Connect with us

ERA INTERNATIONAL

Kasus Ledakan di Lebanon Berlanjut, Hakim Terbitkan Surat Penangkapan Baru

Published

on

Beirut – Fadi Sawan, hakim Lebanon yang memimpin penyelidikan atas ledakan pelabuhan mematikan di Beirut telah mengeluarkan lima surat perintah penangkapan baru pada hari Senin kemarin. Diketahui dari sumber pengadilan setempat, kelima surat itu diketahui, untuk dua pejabat dan tiga pekerja Suriah.

Dua pejabat yang disinyalir terkait dengan kasus ledakan tersebut diketahui adalah Direktur Transportasi Darat dan Laut, Abdel Hafiz Kaissi, dan Direktur Pelabuhan, Mohammed al-Mawla.

Sementara untuk tiga pekerja Suriah yang diduga terkait, disinyalir berhubungan dengan pekerjaan mereka melakukan pengelasan di gudang nomor 12 beberapa jam sebelum terjadinya ledakan.

Langkah Hakim Fadi Sawan ini pun menambah deretan jumlah orang yang ditangkap dalam penyelidikan Kasus Ledakan di pelabuhan Beirut pada 4 Agustus menjadi 21 orang.

Diduga, saat ledakan terjadi, ratusan ton amonium nitrat telah disimpan dengan tidak aman dalam gudang pelabuhan, selama setidaknya enam tahun. Kelalaian tersebut memicu kemarahan yang meluas diantara warga Lebanon.

Tidak sampai disitu, Sawan hari ini (Selasa) juga akan memeriksa empat pejabat pelabuhan lagi yang disinyalir terkait dengan kasus tersebut.

Kasus ini masih jauh dari titik terang. Disebabkan tidak jelasnya pemicu ledakan yang mengorbankan ratusan orang tersebut. Sumber keamanan menduga pekerjaan pengelasanlah yang memicu kebakaran dan efek berentetnya yaitu ledakan. Tetapi beberapa pengamat menolak teori yang disampaikan oleh pihak berwenang tersebut.

Sumber: Detik

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ERA INTERNATIONAL

28 Petugas Pemilu AS Terinfeksi Corona, Diduga Tertular Pemilih

Published

on

ERANUSANTARA,MISSAURI – Sedikitnya 28 petugas pemilu di salah satu distrik terbesar di Missouri, Amerika Serikat (AS), dinyatakan positif virus Corona (COVID-19) dalam beberapa pekan terakhir. Direktur badan pemilu setempat meyakini mereka tertular Corona dari para pemilih.

Namun, seperti dilansir Associated Press, Rabu (11/11/2020), otoritas kesehatan setempat tidak memiliki keyakinan yang sama.

Direktur Badan Pemilu Jackson County, Tammy Brown, mengungkapkan bahwa 8 pegawai full-time dan 20 pegawai part-time dinyatakan positif terinfeksi Corona dalam 2,5 pekan terakhir. Kebanyakan dari mereka dalam kondisi baik-baik saja dan menjalani pemulihan di rumah.

Dua pegawai part-time di antaranya, sebut Brown, harus menjalani perawatan medis di rumah sakit, dengan salah satunya dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU).

Jackson County merupakan distrik terbesar kedua di Missouri, setelah St Louis County. Pada pemilu dan pilpres 3 November lalu, otoritas pemilu Jackson County menangani pemungutan suara oleh nyaris 200 ribu pemilih.

Dari jumlah itu, sebut Brown, lebih dari 60 ribu orang memberikan suara melalui surat suara via pos atau absentee ballot. Kebanyakan dari mereka mendatangi kantor Badan Pemilu Jackson County atau kantor absentee voting dalam waktu beberapa pekan sebelum Hari Pemilu 3 November, baik untuk mengambil surat suara, memberikan suara atau menyerahkan surat suara yang sudah diisi.

“Kami memiliki ribuan dan ribuan pemilih yang datang dan pergi setiap harinya. Orang-orang yang meminta surat suara via pos dan absentee ballot datang langsung saat mengajukan aplikasi dan juga datang saat menyerahkan surat suara,” tutur Brown.

Badan Pemilu Jackson County mendesak orang-orang untuk memakai masker dan tidak datang langsung jika mereka merasa sakit. “Saya pikir beberapa orang tidak mematuhinya,” sebut Brown.

Dalam pernyataan terpisah, otoritas kesehatan Jackson County mengesampingkan dugaan bahwa para pegawai pemilu itu tertular Corona dari para pemilih. Namun juru bicara otoritas kesehatan Jackson County, Kayla Parker, menyebut bahwa penularan di tengah masyarakat begitu meluas sehingga menentukan sumber penularan hampir mustahil.

“Mereka bisa saja tertular dari mana pun pada saat ini,” ucapnya.

Sebaliknya, otoritas kesehatan setempat juga tidak meyakini bahwa pemilih bisa tertular oleh pegawai pemilu saat melakukan pemungutan suara karena kontak mereka sebentar dan adanya perlindungan seperti masker dan social distancing yang diterapkan.

Pekan lalu, seorang petugas pemilu lainnya di St Charles County, sebuah distrik lain di Missouri, diketahui tetap masuk kerja pada Hari Pemilu 3 November meskipun positif Corona. Petugas pemilu yang berjenis kelamin perempuan itu, meninggal dunia dalam tidurnya setelah bekerja nonstop 15 jam. Tidak diketahui pasti apakah dia menulari orang lain saat nekat masuk kerja meskipun sakit.

