Connect with us

Seni & Budaya

Buko Basamo, Budaya Merekat Tali Silaturahmi Sasaran Silek Tradisi Limbago Budi

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Laporan: Hendra Ferizal

Eranusantara, Solok – Silek adalah sebuah bentuk kekayaan tak benda yang dimiliki dan diwarisi oleh masyarakat minangkabau dari para pendahulunya. Hingga saat ini silek etap lestarikan secara turun temurum dikalangan masyarakat minang. Jurus-jurus gerakan Silek secara gerak nyata dipergunakan oleh penganutnya dalam bertahan dari serangan musuh, karna konsep dan ajarannya silek bersipat menanti(bertahan) tidak menyerang terlebih dahulu.

Namun jauh lebih dalam, sasaran silek adalah sebuah wadah pendidikan informal yang telah ada dibumi minangkabau jauh sebelum adanya sekolah-sekolah formal yang mana didalam kajian dan filosofinya terdapat banyak kaedah-kaedah dan nilai moral yang terkandung didalamnya dan sangat berguna dipakai dalam kehidupan Sehari-hari.

Sehingga bisa dikatakan silek adalah miniatur kehidupan orang minangkabau. Karena pada zaman dahulunya sasaran silek adalah salah satu pemegang peranan penting dalam tatanan kehidupan disetiap nagari yang ada diminangkabau.

Selain sebagai pusat latihan beladiri, sasaran silek juga tempat mengasah ilmu adat dan agama.

Maka tak salah dalam ajaran silek minang lahirlah slogan “dilahia mancari kawan, dibatin mancari tuhan” artinya setiap orang bertanggung jawab dalam keselarasan hidup dilingkungan dan hidup berketuhanan. Tak hanyq itu, silek juga adalah sebagai gambaran perilaku kehidupan sehari hari dari para leluhur minangkabau, maka lahir lah istilah silek adalah pakaian ulama dan sisampiang niniak mamak diminangkabau.
Setidak nya pada saat ini kita mewarisi sifat itu. Caranya tentu dengan belajar silek secara sungguh-sungguh.

Mangaruak saabih bangka.
Marasok saabih gauang..

Hal ini diurai kan panjang lebar oleh Rizal Intan Sati Pandeka Alam, (44) seorang tuo silek disasaran limbago budi, pria yang memiliki 3 orang anak ini adalah putra asli Nagari Cupak, Kab. Sollok, yang beristrikan orang Kota Baru dan menetap tinggal di Jorong Simpang Sawah Baliak, Nagari Koto Baru, Kec. Kubung.
Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang minuman dikomplek gor batutupang ini telah mengajarkan ilmu silek sejak pada tahun 2004 silam hingga sekarang.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seni & Budaya

Pekerja Seni di Kawasan Kota Tua Jakarta Kehilangan Pekerjaan

Published

on

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

JAKARTA – Sejumlah pekerja seni kawasan wisata Kota Tua terpaksa kehilangan pekerjaan.

Budi Mulyana, Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Jakarta Pusat, menerangkan selama pandemi covid-19 pekerja seni di kawasan ini tidak dipeebolehkan beraktivitas.

“Sudah hampir enam bulan, mulai dari Kebijakan PSBB, karena tempat wisata Kota Tua ditutup,” ujar Budi di kantor UPK Kota Tua, Jakarta Pusat, Sabtu (12/09/2020).

Andi menambahkan, pekerja seni di kawasan wisata Kota Tua berjumlah 147 pekerja seni yang terdiri dari beberapa bidang.

“Untuk pekerja seni patung berjumlah 47, selebihnya di isi pekerja seni lukis dan musik,” katanya.

Ia menjelaskan, pekerja seni di kawasan ini merupakan binaan dari UPK Kota Tua, tapi di koordinir beberapa komunitas seni.

“Ada pendaftaran yang berfungsi agar pihak UPK memiliki data jumlah pekerja seni di kawasan ini,” jelasnya.

Selama pandemi covid-19 pihak UPK Kota Tua tidak mampu untuk memberikan fasilitas atau tempat kepada mereka.

Hal ini terkait dengan kebijakan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menghentikan semua aktivitas yang mengundang keramaian.

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

Seni & Budaya

Angkat Sejarah Candi Jiwa, SBB Production Kolaborasi Dengan Rumah Produksi Katumbiri

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse
Reporter: Wasim MursalinEditor: Wandre Dp

Eranusantara.co, Karawang – Putra putri Karawang terus berkarya di bidang perfilman, dua Group Rumah Produksi Film (PH) Rumahan Lokal asal Karawang membuat film pendek di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, pada Minggu (2/8).

Rumah produksi Film Katumbiri Production bekerjasama dengan Komunitas Sahabat Batujaya Bersatu (SBB) Production, membuat Film pendek di museum bersejarah Candi Jiwa Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang dengan judul “NYIAR JODOH”.

Menurut Ketua Katumbiri Production, Kiki mengatakan, kita datang ke Batujaya untuk berkolaborasi dengan pemain film dari SBB Production dan sekaligus mengangkat sejarah Candi Jiwa yang ada diwilayah Kecamatan Batujaya.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

Pameran & Fotographi

Pameran Delta Image Art Exhibition; Catatan Sejarah Changsha Dalam Kekuatan Gambar

Published

on

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse
Penulis : Tim Redaksi
Editor : Rizki Asdiarman
Media Online I Pameran & Photography

Changsha, – Image River: Delta Gambar Art Exhibition secara resmi diluncurkan di Museum Seni Gambar Xie Zilong, Cina, pada Sabtu, 1 Agustus 2020. Seluruh pameran terdiri dari gambar datar, video dinamis, instalasi seni publik, gambar multimedia interaktif, dan benda berharga. Selain itu pameran video berskala besar mengeksplorasi tentang lingkungan alam Changsha, lingkungan humanistik, dan pendidikan seni.

Peluncuran Image River: Delta Gambar Art Exhibition menjadi tujuan untuk menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap kehidupan di Beichen Delta, dari ingatan sejarah yang menghubungkan ruang-ruang kota.

Pameran ini disponsori bersama oleh Beichen Real Estate dan Xie Zilong Video Art Museum. Beichen, yang merayakan ulang tahun ke 30 tahun.

Memasuki Changsha pada 2007. Proyek Beichen Delta yang ikonik adalah salah satu proyek kompleks perkotaan terbesar di Cina. Pameran ini berfokus pada gambar-gambar bersejarah Delta sebagai area komersial dan industri yang penting di Changsha, perubahan di area tersebut dalam 13 tahun terakhir dalam konteks pembaruan perkotaan, dan kehidupan penduduk yang kaya dan berwarna-warni di area saat ini. Multi-situs untuk berpartisipasi dalam asal-usul sungai gambar delta ini atau seorang fotografer menggunakan perspektif unik yang mencatat pertumbuhan wilayah yang berkelanjutan, meluas dan berubah.

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

Trending