Connect with us

ERA PEMERINTAHAN

Pemotongan TPP Disparpora Agam Dinilai Tak Sesuai Dengan Surat Edaran Sekda

Published

on

Laporan : Honest

EraNusantara, Agam – Beberapa ASN di Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menjerit atas ketidakpuasannya tentang adanya dugaan Pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) per tiga bulan dari Januari-Maret 2021 yang baru cair belum lama di Dinas tersebut.

Informasi itu diungkapkan kepada awak media oleh beberapa ASN yang layak dipercaya di ruang lingkup Disparpora Agam. Mereka menyebutkan, kalau pemotongan TPP itu dilakukan oleh pihak yang berwenang di Disparpora.

” Disparpora seperti bertangan besi terhadap pegawainya yang tega memotong TPP kami, padahal kondisi saat ini covid 19 yang masih melanda Kabupaten Agam, bahkan juga bakal memasuki masa lebaran hari Raya Idul Fitri,” ungkap berapa ASN dilingkup Dinas tersebut yang namanya diminta dirahasiakan, pada Selasa (27/4) di Lubuk Basung.

Tak hanya itu sebut berapa Pegawai, alangkah kagetnya mereka atas kebijakan yang dilakukan Disparpora Agam, seakan kebijakan Dinas melangkahi kebijakan Bupati Agam.

” Dimana didalam surat bersifat penting perihal TPP yang beredar ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam pada 12 April 2021 lalu sudah dijelaskan terkait TPP ini. Namun seakan Disparpora tidak meindahkannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, didalam surat yang sudah diedarkan untuk dapat dijadikan referensi oleh Kepala OPD di Pemkab Agam tersebut, didalam surat itu juga dijelaskannya peraturan Bupati Agam No 77 tahun 2020 tentang tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN.

” Namun hal itu seakan tidak di gubris oleh Disparpora Agam, yang tetap melakukan pemotongan TPP yang sangat tidak masuk akal. Contohnya seseorang yang harusnya Menerima TPP Rp 6 juta lebih per tiga bulan, tetapi yang di terima hanya sekitar Rp 2 jutaan, ada apa kebijakan Disparpora ini yang sangat merugikan kami,” tuturnya pula.

Bukan itu saja, mereka juga mengungkapkan hal yang terjadi di Disparpora Agam yang lebih memperhatinkan. Tenaga Harian Lepas (THL) dan Kontrak yang sangat mengharapkan gajinya penuh keluar, juga diduga tak luput dari pemotongan atas kebijakan pihak berwenang di Dinas tersebut.

Disisi lain, mereka yang sudah penuh kecewa itu membeberkan kalau di Dinas tersebut dalam pendelegasian pekerjaan tidak sesuai dengan Fungsi dan tupoksinya.

Dikatakan, selama ini yang lebih berfungsi pegawai staf dan tenaga honorer. Sementara pejabat eselon IV yang seharusnya membantu pekerjaan pimpinan tidak di berdayakan.

” Ini sangat patut di pertanyakan Ada apa gerangan pimpinan di Disparpora Kabupaten Agam,” tambahnya mengakhiri.

Saat hal ini dikonfirmasi kepada Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Agam melalui pesan WhatsApp, Selasa malam, hingga berita ini diturunkan masih belum ada jawaban. Sementara itu, Satrya selaku Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam menjawab kalau pihaknya sudah melakukan sesuai prosedur.

” Waalaikumsalam, pembayaran TPP sudah mengikuti ketentuan dan prosedurnya. Terimakasih atas konfirmasinya,” ungkap Kadis singkat lewat Pesan WhatsApp pada Selasa, (27/4) malam kepada EraNusantara.co.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ERA PEMERINTAHAN

Kasus Covid 19 Kabupaten Agam Masih Terus Meningkat

Published

on

Laporan : Hari

EraNusantara, Agam -Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Agam masih terus meningkat. Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan warga agar tidak lalai menjalankan protokol kesehatan (prokes).

“Virus Corona makin mengancam keselamatan kita, penyebarannya makin cepat. Jangan lalai, kita sedang berjuang demi keselamatan,” kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, Drs. Martias Wanto, MM, di Lubuk Basung, pada Minggu (11/7/2021).

Pihaknya mengungkapkan, setiap hari pasien yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Agam terus bertambah. Hari ini saja sebanyak 29 orang dilaporkan Positif Corona.
Penambahan kasus baru Covid-19 terbilang sangat tinggi. Penyebarannya pun hampir merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Agam.

” Disaat kini virus corona sudah menjangkiti masyarakat hampir di seluruh daerah di Kabupaten Agam. Ini sangat mengancam, jika tidak kita sikapi dengan serius,” ungkapnya menerangkan.
Setidaknya 4.369 orang sudah terpapar Covid-19, 3.532 orang diantaranya sudah dinyatakan negatif Covid-19. Pihaknya mengingatkan, mereka yang sudah dinyatakan negatif juga bisa kembali mengidap Covid-19, jika abai protokol kesehatan.

