Connect with us

ERA BISNIS

Ada Apa dengan Bank Plat Merah Ini? – Berita I

Published

on

Eranusantara.com – Bank Mandiri
Diduga Kuat, Bank Mandiri Merugi Rp60,8 Miliar

Eranusantara.com, Jakarta – CV MGM merupakan perusahaan yang didirikan pada tahun 2012. CV MGM bergerak di bidang perdagangan mesin rekondisi. Alamat kantor dan workshop CV MGM terletak di Jalan Tapak 5, Kelurahan Tugurejo, Kota Semarang. Sedangkan penempatan/perdagangan mesin industri/bengkel bekas (eks impor) berada di Jalan Semarang-Kendal KM. 18 No. 9-9A, Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Menilik tentang CV MGM, diketahui bahwa Bank Mandiri telah memberikan fasilitas kredit kepada CV MGM dengan baki debit per 30 Juni 2017 sebesar Rp60.841.293.440,00. Namun, hal ini berisiko pada monitoring atas persediaan sebagai Second Way Out (jalan keluar kedua) kurang optimal.

Berdasarkan dokumen Tim Investigator LJ diketahui bahwa pada tanggal 31 Desember 2014 CV MGM mendapatkan fasilitas sebagai berikut:

A. KI dengan limit Rp4.486.000.000,00 untuk men-take over fasilitas kredit investasi di Bank CIMB Niaga atas nama Sdr. SSN. Fasilitas KI ini merupakan pembiayaan kembali (refinancing) atas tanah dan bangunan dengan bukti kepemilikan Sertifikat Hak Milik Nomor: 2507 luas 1.861 m2 atas nama Sdr. SSN di Kelurahan Langen Sari, Kecamatan Ungarang Barat, Ungaran.
B. KMK dengan limit Rp36.525.000.000,00 untuk tambahan modal kerja perdagangan mesin dan peralatan rekondisi, termasuk take over fasilitas kredit modal kerja di Bank CIMB Niaga atas nama Sdr. SSN.
C. KMK dengan limit Rp21.175.000.000,00 untuk tambahan modal kerja perdagangan mesin rekondisi termasuk take over fasilitas Kredit Modal Kerja di Bank CIMB Niaga atas nama Sdr. SSN.
Ironinya, risalah keputusan Komite Kredit Restrukturisasi kategori B segmen Commercial tanggal 31 Mei 2017 dan Nota Analisa No.SAM.SA1/SMG.022/2017 tanggal 30 Mei 2017 dilakukan hapus buku terhadap fasilitas kredit CV MGM.

Hal tersebut jelas sekali mengakibatkan pemberian fasilitas kredit kepada CV MGM menjadi macet dan telah dihapus buku. Kemudian Bank Mandiri harus membentuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sebesar Rp60.841.293.440,00 (baki debit per 30 Juni 2017). Sehingga mengurangi laba operasional tahun berjalan dan kepentingan Bank Mandiri terkait penyelesaian kredit dari first way out dan second way out kurang terlindungi.

Publik menuntut agar Direksi Bank Mandiri menginstruksikan Group Head Sam 2 untuk memerintahkan Regional Head SAM Semarang melaksanakan langkah-langkah recovery atas fasilitas CV MGM. Serta melaksanakan lelang agunan fixed asset dan melakukan penyelesaian melalui eksekusi Personal Guarantee atau tindakan litigasi lainnya apabila masih ada tersisa kewajiban kredit setelah seluruh penjualan agunan telah dilaksanakan.

“Bank Mandiri jangan seolah tebang pilih saja, misal rakyat yang mengutang rumah disita jika bermasalah. Kok, bisa-bisanya untuk perusahaan lolos dari masalah seperti ini? Padahal jelas sekali melabrak aturan perundang-undangan dan kebijakan Bank Mandiri sendiri. Permasalahan ini seolah mencerminkan sekali ketidakprofesionalan Bank Mandiri dan kredibelitasnya sangat diragukan,” cetus publik.

Terkait berita di atas, eranusantara.com mencoba menghubungi pihak Corporate Secretary Bank Mandiri dengan telepon, namun hingga berita penting ini ditulis tidak ada klarifikasi maupun respon dari mereka.

Fahad Hasan _ Redaksi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ERA BISNIS

Carousell Group Galang US$100 Juta dari STIC Investments Untuk Percepatan Classifieds 4.0 di Asia Tenggara

“Dengan nilai US$1,1 miliar, pemimpin dalam iklan kolom di kawasan ini akan terus mempertahankan posisi terdepannya di seluruh lini Barang, Kendaraan, dan Properti, serta mempercepat dorongan transaksionalnya ke dalam perdagangan ulang”

Published

on

SINGAPURA – Media OutReach – Carousell Group, grup iklan kolom terkemuka di Asia Tenggara Raya, pada hari ini mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh investasi sebesar US$100 juta untuk mempercepat kepemimpinannya di kawasan ini, dan untuk menata kembali pengalaman iklan kolom dengan fokus pada kenyamanan dan kepercayaan, untuk menjadikan barang bekas sebagai pilihan utama.

Pada putaran pendanaan kali ini, yang dipimpin oleh STIC Investments, ekuitas swasta Korea terkemuka yang berinvestasi di seluruh Asia, menandai tonggak penting yang akan meningkatkan penilaian Carousell menjadi US$1,1 miliar. Investasi ini akan memberdayakan ambisi grup untuk mendefinisikan kembali perdagangan barang bekas dan mobil di kawasan yang makin cerdas secara digital, makmur, dan sadar akan keberlanjutan ini.

“Pandemi telah menunjukkan kepada kami bahwa misi kami adalah menginspirasi dunia untuk mulai menjual dan membeli barang bekas menjadi lebih relevan daripada sebelumnya. Sebagai komunitas dengan pengguna yang memiliki minat yang sama, mereka menggunakan platform kami untuk memenuhi kebutuhan, membeli apa yang mereka butuhkan dengan harga yang terjangkau, atau hanya karena berbelanja barang bekas lebih mendukung keberlanjutan. Kami percaya bahwa adopsi pengalaman digital yang dipercepat adalah suatu kesempatan bagi kami untuk melipatgandakan upaya perdagangan ulang kami dengan fokus pada kenyamanan dan kepercayaan, untuk membuka perubahan langkah pertumbuhan dalam komunitas kami,” kata Quek Siu Rui, Pendiri Pendamping dan CEO Carousell.

“Investasi STIC merupakan pengesahan terhadap misi dan arah strategis kami. Kami akan memperdalam investasi kami dalam perdagangan ulang di lebih banyak kategori dan pasar, dan akan terus mencari akuisisi oportunistis dalam peningkatan skala.”

“Kami telah memantau Carousell sebagai salah satu platform terkemuka di Asia Tenggara Raya, dan sangat bersemangat untuk bermitra dengan saham yang mengalami pertumbuhan signifikan di sepanjang riwayatnya,” kata Jason Cho, Direktur Pengelola STIC Investments. 

“Carousell terus mencapai pertumbuhan pengguna yang luar biasa saat mereka melakukan perubahan pada pasar perdagangan ulang, menambahkan berbagai fitur baru yang berfokus pada penciptaan lokapasar tepercaya dan meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. 

Kami sangat yakin bahwa Carousell akan menjadi pusat perekonomian barang bekas di kawasan ini pada saat makin banyak konsumen yang sadar akan lingkungan dan sosial ekonomi beralih ke ekonomi sirkular”. Sebagai bagian dari putaran pendanaan tersebut, Mr. Cho akan bergabung dalam Dewan Direksi Carousell. Sejak didirikan pada tahun 2012, Grup tersebut telah melayani komunitas yang terdiri dari puluhan juta pengguna di delapan pasar di Asia Tenggara Raya dengan merek Carousell, Mudah.my, Cho Tot, dan OneKyat. Pendekatan perdana Carousell yang mengutamakan perangkat seluler telah mengaktifkan kembali ruang iklan kolom, sehingga penjualan dan pembelian menjadi lebih mudah dan terbukti sebagai toko serba ada yang penting di semua kategori. 

“Kami telah tumbuh jauh melampaui kategori seperti mode, elektronik, dan barang umum,” kata Siu Rui, “Ketika kawasan tersebut menjadi lebih makmur, orang ingin menikmati hal-hal yang lebih baik dalam hidup. Kami memperhatikan kemampuan otentikasi untuk produk-produk yang bernilai lebih tinggi, termasuk barang mewah dan mobil. Tujuan kami adalah menjadikan proses transaksi di pasar barang bekas menjadi sama nyaman dan tepercaya seperti platform perdagangan elektronik mana pun sehingga barang bekas benar-benar bisa menjadi pilihan utama.”

Pada tahun ini saja, Carousell telah menguji coba program Ponsel Bersertifikat di Singapura, menawarkan garansi 12 bulan untuk ponsel bekas guna menawarkan pengalaman seperti baru kepada pengguna dengan harga barang bekas, dan meluncurkan pengiriman terintegrasi dengan PosLaju (layanan pos nasional Malaysia) untuk memberikan opsi transaksi tanpa kontak bagi para penjual dan pembeli selama Perintah Kendali Pergerakan Malaysia. Carousell Auto Group, yang dibentuk pada awal tahun ini untuk mendayagunakan posisi kepemimpinan kawasannya dalam iklan kolom mobil, meluncurkan program Kendaraan Bersertifikat di Malaysia dalam waktu singkat yang mencapai inventarisasi mobil bersertifikat terbesar di negara ini, yang akan diikuti oleh pasar utama lainnya.
“Kami bersyukur dan beruntung karena memiliki investor, rekan tim, dan pengguna yang percaya pada misi kami dan perjalanan kami dalam membangun perusahaan yang bermakna dan bertahan lama,” lanjut Siu Rui.

Continue Reading

ERA BISNIS

Basko Hotel Tak Bayar Gaji Hingga 1,9 Milyar, Puluhan Karyawan Mengadu Disnaker Sumbar

Published

on

Laporan: Wahyu

Eranusantara, Padang – Dinas tenaga kerja Provinsi Wilayah 1 Sumatera Barat kembali didatangi oleh puluhan Karyawan Hotel Basko, kedatangan karyawan Basko hotel ini dengan harapan Dinas Tenaga Kerja dapat mencarikan solusi terhadap nasib mereka setelah 1,5 tahun lebih gaji mereka tidak dibayarkan oleh pihak Hotel Basko. Kepada Eranusantara.co Puluhan karyawan ini mengatakan bahwa pihak Hotel Basko seperti menghindar dan tidak mengindahkan panggilan Dinas Tenaga Kerja Wilayah 1 Sumbar.

Salah seorang Karyawan mengatakan bahwa kejadian ini sudah berlarut larut.

“Pada awal pandemi kita dirumahkan, rencana hanya 1 bulan, namun sudah 1,5 tahun tiba- tiba sudah operasional saja di Grand Basko Hotel. Sementara kami tidak lagi dipanggil untuk bekerja, jadi kami bingung bagaimana status kami, karna tidak ada surat pemberhentian atau pemutusan hubungan kerja. Untuk itu kami menuntut hak hak kami, mana gaji kami yang belum dibayarkan sebelumnya, total semuanya lebih kurang 1,9 Milyar rupiah dengan jumlah sekitar 60 karyawan,” ungkap mereka.

Ditambahkan sebelum pandemi, dikatakan memang gaji tidak lancar juga, kadang dibayarkan 500 ribu seminggu atau 300 Ribu seminggu, makanya setelah kita dirumahkan gaji kami jadi tidak ada kejelasan dengan gaji yang belum dibayarkan itu. Rata – rata karyawan sudah bekerja 5 sampai 10 tahun,” jelas HD, kepada eranusantara.co.

Sementara itu Kadis Bagian Pengawasan ketenagakerjaan wilayah 1 Sumbar, Nazrizal mengatakan, bahwa mereka telah mempertemukan kedua belah pihak, namun belum ada kesepakatan.

