Connect with us

ERA HUKUM

LBH Butta Toa Bantaeng Maksimalkan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Published

on

Laporan: Irwan

Eranusantara, Bantaeng – Masuki tahun 2021, Lembaga Bantuan hukum (LBH) Butta toa Bantaeng melakukan rapat kerja (Raker) T.A 2021 di lantai dua Kantor LBH. Butta toa Bantaeng di Ruko Stadion lamalaka Kel. Lembang, Bantaeng, Rabu, (6/1)

Dalam rapat kerja ini dipimpin langsung oleh Suardi Syam, SH dan dihadiri semua pengurus bidang litigasi, bidang Non litigasi dan bidang Humas di internal LBH. Butta toa.

Dalam penyampaiannya, Suardi syam, SH, mengatakan bahwa rapat kerja tahun 2021 ini adalah bagaimana memaksimalkan pelayanan bantuan hukum ke masyarakat, baik di bidang Litigasi maupun bidang Nonlitigasi.

Apalagi tahun ini Pemda Kabupaten Bantaeng sudah mengalokasikan anggaran bantuan hukum bagi masyarakat miskin di Kabupaten Bantaeng berdasarkan Peraturan daerah dan peraturan bupati Bantaeng sebagai dasar hukum.

“Tentu ini menjadi tanggung jawab besar bagi kita sebagai LBH yang telah terakreditasi dari Kementerian hukum dan HAM untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Bantaeng yang mencari keadilan dari kalangan berkatergori miskin” ucap ketua LBH. Butta toa.

“Suatu kebanggan bagi kita di LBH. Butta toa Bantaeng, kita bertambah lagi tiga orang pengacara yang telah menyelesaikan pendidikan dan tahapan sebagai syarat menjadi advokat/pengacara. Semoga ilmunya bisa bermanfaat bagi masyarakat bantaeng,” tutup Suardi syam.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ERA HUKUM

Kelompok Tani Fiktif Dilaporan ke Polisi

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Sofyan H

Eranusantara, Pasaman Barat – Kelompok Tani (Keltan) fiktif terungkap setelah adanya laporan masyarakat kepada pihak yang berwajib, Khoiron Warga Parik, Kecamatan Koto Balingka beserta warga lainya menjadi korban penipuan pada Selasa, (23/2).

Didampingi Penasehat Hukum (PH) dan LSM Format Pasbar, Khairon dan beberapa korban lainya, melaporkan kasus dugaan penipuan ke Polres Pasaman Barat dengan nomor : STTLP/46/II/2021-SPKT-Res-Pasbar.

Menurut Khairon, di surat laporannya ia menyebut inisial AN (37) bersama 15 orang lainnya diduga telah menipunya. Dimana lahan yang ditawarkan terlapor pada tahun 2016 seharga Rp 36 juta, hingga saat ini lahan tersebut tidak ada kepastian. sedangkan korban yang lain membeli lahan tersebut sekitar tahun 2015 dengan harga berkisar Rp 18-22 juta.

“Ketika ditanyakan prihal lahan tersebut, terlapor AN yang mengaku sebagai sekretaris koperasi serba usaha (KSU) Serumpun, Silayang Julu Kecamatan Ranah Batahan berdalih masih dalam tahap proses,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskanya, “kita selaku masyarakat merasa dirugikan karna tidak adanya kepastian mengenai lahan yang telah kami beli,” ujar Khairon kepada wartawan usai melaporkan dugaan penipuan tersebut.

“Kami berharap semoga dengan menempuh jalur hukum, terlapor dapat menyerahkan lahan atau membayar seluruh kerugian yang kita alami,” ujarnya.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

ERA HUKUM

Tipu Korban Rp 60 Juta, IY Ditangkap Unit Reskrim Polsek Tapung Diwilayah Rohul

Published

on

Laporan : Afrizal

ERANUSANTARA, TAPUNG – Unit Reskrim Polsek Tapung tangkap seorang tersangka kasus Penipuan dan atau Penggelapan terhadap warga Desa Kenantan Tapung, pelaku ditangkap pada Selasa dinihari (16/02/2021) di wilayah Rambah Hilir Kab. Rokan Hulu.

Tersangka yang diamankan aparat Kepolisian ini adalah IY (41) warga Desa Lubuk Napal Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu. Penangkapan IY ini atas laporan dari korbannya sdr. Maslan Situmorang yang mengadukan masalah ini ke Polsek Tapung dengan Laporan Polisi Nomor : LP/ 205 / XI / 2020 / Riau / Res Kampar / Sek Tapung tanggal 16 November 2020.

Kejadian ini berawal pada Kamis (01/10/2020), saat itu tersangka IY bersama 2 rekannya datang kerumah korban di jalan Duku II Desa Kenantan Kecamatan Tapung, mereka membuat kesepakatan tentang kontrak hasil kebun sawit yang berada di Kecamatan Rambah Samo Rokan Hulu, korban kemudian menyerahkan uang kontrak sebesar Rp. 60 juta kepada IY.

Setelah beberapa hari kemudian, tersangka IY dan kedua rekannya tidak pernah datang lagi kerumah korban, saat dihubungi lewat telpon tidak pernah diangkat, atas kejadian tersebut korban dirugikan sebesar Rp 60 juta lalu melaporkan masalah itu ke Polsek Tapung guna pengusutannya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Tapung Kompol Sumarno perintahkan Unit Reskrim Polsek lalukan penyelidikan serta mencari pelaku, kemudian pada hari Senin (15/02/2021) sekira pukul 21.00 wib didapat informasi bahwa tersangka IY sedang berada dan tinggal di Desa Rambah Hilir Kab. Rokan Hulu.

Selanjutnya Tim Opsnal Polsek Tapung dipimpin Kanit Reskrim AKP Marupa Sibarani SH, MH bergerak dan melakukan penyelidikan kelokasi tempat pelaku berada di Desa Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Pada hari selasa (16/02/2021) sekira pukul 01.00 Wib, tim tiba dilokasi dan menemukan tersangka IY sedang keluar dari rumahnya dan langsung dilakukan penangkapan.

Saat diinterogasi, tersangka IY mengakui telah melakukan penipuan dan penggelapan uang korban sebesar Rp 60 juta, selanjutnya tersangka IY dibawa ke Polsek Tapung untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Tapung Kompol Sumarno saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka kasus penipuan dan penggelapan ini, disampaikan bahwa tersangka IY kini telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.

Continue Reading

ERA HUKUM

KPK Tahan Penyuap Mantan Bupati Cirebon

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Eranusantara, Jakarta –Komisi Pemberantasan Korupsi menahan STN (Direktur PT King Properti), tersangka yang diduga memberi hadiah atau janji kepada SUN selaku Bupati Cirebon 2014-2019 terkait dengan perizinan pada Senin, (21/12).

Untuk kepentingan penyidikan, KPK menahan STN selama 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan 9 Januari 2021 di Rumah Tahanan Negara Klas I Jakarta Timur Cabang Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung ACLC KPK Kavling C1.

Tersangka STN diduga memberi suap sebesar Rp4 Miliar kepada SUN selaku Bupati Cirebon 2014-2019 terkait dengan perizinan PT. King Properti. Pemberian uang diduga dilakukan dengan disetorkan secara tunai melalui ajudan SUN pada 21 Desember 2018 lalu. STN diduga membawa uang secara tunai dari Karawang untuk kemudian disetorkan di Cirebon.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

Trending