiri yang menuntun umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian. Nilai-nilai tersebut meliputi amati geni (tidak menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).

“Dengan menjalankan rangkaian Nyepi ini umat Hindu memberikan jeda waktu kepada alam semesta untuk menata kembali keseimbangannya, memuliakan alam, juga memuliakan harkat dan martabat kemanusiaan kita,” tuturnya.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

Trending