“Peristiwa ini sudah cukup lama dan masih dalam proses penyelesaian. Dengan perlakuan sama, dalam hal teknis penyelesaian kita sudah undang baik pekerja maupun owner. Dari kedua belah pihak sudah kita pertemukan disini, cuman belum ada penyelesaian akhir. Kita tidak bisa pula dengan alasan PPKM sebagai alasan untuk menghindari penyelesaian ini, karena pihak yang ingin kita hadirkan disini, dikontak beberapa kali tidak bisa hadir. Yang bersangkutan tidak ada dikota padang, bahkan di Sumbar, sekali kali dia ada dipadang tapi dia tidak melaporkan atau tidak memberitahukan bahwa dia ada dipadang. Kita berkeinginan berdamai saja, Damai sesuai dengan aturan ketenaga kerjaan, kita berharap semua bisa diselesaikan pada tingkat pengawasan ketenaga kerjaan saja,” ungkapnya.

Continue Reading

ERA BISNIS

RISE Conference Kembali ke Hong Kong Selama Lima Tahun Berturut-turut

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse


HONG KONG SAR – Media OutReach – 2 September 2021 – Hari ini Dewan Pariwisata Hong Kong (HKTB) dan Web Summit mengumumkan bahwa RISE, “salah satu acara teknologi paling berpengaruh di dunia”, akan kembali ke Hong Kong pada Maret 2022, sebagai -acara orang. Ini menyoroti ekonomi startup Hong Kong yang berkembang pesat, posisi terdepan dalam inovasi dan teknologi, serta statusnya sebagai Tempat Pertemuan Dunia untuk acara bisnis guna memanfaatkan peluang luar biasa di kawasan ini.

RISE diluncurkan di Hong Kong pada tahun 2015 dan telah menyelenggarakan lima acara yang sukses, menjadi acara teknologi terbesar di Asia, menurut CNBC. Selama bertahun-tahun, acara ini telah menarik ribuan pendiri teknologi global, perusahaan rintisan, dan investor ke kota ini, seperti Joseph Tsai, Co-founder & Executive Vice Chairman Alibaba, John Collison, Co-founder & President of Stripe, Peggy Johnson, CEO Magic Leap, dan Neil Shen, Mitra Pelaksana Pendiri Sequoia Capital China. Acara ini telah menjadi jendela penting bagi perusahaan dari Timur dan Barat untuk menjalin hubungan di pasar baru. Dengan HKTB bekerja sama dengan InvestHK dan AsiaWorld-Expo, Hong Kong sekali lagi menang sebagai kota tuan rumah RISE untuk 5 tahun mendatang.

Sekretaris Perdagangan dan Pengembangan Ekonomi, Edward Yau, mengatakan: “Saya sangat senang melihat RISE, acara teknologi terkenal di dunia, kembali ke Hong Kong. Ini adalah kesaksian keberhasilan Hong Kong dalam mengatasi pandemi dan menjaga infeksi. peringkat di antara yang terendah di dunia, sehingga memberikan kepercayaan kepada penyelenggara acara internasional bahwa mereka dapat menggelar acara mereka di sini dengan aman. Saya yakin pementasan RISE akan menunjukkan kapasitas Hong Kong untuk memberikan di tengah tantangan yang ditimbulkan oleh epidemi, dan menghubungkan awal teknologi kami -meningkatkan ekosistem dengan dunia. Saya berharap dapat menyambut lebih banyak acara bisnis kelas dunia ke Hong Kong, menyuntikkan kekuatan baru ke dalam ekonomi kita.”

Paddy Cosgrave, Co-founder dan CEO RISE Conference and Web Summit mengatakan: “Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan kota Hong Kong kepada RISE selama lima tahun terakhir, dan kami sangat bersemangat untuk kembali orang pada tahun 2022. Kami telah melihat teknologi dan ekonomi rintisan di kawasan ini tumbuh semakin kuat sejak kami meluncurkan RISE pada tahun 2015.”

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

Trending