Detik.com

Continue Reading

ERA INTERNATIONAL

LIPKAN Minta Seluruh ASN Harus Netral

Published

on

Laporan:Irwan

ERANUSANTARA, Makassar – Lembaga Independen Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LIPKAN) meminta aparatur sipil negara (ASN) yang tidak netral dalam penyelenggaraan pemilu agar diberikan sanksi tegas.

Komisioner LIPKAN Agung Marwansyah dalam keterangan Persnya, rabu (4/11) mengungkapkan ada banyak temuan dugaan keberpihakan ASN pada kandidat tertentu
Salah satunya menurutnya adalah rekaman suara sekcam ujung tanah yang berinisial “AS” menekan tenaga honorer, Kpps, ptps dan panwas untuk mendukung salah satu kandidat atas perintah gubernur sulsel, pj walikota makassar dan camat ujung pandang

Dalam video tersebut menurut Agung, AS mengancam akan memberikan sanksi bahkan memecat tenaga honorer yang tidak mengikuti perintah camat.

” ASN tidak dibenarkan terlibat dalam politik praktis baik memberikan dukungan bahkan mengampanyekan calon tertentu, ini jelas diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan UU Nomor 10 Tahun 2016 Tentang pemilihan kepala daerah (PILKADA)” terangnya

Menurut Agung, Dalam momentum pilkada ASN sangat berpotensi dimanfaatkan untuk mendulang suara salah satu kandidat
“Sebagai abdi negara harus menjaga netralitas dan bebas intervensi dari kelompok manapun, Netralitas ASN harus ditunjukkan secara paripurna baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di sosial media” ungkap Agung

Keberpihakan ASN, Lanjut Agung,  seperti yang dilakukan sekcam ujung tanah pada salah satu kandidat mencederai nilai-nilai demokrasi, apabila ada ASN terbukti tebukti tidak netral,  maka  katanya, sanksi tegas akan menanti, olehnya itu agung meresa penting untuk memberikan efek jera.

“Harus diberikan sanksi tegas kalau perlu dipidanakan supaya hal serupa tidak terulang oleh ASN yang lain” beber Agung
Agung berharap sinergitas antara kelembagaan untuk segera menindak lanjuti dugaan keberpihakan ASN terhadap salah satu kandidat

“Kami mendesak kepada pihak yang berwenang dalam hal ini bawaslu, Komisi ASN dan Pejabat pembuat komitmen untuk segera menindaklanjuti kasus ini” Tegas Agung

Diketahui LIPKAN sebagai lembaga independen pengawas akan terus melalukan pemantuan terhadap ASN dilingkup kota Makassar Khususnya
 

Continue Reading

ERA INTERNATIONAL

Kecam Macron yang Dianggap Hina Islam, Khabib Nurmagomedov: Semoga Wajah Mahluk Ini Dinodai

Published

on

MOSKOW, ERANUSANTARA – Juara kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov ikut angkat suara terkait pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Dia menegaskan Macron telah menghina Islam setelah sempat menyatakan tak akan melarang peredaran karikatur Nabi Muhammad.

Menurut Macron hal itu merupakan bagian dari kebebasan berekspresi yang dianut negaranya.

Padahal penggambaran Nabi Muhammad yang merupakan sesuatu yang amat dilarang bagi umat Islam.

Selain itu, Macron juga mengasosiasikan Islam dengan terorisme. Hal itu diungkapkannya saat mengenang Samuel Paty.

Paty adalah guru sejarah yang dipenggal tak lama setelah mendiskusikan dan memperlihatkan karikatur Nabi Muhammad di kelasnya.

Khabib pun mengungkapkan kekesalannya terhadap Macron melalui postingannya di Instagram.

Dia pun ikut memasang foto wajah Macron dengan sebuah jejak sepatu di mukanya.

“Semoga Tuhan yang Maha Kuasa menodai wajah mahluk ini beserta pendukungnya, yang di bawa slogan kebebasan berbicara menghina perasaan lebih dari 1,5 miliar umat muslim,” tulisnya.

“Semoga yang Maha Kuasa mempermalukan mereka di kehidupan ini dan berikutnya. Allah sangat cepat dalam menghitung dan Anda akan segera melihatnya,” lanjut Khabib.

“Kami Muslim, mencintai Nabi Muhamad lebih dari ibu, ayah, anak, istri dan semua orang yang ada di hari kami. Percayalah, provokasi ini akan memberikan timbal balik bagi mereka. Pada akhirnya adalah rasa takut kepada Tuhan,” tambahnya.

Khabib sendiri selama ini dikenal sebagai petarung yang relijius. Meski berkebangsaa Rusia. Khabib berasal dari Dagestan.

Dagestan merupakan wilayah yang memiliki populasi muslim terbesar di negara Beruang Merah itu.

Petarung berusia 31 tahun itu telah mempertahankan gelar juara kelas ringan miliknya, usai mengalahkan Justin Gaethje dengan kuncian pada ronde kedua.

Pertarungan keduanya terjadi di Yas Island, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Minggu (25/10/2020) dini hari WIB.

Sayangnya, setelah kemenangan tersebut Khabib memutuskan pensiun. Dia saat ini memiliki catatan 29 kemenangan, tanpa sekalipun kalah di ajang Mixed Martial Art (MMA) tersebut.

Kompas.TV

Continue Reading

Trending