Connect with us

ERA CITIZEN CERDAS

Pembelajaran Tatap Muka Perlu Persiapan Matang

Published

on

ERANUSANTARA,PADANG PANJANG, —– Rencana pemberlakuan pembelajaran tatap muka bagi para murid SD, pelajar SMP dan siswa SMA sederajat pada awal 2021 ini, membutuhkan persiapan matang.

Banyak hal yang harus dipersiapkan sesuai mekanisme pembelajaran tatap muka yang mengacu pada SK bersama Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

“Merujuk pada kesiapan dan persiapan itu, untuk sementara di Kota Padang Panjang belum menerapkan pembelajaran tatap muka ini. Kita masih tetap belajar daring pada 4 Januari 2021. Sembari menyiapkan secara matang rencana pembelajaran,” sebut Sekdako Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si kepada Kominfo, Sabtu (2/1).

Dikatakannya, berdasarkan rapat koordinasi (Rakor) persiapan pembelajaran tatap muka tingkat provinsi pada 28 Desember lalu di Padang, kebijakan pembelajaran tatap muka diserahkan kewenangannya kepada bupati/walikota. Belum tentu semua daerah akan menerapkan pembelajaran tatap muka ini secara bersamaan nantinya, tergantung bagaimana pertimbangan kondisi daerah terkait angka penyebaran dan zonasi Covid-19.

Sejauh ini Padang Panjang tengah melakukan persiapan untuk memastikan kesiapan sekolah memberlakukan pembelajaran tatap muka. Sekolah sudah disurvey dan dilakukan visitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Tidak hanya melihat fasilitas belajar mengajar juga sarana prasarana kesehatan yang sesuai dengan protokol Covid-19 ini.

“Jika semua sudah siap, baru diberlakukan PBM tatap muka,” tutur Sonny.

Dari catatan Kominfo, berdasarkan hasil Rakor provinsi, jika memang dilaksanakan pembelajaran tatap muka, peserta didik dalam kelas hanya boleh 50%. Paling banyak hanya 18 orang. Tidak ada pembagian shift pagi dan siang.

Di samping itu, guru yang akan mengajar, wajib mengikuti rapid test antigen. Ini salah satu langkah, mengantisipasi penyebaran Covid-19, maupun mencegah terjadinya cluster sekolah.

Kebijakan yang diatur SK bersama (SKB) Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri, berprinsip pada kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat yang merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran. Di samping itu, tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial juga menjadi pertimbangan dalam pemenuhan layanan pendidikan selama pandemi Covid-19.

Di SKB ini juga ditetapkan persyaratan pembelajaran yang harus dipenuhi di satuan pendidikan. Di antaranya harus ada ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, seperti toilet yang bersih, tempat cuci tangan dengan sabun di air mengalir, sanitizer. Lalu mampu mengakses layanan kesehatan, kesiapan menerapkan wajib masker, mendapat persetujuan komite dan orang tua murid.

Yang paling utama, sekolah harus bisa memetakan peserta didik yang memiliki comorbid (penyakit bawaan-red), yang tidak memiliki akses transportasi yang aman, serta daftar riwayat perjalanan peserta di daerah tingkat risiko Covid-19 yang tinggi dan riwayat kontak dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Pengawasan dan pemantauan pelaksanaan pembelajaran, ditetapkan dalam SKB dari unsur kepolisian dan TNI serta Satpol PP. Mereka memantau kemungkinan terjadinya kerumunan sebelum pembelajaran dimulai dan setelah jam sekolah selesai.

Persiapan yang matang seperti ini yang harus dipastikan Pemko, sehingga pembelajaran tatap muka belum dimulai pada 4 Januari. Sekaligus melihat bagaimana perkembangan penyebaran kasus positif di Kota Padang Panjang.

HMS

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ERA CITIZEN CERDAS

Jokowi Lantik Dewan Pengawas Beserta Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan 2021-2026

Published

on

Laporan: Wahyu-Setpres

Eranusantara, Jakarta – Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan Dewan Pengawas beserta Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk masa jabatan tahun 2021-2026. Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, (22/2).

