Connect with us

ERA LOKAL

Menkes: Jumlah Penduduk yang Telah Terima Vaksin Akan Capai 10 Juta Orang

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Rizki A

Eranusantara, Jakarta – Jumlah penduduk Indonesia yang telah memperoleh vaksinasi diperkirakan akan menembus angka 10 juta orang pada Jumat, 26 Maret 2021, ini. Dengan jumlah tersebut, maka kecepatan pemberian vaksin secara harian telah mendekati angka 500 ribu penyuntikan dosis vaksin.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang memberikan keterangan bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selepas rapat terbatas dengan Presiden dan jajaran kabinet terkait di Kantor Presiden, Jakarta, pada Jumat, (26/3).

“Alhamdulillah dan insyaallah hari ini vaksinasi akan menembus 10 juta vaksinasi dengan kecepatan harian kita sudah mendekati 500 ribu penyuntikan per hari sehingga diharapkan di bulan Maret dan April, di mana ketersediaan vaksin adalah 15 juta per bulan, kita sudah sesuai kecepatan penyuntikannya,” ujarnya.

Namun, berdasarkan dinamika terkini, Menkes memberikan catatan mengenai terjadinya lonjakan kasus di beberapa negara yang memungkinkan terjadinya embargo pengiriman vaksin. Hal itu berpotensi mengganggu jadwal kedatangan dan ketersediaan vaksin di Indonesia selama beberapa bulan ke depan, utamanya yang berasal dari negara-negara yang melakukan embargo.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ERA LOKAL

Presiden: Jadikan Peringatan Nyepi sebagai Momentum Introspeksi dan Jaga Keharmonisan

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Rizki A / Setpres

Eranusantara, Jakarta – Pada peringatan Dharma Santi Nasional Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943, Presiden Joko Widodo secara virtual menyampaikan ucapan selamat berhari raya bagi segenap umat Hindu di Tanah Air. Kepala Negara juga berterima kasih atas pelaksanaan rangkaian peringatan Hari Suci Nyepi yang tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Atas nama pemerintah dan pribadi, saya menyampaikan selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 kepada umat Hindu di seluruh Tanah Air Indonesia,” ujar Presiden dalam sambutannya yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, (27/3).

Peringatan Hari Suci Nyepi yang menjalankan protokol kesehatan tersebut menurut Presiden selaras dengan nilai-nilai Nyepi itu sendiri yang menuntun umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian. Nilai-nilai tersebut meliputi amati geni (tidak menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).

“Dengan menjalankan rangkaian Nyepi ini umat Hindu memberikan jeda waktu kepada alam semesta untuk menata kembali keseimbangannya, memuliakan alam, juga memuliakan harkat dan martabat kemanusiaan kita,” tuturnya.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

ERA SULAWESI

Kunjungan Jokowi ke Makassar Diwarnai Aksi Demontrasi

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Irwan

Eranusantara, Bantaeng – Kedatangan Presiden RI Joko Widodo untuk meresmikan proyek infrastruktur Nasional (Jalan Tol layang Pettarani) Kota Makassar disambut aksi unjuk rasa dari Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) di Pertigaan Hertasning-Pettarani Kota Makassar, pada Kamis, (18/3).

Dalam orasinya Rafika selaku jenderal lapangan menyampaikan bahwa kebijakan presiden Ri dengan membuka lebar pintu Impor beras dari negara luar adalah bentuk ketidak berpihakan pemerintah kepada petani di Indonesia.

“Kebijakan impor beras  tersebut terjadi disaat kelangkaan pupuk di daerah, terutama di Sulawesi Selatan, dan ini sangat tidak mensejahterakan petani dan kami anggap Jokowi gagal mensejahterakan petani,” ungkapnya.

Belum lagi pelanggaran Hak asasi Manusia (HAM) seperti penembakan Mahasiswa di Kendari Sulawesi Tenggara dan Pembunuhan Alm. Sugianto di Kab. Bantaeng, Sulawesi Selatan yang sampai sekarang berkas perkaranya mandek di Polda Sulsel. Ini menjadi bukti tingginya instensitas pelanggaran HAM, uap Aktivis Perempuan dari GAM tersebut.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

ERA CITIZEN CERDAS

Bupati Eka Putra Sampaikan Pidato Perdana Pada Sidang Paripurna DPRD

Published

on

Laporan:Bento/Hms

ERANUSANTARA,TANAH DATAR – DPRD Kabupaten Tanah Datar menggelar rapat paripurna Serah Terima Jabatan dan Penyampaian Sambutan Bupati Tanah Datar di ruang sidang setempat, Sabtu (27/02/2021).
Sidang dipimpin Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt Bungsu didampingi Wakil Ketua Saidani dan Wakil Ketua Anton Yondra beserta dihadiri anggota DPRD.

Turut hadir Forkompinda, Ketua TPP PKK Ny. Lise Eka Putra, Wakil Ketua TP PKK Ny. Patty Richi Aprian, pejabat di lingkup pemerintah daerah dan undangan lainnya.

Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt Bungsu dalam sambutannya menyampaikan selamat bertugas kepada Bupati Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian.

“Semoga amanah yang sudah diemban dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk memajukan Kabupaten Tanah Datar,” ungkapnya.

Ketua DPRD juga berpesan agar pemerintah daerah segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

Di kesempatan itu dilaksanakan serah terima jabatan yang ditandai dengan penyerahan memori jabatan dari Plh. Bupati yang dijabat Sekretaris Daerah Irwandi kepada Bupati yang juga didampingi Wakil Bupati serta pimpinan DPRD.

Bupati Eka Putra dalam pidato perdananya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, forkompinda, penyelenggara pilkada, pihak keamanan dan masyarakat dengan telah terselenggaranya pilkada yang aman dan lancar.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada pendahulu kami, Almarhum Bapak Irdinansyah Tarmizi dan Bapak Zuldafri Darma yang telah meletakkan sendi-sendi pembangunan yang akan kami lanjutkan,” ungkapnya.

Eka Putra juga ajak semua unsur masyarakat dan pemerintah untuk bekerja sama dan sama-sama bekerja mewujudkan visi dan misi yang disusun, yaitu terwujudnya Kabupaten Tanah Datar madani yang berlandaskan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

“Maksudnya, kita dalam kebersamaan ingin mewujudkan Tanah Datar menjadi kabupaten madani yang maju, sejahtera, bermartabat sehingga masyarakatnya sejahtera, meningkat pendidikan, kesehatan, pendapatan yang berada dalam pengamalan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah,” urainya.

Disampaikan Eka Putra, Tanah Datar bukanlah daerah yang minus sumber daya alamnya, tetapi adalah daerah kaya yang belum tergarap optimal. “Kita punya alam yang subur dan komoditi yang bermacam ragam, tetapi belum dilakukan mekanisasi secara besar-besaran untuk pengolahannya. begitu juga pemasaran dan manajemen perdagangan yang belum terkelola dengan baik,” ucapnya.

“Kita juga punya potensi pariwisata yang bernilai tinggi dan sangat banyak, tetapi juga belum terkelola dan terjual secara maksimal, artinya Tanah Datar ini bukanlah daerah miskin, akan tetapi adalah daerah yang belum tergarap maksimal sehingga belum dapat memberikan kontribusi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakatnya. oleh sebab itu kita semua harus bekerja lebih keras dan lebih cerdas agar semua bisa tuntas. Kita harus melahirkan inovasi baru dan meningkatkan kinerja aparatur serta partisipasi masyarakat dalam membangun,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending