Connect with us

ERA LIFESTYLE

Mengintip Kemegahan Arsitektur Masjid Baiturahman Komplek MPR/DPR RI

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

JAKARTA – Masjid Baiturrachman yang berada di Kompleks MPR/DPR RI, Jalan Gelora 1 Jakarta Selatan, terlihat megah.

Struktur bangunan yang terlihat kokoh dan perpaduan warna hijau tua dan muda di atap dan dinding masjid memberikan kesejukan.

Hal ini lah yang dirasakan jama’ah saat melangkahkan kaki melewati aula terbuka di depan masjid.

“Suasana di masjid ini nyaman, karena ada taman jadi suasananya bertambah sejuk,” jelas Bayu (32), jamaah masjid yang tengah bersantai di pandopo halaman Masjid Baiturrahman, Senayan, Jumat (11/09/2020).

Bangunan masjid bersruktur segi empat dengan tiga lantai, masing-masing lantai terdapat 17 anak tangga.

Teras yang mengelilingi bangunan utama tidak terlalu luas tetapi cukup untuk menikmati keindahan eksterior masjid. 

Bagian atas Masjid Baiturrahman terlihat menyerupai tanaman teratai air yang lancip dan sedikit mekar.

Suswanto, Pengawas sekaligus Pengelola Masjid Baiturrahman komplek MPR/DPR, menjelaskan, Masjid Baiturrahman diwarnai dengan nuansa kayu khas Indonesia.

“Ukiran kayu jati Demak, itu ada di pintu utama yang diukir dengan motif bunga tanjung dan bintang segi delapan serta jendela masjid,” ujarnya saat ditemui di halaman Masjid Baiturahman di kompleks MPR/DPR Senayan, Rabu (09/09/2020).

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosial Masyarakat

Polres Solok Kembali Salurkan Zakat Profesi Kepada Warga

Published

on

Laporan: Wandre DP

Eranusantara,Solok – Kapolres Solok, AKBP Azhar Nugroho, S.H, S.I.K, M.Si, didampingi Kasiwas Polres Solok, Iptu Darman, menyalurkan Zakat Profesi Personel Polres Solok yang dikelola BAZNAS Kab.Solok, untuk warga kurang mampu di dua Nagari di Kabupaten Solok,pada Selasa, (8/6)pagi.

Zakat Personel Polres Solok yang akan disalurkan di Nagari Talang dan Nagari Koto Baru diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan biaya perobatan dan biaya usaha produktif.

Pada kesempatan ini, Masyarakat Penerima zakat profesi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Solok dan Jajarannya, yang telah mendistribusikan Zakat profesi Personel Polres Solok sehingga dapat meringankan sedikit beban yang di derita.

Sementara masih disampaikan oleh Kapolres Solok, bahwa dalam kegiatan ini pihaknya bekerja sama dengan BAZNAS Kab.Solok, untuk mengelola zakat profesi Personel Polres Solok.

“Sebagian uang zakat yang telah terkumpul oleh BAZNAS tersebut, didistribusikan langsung oleh pihak Polres Solok kepada warga yang membutuhkan atas persetujuan pihak BAZNAS, dan penyaluran kali ini sudah yang kesekian kalinya kita lakukan,” jelas AKBP Azhar Nugroho.

Mengakhiri penyampaiannya, Kapolres Solok berharap agar Zakat yang diberikan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 saat ini.

Continue Reading

Komunitas

Ditengah Pandemi, Pecinta Ikan Hias Kendal Tetap Eksis

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Hesan

Eranusantara, Kendal – Komoditas ikan hias menjadi salah satu andalan Indonesia dalam menopang perekonomian masyarakat. Hal ini tercermin dari data beberapa tahun terakhir produksi ikan hias nasional.

Menurut Yogi Purwo Negoro pembudidaya ikan hias Asal Jenarsari mengatakan saat ini untuk wilayah kabupaten kendal pembudidaya ikan hias tercatat mencapai 40 orang ikan. Dan beberapa pembudidaya ikan hias yang belum terdaftar dalam anggota komunitas ikan hias kendal.

Melihat data tersebut, pihaknya terus mendorong sektor usaha produktif seperti budidaya ikan hias karena telah terbukti dapat meningkatkan kesejahteraan pembudidaya.

“Seperti kita ketahui bersama, pandemi Covid 19 telah menekan berbagai sektor usaha, namun juga membuka berbagai peluang usaha baru bagi sebagian orang. Bisnis budidaya ikan hias termasuk salah satu peluang usaha baru yang banyak dilirik oleh masyarakat karena menjanjikan keuntungan yang besar apabila ditekuni,” jelas Yogi, pada Kamis, (27/5).