Nama-nama yang tergabung dalam Dewan Pengawas BPJS Kesehatan yang dilantik oleh Presiden berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 37/P Tahun 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Masa Jabatan Tahun 2021-2026 tersebut ialah:

  1. Achmad Yurianto (Ketua, unsur pemerintah);
  2. Regina Maria Wiwieng Handayani (anggota, unsur pemerintah);
  3. Indra Yana (anggota, unsur pekerja);
  4. Siruaya Utamawan (anggota, unsur pekerja);
  5. Iftida Yasar (anggota, unsur pemberi pekerja);
  6. Inda Deryanne Hasman (anggota, unsur pemberi pekerja); dan
  7. Ibnu Naser Arrohimi (anggota, unsur tokoh masyarakat).

Sementara nama-nama yang tergabung dalam Direksi BPJS Kesehatan untuk masa jabatan tahun 2021-2026 yang dilantik berdasarkan dasar hukum yang sama ialah:

  1. Ali Ghufron Mukti (Direktur Utama);
  2. Andi Afdal (Direktur);
  3. Arief Witjaksono Juwono Putro (Direktur);
  4. David Bangun (Direktur);
  5. Edwin Aristiawan (Direktur);
  6. Lily Kresnowati (Direktur);
  7. Mahlil Ruby (Direktur); dan
  8. Mundiharno (Direktur).

Adapun untuk Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan yang dilantik Presiden Joko Widodo berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/P Tahun 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Masa Jabatan Tahun 2021-2026 pada kesempatan ini terdiri atas:

  1. Muhammad Zuhri (Ketua, unsur pemerintah);
  2. Kushari Suprianto (anggota, unsur pemerintah);
  3. H. Yayat Syariful Hidayat (anggota, unsur pekerja);
  4. Agung Nugroho (anggota, unsur pekerja);
  5. Subchan Gatot (anggota, unsur pemberi kerja);
  6. Muhamad Aditya Warman (anggota, unsur pemberi kerja); dan
  7. Muhammad Iman Nuril Hidayat Budi Pinuji (anggota, unsur tokoh masyarakat).

Terakhir, nama-nama yang dilantik Presiden untuk menempati keanggotaan Direksi BPJS Ketenagakerjaan untuk masa jabatan tahun 2021-2026 ialah:

  1. Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama);
  2. Abdur Rahman Irsyadi (Direktur);
  3. Asep Rahmat Swandha (Direktur);
  4. Edwin Michael Ridwan (Direktur);
  5. Pramudya Iriawan Buntoro (Direktur);
  6. Roswita Nilakurnia (Direktur); dan
  7. Zainuddin (Direktur).

“Saya bersumpah/berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Presiden mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada nama-nama tersebut di atas.

Acara pelantikan yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat tersebut diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk kemudian diikuti oleh sejumlah tamu undangan terbatas lainnya.

Continue Reading

ERA CITIZEN CERDAS

Kurir Narkoba Ditangkap Polres Dumai dengan 23 KG Shabu dan 19.937 Butir Pil Ekstasi

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan : Afrizal

ERANUSANTARA, DUMAI – Kepolisian Resor (Polres) Dumai kembali mengungkap Jaringan Peredaran Narkotika yang melibatkan Narapidana Rutan Kelas III Kota Pinang Sumatera Utara, Jumat (12/02/2021) lalu.

Dipimpin langsung oleh Wakapolres Dumai dan Kasat Narkoba Polres Dumai, Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Dumai berhasil mengamankan 2 (dua) tersangka yakni ARH Alias AD (29) dan SN Alias WR (48) warga Kabupaten Labuhan Batu Selatan Provinsi Sumatera Utara yang bertindak sebagai Kurir. Keduanya berhasil diamankan saat melintas di Jalan Arifin Ahmad RT. 004 Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur.

“Pengungkapan bermula pada hari Jumat tanggal 12 Februari 2021, Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Dumai mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan Penyelundupan Narkotika dari Negara Malaysia melalui Pelabuhan Tikus didaerah Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai.” ungkap Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira, S.I.K, M.H didampingi Wakapolres Dumai Kompol Ernis Sitinjak, S.H, S.I.K dan Kasat Narkoba Polres Dumai AKP Yoyok Iswandi, S.H, S.I.K pada pelaksanaan Press Conference, Kamis (18/02/2021) di Media Center Polres Dumai.