Dilanjutkan oleh ketua harian Satgas Drs. Martias Wanto, MM bahwa hingga kini terus melakukan upaya dalam meminimalisir penyebaran virus ini. Katanya, vaksinasi Covid-19 di daerah itu terus dipercepat.
Oleh karenanya, Pihaknya minta masyarakat terus bersinergi dengan pemerintah dalam melawan Covid-19. Selain imunitas diri, imunitas sosial juga harus diperkuat.

” Untuk itu,mulai kini tentunya sangat diperlukan kesadaran kita bersama bahwa virus ini sangat mengancam. juga perlu kita tingkatkan, jika kita masih abai, pademi ini akan terus berlanjut, kita akan terus hidup di bawah ancaman wabah. Untuk itu mohon jaga diri dengan protokol kesehatan dan mengikuti instruksi pemerintah,” Ungkapnya.

Continue Reading

ERA PEMERINTAHAN

Wabup Irwan Fikri Ajak Masyarakat Perangi Virus Corona

Published

on

Laporan : Hari

EraNusantara, Agam – Wabup Irwan Fikri, SH Dt. Parpatiah ajak masyarakat perangi Virus Corona dengan mengikuti instruksi pemerintah dan memperketat penerapan protokol kesehatan (Protkes) Covid-19.

Wakil Bupati Agam mengatakan hal itu pada saat menutup Festival Peringatan Perang Manggopoh ke 113 tahun, di Kawasan Wisata Garuda Mas, Batu Hampar, Kanagarian Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Propinsi Sumatra Barat, pada Sabtu (10/7/2021).

“ Pada hari yang berbahagia dan penuh maknai ini kita juga merasakan berperang seperti pejuang kita dulu, hari ini kita berperang melawan musuh yang tidak kelihatan, yaitu Virus Corona,” Ungkap Irwan Fikri dihadapan masyarakat yang menghadiri acara itu.

Dengan semakin deras dan tingginya kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Agam, wakil bupati mengajak masyarakat untuk berjuang bersama-sama melawan Covid-19 dengan serius.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Agam mengajak kita semua. Ayo seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, alim ulama cadiak pandai, mari kita serius memerangi wabah ini, karena semakin hari semakin meningkat kasus penyebarannya,” ajak wabup.

Ditambahkannya lagi, “hendaknya masyarakat dapat turut berjuang bersama pemerintah melawan wabah Corona dengan cara mengikuti segala instruksi pemerintah dengan baik serta menerapkan protokol kesehatan.

Irwan Fikri mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan berita bohong mengenai Covid-19. Dikatakan, pandemi Covid-19 ini benar-benar kejadian yang mengkhawatirkan.

“Jangan termakan hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, faktanya hari ini virus corona memang mengancam kehidupan kita, bahkan membuat tenaga kesehatan kita makin kewalahan,” ujarnya menegaskan.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk sama- sama mengawal mereka yang menjalankan isolasi secara mandiri. Menurutnya, masyarakat dapat menegur orang yang isolasi mandiri yang tidak terpantau petugas.

” Mari, libatkan diri kita berjuang bersama melawan pandemi Covid-19, kalau kita lalai Corona akan mengalahkan kita,” Tutupnya.

Continue Reading

ERA PEMERINTAHAN

Ketua IBI Agam Himbau Seluruh Anggotanya Selalu Waspada Terhadap Penyebaran Covid 19

Published

on

Laporan : Hari

EraNusantara, Agam- Dengan semakin meningkatnya Covid 19 di tengah-tengah masyarakat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Agam, diharapkan agar seluruh anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) terutama di lingkungan pemerintah kabupaten Agam selalu mengutamakan keselamatan diri dan pasien dengan selalu melaksanakan Protokol kesehatan (Prokes).

Persatuan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Agam, Sesri, S.KM, M.KM menghimbau, agar seluruh anggota mengutamakan keselamatan diri dan pasien selama pandemi Covid-19 ini masih ada.

Penyebaran Covid-19, terang “Sesri”, Jumat (9/7/2021). Pada akhir-akhir ini kembali menunjukan peningkatan kasus terkonfirmasi. Karena itu, selama masa pandemi mendera, para bidan diharapkan mengutamakan menjaga keselamatan ibu hamil dan balita dari ancaman Covid-19.

Kontak fisik dalam aktivitas kebidanan tidak dapat dihindari selama masa pandemi ini. Hal itu adalah jadi tatangan bagi bidan sebagai tenaga pendukung di garda terdepan.

” Tugas bidan saat pandemi ini makin berat dan penuh tantangan, pelayanan secara kontak fisik dengan pasien tak dapat dihindari, karena itu penerapan protokol kesehatan menjadi sangat penting”, Ucapnya.

Ditambahkan nya lagi, “Walau bagaimanapun, peran seorang bidan sangat penting di tengah-tengah masyarakat. Sebab, kesehatan ibu saat hamil, melahirkan hingga menyusui harus terpantau dan ditangani dengan baik dan hati-hati. Karena itu, saya mengharapkan para bidan untuk dapat selalu memantau perkembangan kondisi kesehatan ibu hamil minimal melalui konsultasi secara online”, Tutupnya.

Hal itu dimaksudkan adalah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang sangat berbahaya bagi ibu hamil dan menyusi karena kondisi kesehatannya dikhawatirkan sangat rentan tertular virus covid 19.

Continue Reading

Trending