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

FEATURED

Diberitakan Media Online, Kades Telagajaya Berikan Bantahan

Published

on

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Wasim M

Eranusantara, Karawang – Kepala Desa (Kades) Talagajaya, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Naja Nurjaya, mendadak viral dan dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum ( APH). Bukan itu saja, dalam pemberitaan disebutkan bahwa ada pungutan Program Pendaftaran Tanah Sitematis Lengkap (PTSL), Bantuan Tunai Langsung (BLT) dan dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD).

Dengan adanya hal tersebut, Kepala Desa Talagajaya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh Masyarakat, dan puluhan warga mendatangi Kantor Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, untuk mengklarifikasi dan membantah yang sebenarnya dalam pemberitaan di salah satu media online, pada Kamis, ( 27/5/2021) pagi.

Kades Talagajaya, Naja Nurjaya langsung memberikan Klarifikasi dan bantahan di halaman Kantor Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, yang di hadiri puluhan warganya dan beberapa lembaga serta ormas yang ikut menyaksikan dan mengantisipasi hal – hal yang tidak di inginkan.

“Dalam berita tersebut, tidak benar dan tidak mendasar, kami saja selaku Kepala Desa tidak di Konfirmasi,” egas Naja Nurjaya Kepada Awak Media dengan lantangnya melalui jumpa Pers di halaman Kantor Kecamatan Pakisjaya, Kamis, (27/5/2021)  pagi.

Lanjut Kepala Desa (Kades) Talagajaya Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang Naja Nurjaya  menjelaskan dalam Jumpa Persnya. Dalam program PTSL tersebut sudah dibentuk tim PTSL di Desa Telagajaya, dalam pelaksanaan itu program sekitar tahun 2018 sekitar kurang lebih 1000 bidang dan sudah di bagikan kepada warga kami.

Pengajuan PTSL Sertifikat tanah, dalam hal ini banyak ya warga masyarakat ada yang peralihan hak, ada yang keterangan ahli waris yang nama program PTSL itu adalah program tanah sistematis lengkap, yang mana sudah kita bentuk tim dan Kepala Desa yang mendatangani-mendatangani, dalam hal ini ada pemberitaan-pemberitaan, bahwa program PTSL itu dibanderol Talagajaya ini sekitar Rp2.500.000 sampai 5 juta, itu tidak benar, seharusnya lihat dulu dasar alasan hak ya, disitu ada dari kakeknya yang meninggal dunia dipecah menjadi sepuluh bidang di situ ada hak Desa, sedangkan PTSL ya Gratis, bukan itu saja ada juga di dalam pengaduan  sebanyak 5 juta, yang 5 juta itu biaya kepengurusan PPAT, kata Naja dengan tegas.

“Karena tim di situ berikan kebaikan, ketika jadi Akta ajukan saja ke Progam PTSL. bukan itu saja Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri saja Gratis sedangkan di situ harus bayar 150.000 SKB 3 mentri tersebut. Sedangkan saya juga pernah audensi dengan tim saber pungli, Kesbangpol dan bersama Apdesi dalam rapat tersebut sudah jelas ada kebijakan 500.000 juga,” ujar Kepala Desa Talagajaya Naja Nurjaya.

Dalam hal ini tentunya pemberitaan dan pengaduan tersebut  tidak mendasar, mestinya pewarta baik lembaga tanya dahulu yang detail kepada warga ketika ada pungutan atau dimintakan sebanyak Rp 2.500.000 dasarnya apa, apakah atas nama pribadi dia kalau bukan harus diurus dulu, apakah nama pribadi apakah waris kalau waris harus di urus keterangan warisnya peralihan haknya, bahkan orang yang dalam mengajukan ini SKB 3 Mentri saja saya gratiskan. Terang Naja dalam Jumpa Pers nya, Kamis, (27/5/2021).

Naja Nurjaya pun menjelaskan kembali, menyangkut Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun 2020 di Desa Talagajaya, ada pengajuannya proposalnya ada  RAB nya dan Dana Desa yang 40% nya untuk fisik, seperti Jalan lingkungan dan yang lain-lainnya, dan saya juga melihat dalam tulisan dikatakan di media di situ saya lihat pemberitaan bahwa dana BLT 9 x, kalau 9 kali dari mana anggarannya. 

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

Trending