Berdasarkan informasi tersebut, lanjut AKBP Andri Ananta Yudhistira, S.I.K, M.H menjelaskan, Wakapolres Dumai dan Kasat Narkoba Polres Dumai bersama Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Dumai melakukan penyelindikan di Sepanjang Pantai Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai khususnya Kelurahan Pelintung.

“Saat melakukan penyelidikan, Tim melihat dan mencurigai 1 (satu) unit Mobil merk Toyota Rush warna Hitam BM 1540 DC sedang melintas dengan kecepatan tinggi serta beriringan dengan 1 (satu) unit Sepeda Motor merk Yamaha Vixion warna Hitam BM 3619 TM berada didepan dengan kecepatan tinggi juga, sehingga dilakukan pengejaran dan Tim berhasil menghentikan laju kedua kendaraan tersebut,” ujar Kapolres Dumai.

Setelah berhasil diberhentikan, lanjut AKBP Andri Ananta Yudhistira, S.I.K, M.H, 1 (satu) unit Mobil merk Toyota Rush warna Hitam BM 1540 DC didapati dikemudikan oleh ARH Alias AD (29) dan 1 (satu) unit Sepeda Motor merk Yamaha Vixion warna Hitam BM 3619 TM dikendarai oleh SN Alias WR (48). Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, pada Bagasi Belakang Mobil ditemukan 1 (satu) buah Tas Besar merk Masster warna Biru yang berisikan 20 (dua puluh) Paket Besar Diduga Berisikan Narkotika Bukan Tanaman Jenis Shabu Dikemas Menggunakan Bungkusan Plastik Teh Cina Berwarna Hijau Merk Guan Yinwang dan 1 (satu) buah Tas Besar merk Polo warna Abu-abu yang berisikan 3 (tiga) Paket Besar Diduga Berisikan Narkotika Bukan Tanaman Jenis Shabu Dikemas Menggunakan Bungkusan Plastik Teh Cina Berwarna Hijau Merk Guan Yinwang serta 4 (empat) Bungkus Besar Diduga Berisikan Narkotika Bukan Tanaman Jenis Pil Ekstasi berbentuk Love / Hati warna Biru.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

ERA CITIZEN CERDAS

68 Pelanggar Diberikan Sanksi oleh Tim Operasi Yustisi Gabungan

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Afrizal

ERANUSANTARA, PEKANBARU РKegiatan Operasi Yustisi Penegakan PP (Peraturan Penerintah) terhadap pelaksanaan pendisiplinan Protokol Kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 yang digelar Pasar Pagi Jalan Soekarno Hatta Kel Sidomulyo Timur Kec Marpoyan Damai Kota Pekanbaru, Kamis  pagi 18/2/2021

Operasi Yustisi Gabungan ini dipimpin langsung Kasitipol Polresta Pekanbaru Iptu Sulastri, Iptu Polius dan  Pa Siaga Bag Ops Iptu John Hendri SH, MH berjumlah 30 personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP.

Operasi yustisi dilaksanakan di Pasar Pagi Jalan Soekarno Hatta Kel Sidomulyo Timur Kec Marpoyan Damai Kota Pekanbaru, pada hari Kamis tanggal 18 Februari 2021 pukul 10.00 Wib, dalam kegiatan ini dengan sasaran pedagang, pengunjung dan pengguna jalan yang melintasi lokasi Pasar Pagi Jslan Soekarno Hatta Kel Sidomulyo Timur Kec Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.

Kegiatan Operasi yustisi terdiri dari tim gabungan TNI Polri, Satpol PP,  kegiatan ini berlangsung selama 1( satu) jam menindak bagi pelanggar yang belum mematuhi protokol kesehatan dan tidak disiplin.

Tindakan bagi pelanggar atau masyarakat yang belum disiplin dan tidak mematuhi protokol kesehatan sebanyak 68 orang, teguran lisan 47 orang, teguran tertulis 19 orang dan sanksi sosial 2 orang,  hal ini memberikan untuk efek jera bagi yang tidak disiplin dan masih tidak mematuhi protokol kesehatan.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

Trending